Cryptocurrency, Investasi

Tingginya Kurs Bitcoin Selaras Tingginya Minat Masyarakat

Ajaib.co.idBitcoin merupakan mata uang kripto yang sedang naik daun saat ini. Hal tersebut bisa dilihat dari minat masyarakat yang besar terhadap mata uang kripto. Bahkan perusahaan sekelas Facebook mulai menjajal Bitcoin untuk proses transaksi perusahaan mereka. Lalu yang membuat Bitcoin terlihat menjanjikan adalah kurs Bitcoin yang cenderung tinggi jika dinominalkan menjadi rupiah.

Per tanggal 19 Juli 2020, nilai tukar Bitcoin ke rupiah mencapai Rp135,437,367. Angka yang tentu saja sangat fantastis. Bisa dilihat dari nilai kurs Bitcoin ini, keuntungan yang didapat dari transaksinya memang cenderung tinggi.

Nilai kurs Bitcoin yang cukup besar di Indonesia ini ternyata salah satunya berpengaruh dari para investor Indonesia yang cukup besar pula jumlahnya. Setelah ditelusuri, ternyata ada dua juta orang Indonesia yang terlibat dalam transaksi Bitcoin. Jumlah ini jauh lebih besar ketimbang investor saham yang berjumlah 1,5 juta orang.

Hal tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Seiring dengan informasi yang mudah didapat, masyarakat Indonesia pun dengan mudah mengetahui seluk-beluk Bitcoin. 

Meski memiliki nilai jual yang menggiurkan, perlu pengetahuan yang cukup untuk menjalani bisnis Bitcoin ini. Salah satu alasan mengapa Bitcoin diminati adalah mudahnya transaksi yang dilakukan karena hanya mengandalkan internet. Bahkan kamu tidak memerlukan bank ketika melakukan transaksi. Jadi bisa disimpulkan transaksi Bitcoin itu mudah dan cepat.

Risiko Investasi Bitcoin

Walaupun mudah dilakukan, tapi risiko pencuriannya pun cukup tinggi jika tidak dibarengi dengan sistem keamanan yang tinggi. Di sinilah masyarakat Indonesia patut mengetahui untung dan risikonya ketika menjadi investor Bitcoin. Intinya harus memperlakukan Bitcoin seperti uang nyata yang biasa kamu bawa ke mana-mana.

Lalu, kurs Bitcoin ini mudah berubah. Memang awalnya terkesan sama seperti kurs mata uang biasa yang setiap harinya berubah-rubah, tapi nilai kurs Bitcoin ini bisa mengalami naik dan turun yang begitu signifikan.

Misalnya saja dalam 12 jam, Bitcoin ini pernah mengalami penurunan seharga Rp27 juta. Karena itu disarankan untuk para investor agar memandang Bitcoin sebagai aset yang tinggi. Tidak perlu menabung dalam jumlah yang tinggi di Bitcoin karena risikonya pun sangat tinggi.

Bitcoin saat ini terus melakukan pengembangan dan tentu saja berpotensi untuk berkembang. Bukan tidak mungkin di masa mendatang ketika berbelanja di internet, kamu bisa menggunakan Bitcoin milikmu sebagai alat bayar. Saat ini mungkin masih sulit karena Bitcoin tidak menjadi mata uang resmi.

Penggunaan Bitcoin secara global ini tidak mengenal negara mana pun. Jika transaksi dengan uang kamu harus melewati prosedur tertentu, lain halnya dengan Bitcoin yang transaksinya bisa dilakukan cepat tanpa harus terikat dengan hukum mana pun. Kita lihat saja nanti bagaimana perkembangan Bitcoin di masa depan.

Saham & Reksa Dana Menjadi Investasi yang Lebih Aman

Selain bitcoin, kamu bisa memilih investasi lain yang lebih aman, misalnya saja saham dan reksa dana. Di mana, dengan membeli saham atau reksa dana, dana yang kamu miliki tidak akan naik turun dengan cepat seperti bitcoin. Selain itu, reksa dana dan saham juga telah memiliki peraturan resminya di Indonesia. Sehingga, kamu tidak perlu meragukan keamanan dari kedua investasi tersebut.

Lalu apa bedanya reksa dana dan saham? Keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Misalnya, ketika kamu termasuk orang yang tidak berani mengambil risiko besar, maka kamu bisa memilih investasi reksa dana, karena saham memiliki risiko yang tinggi, namun return atau keuntungannya pun besar.

Selain itu, bagi kamu yang memilih reksa dana pun ada banyak jenis reksa dana yang bisa kamu pilih, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan juga reksa dana saham. Nah, reksa dana saham di sini berbeda ya dari saham yang sesungguhnya.

Karena jika di reksa dana, kamu bisa memercayakan langsung ke manajer investasi, sehingga kamu tidak perlu melakukan analisa mendalam mengenai kinerja perusahaan ketika ingin membelinya. Jadi, dapat disimpulkan juga bahwa ketika kamu ingin membeli saham, kamu harus bisa membaca laporan keuangan perusahaan untuk mengecek kinerja perusahaan tersebut sebelum membelinya.

Sedangkan reksa dana saham, kamu hanya perlu memilih manajer investasi tepercaya yang bisa bantu kamu mengelola dana investasi kamu dengan baik dan sesuai dengan tujuan keuangan kamu. Nah, untuk membeli reksa dana maupun saham, kini kamu bisa melakukannya kapan dan di mana saja secara online melalui Ajaib.

Beli Reksa Dana & Saham Lebih Mudah di Ajaib

Ajaib merupakan salah satu platform atau aplikasi investasi yang dapat membantu kamu memulai investasi kapan dan di mana saja. Dengan Ajaib, kamu bisa membeli reksa dana atau saham dengan mudah hanya dengan 1 kali klik. Selain itu, Ajaib juga telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga kamu tidak perlu khawatir masalah keamanan investasi kamu.

Bukan hanya itu, Ajaib juga telah bekerja sama dengan manajer investasi yang akan membantu kamu mengelola dana reksa dengan baik dan sesuai tujuan keuangan. Sedangkan, bagi kamu yang ingin berinvestasi saham, kamu juga bisa mengecek harga saham dengan mudah di Ajaib sebelum membelinya.

Nah, untuk modal awalnya pun sangat minim. Di mana, untuk reksa dana kamu hanya perlu modal awal minimal Rp10 ribu, dan saham mulai dari Rp100 ribu. Hanya dengan modal sedikit, kamu bisa mendapatkan return yang besar dan sesuai tujuan keuanganmu.

Sebelum mulai berinvestasi, pastikan kamu telah mengetahui tujuan keuanganmu ya. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menentukan instrumen investasi apa yang akan kamu pilih dan sesuai dengan tujuan kamu. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai investasi kamu sekarang juga di Ajaib dan dapatkan return terbaik yang sesuai dengan tujuan investasi kamu!

Artikel Terkait