Uncategorized

Weekly Watchlist: Saham-Saham Potensial (6 – 10 September 2021)

Ajaib.co.id – Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang cukup berfluktuatif. Dibalik fluktuasi tersebut terdapat potensi keuntungan yang cukup besar, sebanding dengan resikonya pula.

Kami merangkum beberapa saham yang bisa dikatakan sedang bullish disertai dengan sentimen dan analisa secara singkat.

Berikut beberapa saham potensial yang berpotensi kembali melanjutkan tren positifnya:

Berikut analisa teknikal yang dibuat pada harga penutupan Jumat, 3 September 2021, serta sentimen positif apa saja yang mempengaruhi saham-saham tersebut dan prospek bisnis emiten tiap-tiap saham.

1. PT Bank Aladin Syariah Tbk – BANK

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham BANK melesat 2.223% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp3.230 per lembar sahamnya;
  • Saham BANK juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp201 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham BANK di bulan Agustus 11.096.708 lot;
  • Dalam 1 bulan terakhir di bulan Agustus kemarin total volume perdagangan saham BANK mencapai 11.096.708, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham BANK dari bulan sebelumnya yang tercatat 9.948.574 atau ada peningkatan sebesar 111% MoM;
  • PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) telah resmi bekerja sama. Secara potensi, melalui kerjasama ini tentu akan positif ke depan nya, mengingat AMRT memiliki lebih dari 4 juta pelanggan di setiap harinya, dan sudah tercatat memiliki lebih dari 15.000 outlet yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Sinergi bisnis keduanya dimana BANK juga berfokus kepada layanan perbankan digital tentunya akan lebih memperluas inklusi keuangan di Indonesia.

Analisis Teknikal

BANK ditutup di level highest nya yaitu 3230 dengan didukung penguatan volume yang signifikan dibanding beberapa hari sebelumnya. Stochastic goldencross di area oversold.

Saham BANK memiliki sinyal rebound dari downtrend jangka pendeknya, dan berpotensi untuk menguat. Jika BANK berhasil breakout level 3270 (MA 5nya) ada potensi akan melanjutkan penguatan ke resistance selanjutnya di level 3410. Cut loss jika break 3010.

2. PT Golden Eagle Energy Tbk – SMMT

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham SMMT melesat 72% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp198 per lembar sahamnya;
  • Saham SMMT juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp728 juta per harinya;
  • Volume perdagangan saham SMMT di bulan Agustus 6.141.490 lot;
  • Dalam 1 bulan terakhir di bulan Agustus kemarin total volume perdagangan saham SMMT mencapai 6.141.490, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham SMMT dari bulan sebelumnya yang tercatat hanya 1.219.195 atau ada peningkatan sebesar 503% MoM;
  • PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) berhasil mencatat kinerja yang naik pada kuartal II 2021 dengan mencatat kenaikan laba bersih sebesar Rp. 44,1 miliar, dimana jumlah tersebut naik dibanding dengan periode yang sama di tahun 2020 yang masih mengalami kerugian sebesar Rp. 7,1 miliar. Trend dari kenaikan harga komoditas batubara juga turut memberi katalis positif untuk SMMT, terbukti dari volume penjualan SMMT yang naik menjadi 763.000 ton atau naik 31% YoY pada semester 1 2021 ini dibanding dengan realisasi pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebesar 581.000 ton.

Analisis Teknikal

Sejak 19 Agustus 2021, SMMT berada dalam fase bullish. Ditutup di atas MA 5 dan MA 20 nya, volume naik dari hari sebelumya. Masih terlihat potensi kenaikan untuk SMMT dan akan menguji resistance 1 di 206, resistance 2 di level 233. Support di 185, cut loss jika break 171.

3. PT Ciputra Development Tbk  – CTRA

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham CTRA masih terkoreksi 11% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp915 per lembar sahamnya;
  • Saham CTRA juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp22 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham CTRA di bulan Agustus 5.199.437 lot;
  • PT Ciputra Development Tbk (CTRA) berhasil mencatat pertumbuhan kenaikan kinerja yang signifikan pada periode semester 1 2021 ini. CTRA mencatat pendapatan sebesar Rp. 4,02 triliun atau tumbuh 43,57% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Dengan pencapaian tersebut, CTRA optimis untuk target pendapatan di tahun yang berjalan ini bisa mencapai Rp. 11,22 triliun. Untuk dapat beradaptasi dengan era digitalisasi, CTRA dikabarkan akan menjajaki mitra strategis untuk masuk ke bisnis pusat data (data center)

Analisis Teknikal

CTRA berada dalam fase downtrend jangka panjangnya, namun harga penutupan Jumat 3 September 2021 yang ditutup diatas MA 5 dan MA 20, dan terbentuk long white body candle dengan penguatan volume yang signifikan dan stochastic yang bergerak naik dan MACD yang berpotensi ke area positif. Resistance CTRA di level 930, jika tembus maka berpeluang membentuk resistance baru di level 960. Support CTRA di 880. Cut loss jika break 860.

4. PT Dharma Satya Nusantara Tbk  – DSNG

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham DSNG masih terkoreksi 18% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp520 per lembar sahamnya;
  • Saham DSNG juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp14 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham DSNG di bulan Agustus 5.772.851 lot;
  • PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) berhasil mencatat kenaikan laba bersih pada Kuartal II 2021 yaitu sebesar Rp. 207,5 miliar, realisasi tersebut naik dibanding dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebesar Rp. 181,7 miliar. Kenaikan laba bersih DSNG ini dipicu oleh kenaikan harga rata-rata minyak sawit (crude palm oil/CPO) yang naik sebesar 8% menjadi Rp. 8,4 juta per ton. Selain itu seiring dengan mulai membaiknya perekonomian global, ekspor untuk segmen produksi kayu DSNG juga naik. DSNG saat ini sudah menggunakan teknologi solar panel sebagai upaya untuk mengembangkan energi terbarukan dengan mengurangi penggunaan listrik dari energi fosil secara bertahap.

Analisis Saham

DSNG saat ini dalam fase konsolidasi jangka menengah dan ditutup dengan membentuk candle doji yang memberi signal indecision. Volume naik dari hari sebelumnya. Jika DSNG berhasil breakout 530, ada potensi penguatan ke level 545. Support DSNG 515. Cut loss jika DSNG bergerak turun dan break level 500 karena ada potensi akan keluar dari trend konsolidasinya.

5. PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk – MBSS

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham MBSS melesat 37% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp685 per lembar sahamnya;
  • Saham MBSS juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp5 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham MBSS di bulan Agustus 1.802.335 lot;
  • Dalam 1 bulan terakhir di bulan Agustus kemarin total volume perdagangan saham MBSS mencapai 1.802.335, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham MBSS dari bulan sebelumnya yang tercatat 422.221  atau ada peningkatan sebesar 426% MoM;
  • PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) berhasil mencatat kinerja yang positif di kuartal II tahun 2021 sebesar Rp. 973,9 juta, realisasi tersebut naik dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang masih mencatat kerugian bersih yaitu sebesar Rp. 62,2 miliar. MBSS juga akan memperhatikan sisi efisiensi kegiatan operasional nya agar mencapai kinerja yang jauh lebih baik ke depan nya. Efisiensi akan dilakukan terhadap komponen beban nya seperti pada bahan bakar, biaya pelabuhan hingga keagenan, biaya perawatan dan pembelian kapal, hingga rasionalisasi jumlah karyawan nya. Perusahaan juga akan mengurangi jumlah kapal yang sudah tua agar mengurangi jumlah aset yang dinilai sudah tidak efisien karena pengurangan jumlah aset tersebut tentunya akan berkontribusi menurunkan beban depresiasi juga.

Analisis Teknikal

MBSS sejak 21 Juni 2021 berada dalam fase uptrend nya, selalu mencatat higher high dan higher low. Harga penutupan di Jumat 3 September juga diatas MA 5 dan MA 20 nya, kenaikan harga diiringi dengan kenaikan volume, dan indikator momentum stochastic juga memberi sinyal masih ada potensi kenaikan dan MACD yang golden cross di area positif. Berpotensi untuk ke resistance 1 di 725. Support MBSS di level 650. Cut loss jika break 620.

6. PT Wijaya Karya Beton Tbk – WTON

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham WTON masih terkoreksi 41% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp244 per lembar sahamnya;
  • Saham WTON juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp1,8 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham WTON di bulan Agustus 1.589.570 lot;
  • Dalam 1 bulan terakhir di bulan Agustus kemarin total volume perdagangan saham WTON mencapai 1.589.570, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham WTON dari bulan sebelumnya yang tercatat 1.488.430  atau ada peningkatan sebesar 106% MoM;
  • PT Wijaya Karya beton Tbk (WTON) berhasil mencatat laba bersih yang naik sebesar Rp. 37,99 miliar naik 3,7% YoY meskipun WTON mengalami penurunan pendapatan sebesar -32,6% YoY. Kenaikan laba bersih WTON karena berhasil mengurangi jumlah beban nya. Diantaranya adalah beban bunga yang turun 179,1% YoY, beban pajak final yang turun 68,4% YoY dan beban pajak penghasilan bersih yang berkurang 74,8% YoY. Namun hingga Juli 2021 WTON telah memiliki nilai kontrak baru yang mencapai Rp. 2,82 triliun.

Analisis Teknikal

WTON berada dalam fase konsolidasi jangka menengahnya. Jumat 3 September 2021 berhasil breakout resistance di level 240, dan ditutup di atas MA 5 dan MA 20 nya dengan kenaikan volume yang signifikan,  masih terlihat potensi kenaikan untuk resistance berikutnya di level 256. Cut loss jika break 230.

7. PT Solusi Sinergi Digital Tbk – WIFI

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham WIFI masih sideways di 0% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp825 per lembar sahamnya;
  • Saham WIFI juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp30 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham WIFI di bulan Agustus 6.914.543 lot;
  • Dalam 1 bulan terakhir di bulan Agustus kemarin total volume perdagangan saham WIFI mencapai 6.914.543, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham WIFI dari bulan sebelumnya yang tercatat 3.327.109  atau ada peningkatan sebesar 207% MoM;
  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) pada laporan keuangan nya per akhir Juni 2021 berhasil mencatat kinerja yang positif dari kenaikan pendapatan nya yang tumbuh 684,4% YoY atau sebesar Rp. 200,2 miliar dibanding realisasi pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Sehingga mencatat laba bersih sebesar Rp. 18 miliar. WIFI akan melakukan pengembangan bisnis nya yaitu 1.580 edge data center di sepanjang daerah Jawa. WIFI saat ini juga tengah fokus untuk mengembangkan layanan asuransi mikro melalui Asuransi Kita (marketplace asuransi yang mengkreasi beragam produk asuransi).

Analisis Teknikal

WIFI pada Jumat 3 September 2021, membentuk candlestick bullish harami dimana merupakan sinyal untuk rebound. Secara momentum juga ada potensi penguatan, Stochastic goldencross di area oversold. Resistance di 875, jika tembus ada peluang penguatan ke 920. Cut Loss jika break 790.

8. PT Delta Dunia Makmur Tbk – DOID

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham DOID masih terkoreksi 16% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp304 per lembar sahamnya;
  • Saham DOID juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp17 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham DOID di bulan Agustus 11.245.655 lot;
  • Pada semester 1 2021, DOID berhasil menambah perolehan kontrak terbarunya terkait jasa operasional di tambang Tutupan, Kalimantan Selatan melalui anak usahanya PT Bukit Makmur Mandiri Utama/BUMA yang telah menandatangani kontrak jasa pertambangan dengan anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO).  Kontrak tersebut memiliki jangka waktu hingga Desember 2025. Sepanjang tahun ini DOID akan menargetkan volume pengupasan lapisan tanah penutup sebanyak 310 juta bcm hingga 350 juta bcm dan menargetkan produksi batubara sebesar 45 juta ton- 50 juta ton, dimana sampai dengan semester 1 2021 realisasinya volume pengupasan lapisan tanah tertutup mencapai 142,0 juta dan telah memproduksi batubara sebanyak 25,0 juta ton.

Analisis Teknikal

Sejak 26 Maret 2021 DOID berada dalam fase downtrend. Jumat 3 September 2021, DOID ditutup di atas MA 5 dan MA 20 nya dengan diiringi oleh kenaikan volume yang cukup signifikan. Stochastic bergerak ke atas dan MACD golden cross. Jika DOID break resistance di 308 maka ada potensi melanjutkan penguatan ke level 318. Cut loss jika break 286.

9. PT Medco Energi Internasional Tbk – MEDC

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham MEDC masih terkoreksi 21% sejak awal tahun hingga tanggal 3 September 2021 pada harga Rp500 per lembar sahamnya;
  • Saham MEDC juga tergolong likuid dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Agustus 2021 sebesar Rp48 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham MEDC di bulan Agustus 20.387.008 lot;
  • Dalam 1 bulan terakhir di bulan Agustus kemarin total volume perdagangan saham MEDC mencapai 20.387.008, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham MEDC dari bulan sebelumnya yang tercatat 9.476.397  atau ada peningkatan sebesar 215% MoM;
  • MEDC terus mengembangkan sinergi 3 pilar bisnisnya diantaranya adalah minyak dan gas (migas), ketenagalistrikan dan pertambangan mineral. Ketiga bisnis tersebut memiliki komitmen dalam menciptakan nilai lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG). MEDC saat ini telah memiliki aliansi strategis bersama dengan Kansai Electric Power Company mencakup bisnis IPP Gas, LNG untuk pembangkit listrik, dan jasa operasi dan pemeliharaan nya. MEDC juga mengembangkan fasilitas Solar PV 26 MWp di Sumbawa, Nusa Tenggara Timur.

Analisis Teknikal

Pada 23 Agustus 2021 muncul candle long white marubozu pada saham MEDC diiringi dengan kenaikan volume nya yang signifikan dibanding dengan hari-hari sebelumnya, dimana itu artinya ada indikasi MEDC rebound dari fase downtrend jangka panjangnya. Jumat 3 September 2021 ditutup di atas MA 5 dan MA 20 nya. Jika MEDC break level 516 maka ada potensi ke resistance selanjutnya di 556. Cut loss jika break 476.

10. PT Geoprima Solusi Tbk – GSPO

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga IPO saham GPSO adalah Rp180/lembar saham. Saham GPSO berpotensi ARA +25% di hari pertamanya melantai di bursa.
  • Dengan semakin banyaknya kegiatan dan proyek infrastruktur di Indonesia tentunya kebutuhan mengenai alat-alat survey kedepan akan menjadi sangat besar. Indonesia juga merupakan negara penghasil Sumber Daya Alam yang besar seperti pertambangan emas, pertambangan batubara dan juga perkebunan kelapa sawit dimana pada industri tersebut potensi nya masih akan terus tumbuh seiring dengan pemulihan ekonomi. Maka kebutuhan untuk menambah aset Perusahaan seperti Lidar berpotensi tumbuh seiring dengan berkembangnya industri tersebut.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait