Yuk Cari Tahu Beda Saham dan Reksa Dana serta Bitcoin

beda saham dan reksa dana
beda saham dan reksa dana

Beda saham dan reksa dana serta bitcoin sebenarnya apa sih? Bagi yang ingin tahu jawabannya, simak ulasan redaksi Ajaib berikut ini untuk mengetahuinya.

Banyak pilihan investasi yang bisa dipilih untuk mempersiapkan keuangan di masa depan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir Bitcoin banyak digemari untuk dijadikan investasi. Hal ini karena Bitcoin bisa menghasilkan profit yang besar, bahkan bisa mendapatkan keuntungan 7 kali lipat dari modal awal hanya dalam waktu satu setengah tahun.

Meski kenaikannya cukup tajam, mata uang digital ini juga bisa anjlok sewaktu-waktu. Selain Bitcoin ada beberapa instrument investasi yang juga banyak digemari masyarakat, yaitu saham dan reksa dana. Tapi tahukah kamu apa beda saham dan reksa dana serta Bitcoin?

Dengan menyajikan profit yang besar, banyak orang mulai membandingkan Bitcoin dengan instrument investasi lainnya. Meski demikian, Bitcoin juga tak lepas dari resiko yang tinggi karena layaknya saham, nilai Bitcoin pun ada kemungkinan melemah.

Bahkan, ada investasi Bitcoin nilainya dianggap tidak stabil jika dibandingkan nilai saham. Untuk itu, sebelum kamu berinvestasi ada baiknya mencari tahu beda saham, reksa dana, dan Bitcoin di bawah ini.

Perbedaan Saham dan Reksa Dana serta Bitcoin

Masing-masing instrument investasi menawarkan berbagai kelebihan, namun yang pasti tujuannya adalah sama yaitu memberikan profit. Baik saham, reksa dana, dan Bitcoin merupakan instrument investasi yang juga dapat menghasilkan keuntungan besar. Hanya saja cara mengelolanya yang berbeda.

Supaya lebih paham yuk, kita simak beda saham, reksa dana, dan Bitcoin lebih dalam.

Bitcoin

Bitcoin merupakan mata uang virtual atau cryptocurrency yang diperoleh secara digital. Tidak ada wujud fisik yang jadi underlying dari Bitcoin. Selain itu, Bitcoin diperdagangkan di market Bitcoin selama 24 jam dalam seminggu. Disamping itu, nilai Bitcoin tidak dipengaruhi oleh analisis fundamental ataupun kondisi ekonomi dan geopolitik global yang sedang terjadi.

Dengan tidak adanya bentuk fisik dari Bitcoin, kamu bisa menyimpannya dalam dompet digital, yang bisa digunakan juga untuk mengelolanya. Dompet tersebut bisa disimpan di Cloud (server internet), ataupun pada komputer.

Di sebagian negara, Bitcoin diperbolehkan sebagai alat pembayaran seperti di Amerika Serikat. Berbeda dengan mata uang umum yang peredarannya diatur oleh bank sentral dan negara, Bitcoin diperoeh dari memecahkan persoalan matematis seperti puzzle (algoritma). Kegiatan tersebut dikenal dengan istilah mining atau menambang menggunakan hardware dan software khusus.

Saham

Berbeda halnya dengan Bitcoin, saham menyertakan modal kepemilikannya pada perusahaan. Ada banyak perusahaan yang sudah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan diperjual belikan secara luas. Saham sendiri adalah pilihan investasi yang baik untuk kamu jika tujuan investasinya memperoleh keuntungan dari dana yang sudah dikeluarkan.

Saham umumnya dinyatakan dalam lembar dan diperdagangkan berupa satuan lot. Per satu lot yaitu 100 lembar saham, sehingga jika kamu membeli 1 lot saham berarti kamu ikut memiliki 100 lembar saham di perusahaan tersebut.

Harga saham setiap perusahaan masing-masing sangat bervariasi. Sementara harga saham ditentukan berdasarkan kinerja perusahaan, nilai perusahaan, ekspektasi pasar, dan juga situasi ekonomi dan politik dunia. Keuntungan investasi saham didapat dari kenaikan harga sahamnya yang telah dibeli. Ataupun ketika perusahaan memperoleh keuntungan di akhir tahun dan memutuskan untuk membaginya kepada para pemegang saham melalui dividen.

Reksa Dana

Berbagai macam instrumen investasi membuat banyak orang bingung memilihnya, terlebih untuk mereka yang masih awam. Nah, reksa dana memberikan kemudahan bagi investor pemula karena ada manajer investasi yang membantu mengumpulkan dan mengelola dana masyarakat untuk diinvestasikan pada produk-produk investasi yang mereka kelola.

Reksa dana sendiri ada 4 jenis pilihan untuk berinvestasi, yaitu:

  • Pasar Uang
  • Saham
  • Pendapatan Tetap
  • Campuran

Dari segi pengertiannya, kamu bisa melihat beda saham, reksa dana, dan Bitcoin cukup jauh bukan.

Perbandingan Saham, Reksa Dana, dan Bitcoin

Jika ditanya mana yang lebih menguntungkan, apakah saham, reksa dana, atau Bitcoin? Jawabannya kembali ke pribadi masing-masing, karena setiap investasi memiliki resiko yang berbeda. Supaya tidak bingung, simak perbandingan ketiganya berikut ini.

Pergerakan Grafik Harga

Meningkat atau menurunnya harga saham, Bitcoin, serta reksa dana dipengaruhi oleh jumlah permintaan dan isu-isu yang berkembang di dalam negeri dan global. Khusus untuk saham dan reksa dana, pergerakan harganya juga bisa dipengaruhi dari kinerja perusahaan.

Pergerakan harga Bitcoin berbeda dengan saham dan reksa dana. Bitcoin dinilai lebih fluktuatif, tetapi tidak stabil. Sedangkan saham dan reksa dana pergerakannya harganya cenderung lambat, namun cukup stabil.

Broker atau Pihak Ketiga

Ketika kamu memutuskan berinvestasi reksa dana atau saham, kamu harus membelinya melalui pihak ketiga atau broker. Sedangkan pada Bitcoin, kamu tidak akan menemukan broker dan bahkan kamu tidak perlu identitas lengkap saat membeli Bitcoin. Jadi, tidak perlu khawatir akan terjadi penipuan.

Keamanan

Apabila kamu tidak paham soal instrumen investasi yang diinginkan, akan mudah untuk mengalami kerugian ataupun penipuan. Pada saham dan reksa dana bisa saja terjadi penipuan, karena adanya pihak ketiga yang terlibat. Bitcoin juga tetap punya kelemahan dalam system keamanannya.

Sebagai uang digital, kamu diharuskan menyimpan Bitcoin di dompet digital digital atau e-Wallet. Dalam dompet digital tersebut terdapat baris kode khusus yang disebut private key, digunakan jika ingin bertransaksi. Baris kode tersebut kemungkinan besar bisa dicuri atau diretas oleh orang lain.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait