Tips Menjadi Investor yang Lebih Baik

Ajaib: Menjadi Investor yang Lebih Baik
Ajaib: Cara Mudah Berinvestasi

Belajar mengelola uang dan membangun portofolio investasi bisa menjadi tugas yang sulit bagi banyak investor baru. Bagi sebagian orang, hal ini hanyalah masalah tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan perhatian tentang bagaimana kekayaan mereka diinvestasikan dan risiko yang mereka hadapi dari investasi yang mereka lakukan. Bagi yang lain, hal ini terjadi karena kurangnya minat dalam investasi, keuangan, dan manajemen uang. Orang-orang ini mungkin pintar, pekerja keras, dan bahkan brilian di bidang kehidupan lain, tetapi mereka lebih suka melakukan hal lain daripada berbicara tentang angka. Selain itu, mereka mungkin tidak tahu cara membaca laporan tahunan, laporan pendapatan, neraca, prospektus reksa dana, atau laporan proksi.

Terdapat beberapa hal-hal tertentu yang dapat membantu investor lebih memahami tujuan dan sifat dari proses alokasi modal. Artikel berikut akan mendiskusikan beberapa kesalahan umum agar menjadikan Anda investor yang lebih baik.

# Hindari Berinvestasi dalam Apa Pun yang Tidak Anda Pahami

Orang-orang tampaknya melupakan prinsip dasar ini jika mereka tidak diingatkan. Anda tidak pernah diharuskan berinvestasi dalam investasi spesifik apa pun. Jangan biarkan orang lain meyakinkan Anda untuk berinvestasi hal yang tidak Anda pahami. Banyak peluang akan muncul dalam hidup. Jangan biarkan rasa takut akan ketinggalan menyebabkan Anda melakukan hal-hal yang tidak tepat.

Jika Anda atau orang yang mengelola uang Anda tidak dapat menjelaskan prinsip dasar investasi seperti di mana dan bagaimana uang dihasilkan, berapa banyak yang Anda bayarkan untuk aliran pendapatan itu, dan bagaimana uang itu pada akhirnya akan kembali ke saku Anda, maka Anda tidak berinvestasi. Anda berspekulasi. Anda mungkin mendapatkan keuntungan, tetapi hal ini adalah permainan berbahaya yang tidak berkelanjutan dan berpotensi untuk hilang di masa depan.

# Belajar Berpikir dalam Nilai Net Present Value

Jika Anda memiliki uang kertas 100 ribu rupiah di saku Anda hari ini, nilai uang kertas 100 ribu tersebut bergantung pada banyak faktor. Jika Anda memiliki rentang waktu yang cukup lama dan dapat memperoleh tingkat pengembalian yang memuaskan, compounding dapat menghasilkan keajaiban dan mengubahnya menjadi 10 juta rupiah. Investasi yang sukses adalah tentang membuat pilihan. Buatlah keputusan pengeluaran dan investasi Anda dengan cara ini.

Memahami konsep ini dapat membantu Anda menghindari kesalahan yang dilakukan banyak orang yaitu mengorbankan tujuan jangka panjang yang sebenarnya demi keinginan jangka pendek mereka.

# Jangan Pernah Pikirkan Tentang Kinerja Tanpa Memperhitungkan Paparan Risiko

Tanda yang sangat berbahaya muncul ketika investor mulai berbicara tentang pengembalian “besar” tanpa mendiskusikan bagaimana pengembalian itu dihasilkan. Hal-hal berikut perlu Anda lakukan untuk meminimalkan paparan risiko terhadap investasi Anda. Bayar investasi Anda secara penuh dan dengan uang tunai dan hanya beli saham atau obligasi yang Anda akan senang memiliki untuk lima tahun ke depan jika pasar saham ditutup dan Anda tidak bisa mendapatkan penilaian pasar yang dikutip di atasnya.

# Berinvestasilah untuk Jangka Panjang

Berpegang teguh pada strategi jangka panjang yang optimal mungkin bukan pilihan investasi yang paling menarik. Namun, peluang Anda untuk sukses akan meningkat jika Anda tetap berada di jalur tanpa membiarkan emosi Anda, atau “teman palsu” Anda mempengaruhi keputusan Anda.

Salah satu kekhawatiran utama dalam berinvestasi adalah volatilitas pasar. Volatilitas mengukur tingkat perubahan harga dari waktu ke waktu. Investasi dengan volatilitas tinggi memiliki tingkat risiko yang tinggi karena harganya tidak stabil. Keuntungan dari investasi jangka panjang ditemukan dalam hubungan antara volatilitas dan waktu. Investasi yang dilakukan untuk periode yang lebih lama cenderung menunjukkan volatilitas yang lebih rendah daripada yang investasi untuk periode yang lebih pendek. Semakin lama Anda berinvestasi, semakin besar kemungkinan Anda akan mampu menghadapi volatilitas pasar jangka pendek. Aset dengan risiko volatilitas jangka pendek yang lebih tinggi (seperti saham) cenderung memiliki pengembalian yang lebih tinggi dalam jangka panjang daripada aset yang kurang volatil seperti pasar uang.

# Temukan Strategi Investasi yang Tepat

Tingkat pengetahuan, kepribadian, dan sumber daya Anda harus menentukan strategi apa yang Anda pilih. Umumnya, investor mengadopsi salah satu dari strategi berikut. Mungkin Anda sering mendengar ungkapan ini, jangan meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang. Dengan kata lain, lakukanlah diversifikasi pada portofolio Anda. Strategi lainnya, Anda bisa memasukkan semua telur Anda ke dalam satu keranjang, tetapi perhatikan keranjang Anda dengan cermat.

Sebagian besar investor yang sukses mulai dengan portofolio diversifikasi risiko rendah dan secara bertahap belajar sambil berinvestasi. Ketika investor mendapatkan pengetahuan yang lebih besar dari waktu ke waktu, mereka menjadi lebih pandai untuk mengambil sikap yang lebih aktif dalam portofolio mereka.

Investasi yang sukses sering menyerupai menunggu cat kering. Anda menemukan aset besar, membayar harga yang wajar untuk aset tersebut, kemudian Anda duduk manis selama beberapa dekade sementara kapitalisme menambah Aset Anda dengan imbalan.

Share to :
Tags: ,
Artikel Terkait