Saham

Saham untuk Mahasiswa: Mana yang Cocok?

saham untuk mahasiswa

Adakah saham untuk mahasiswa? Kira-kira, investasi saham untuk mahasiswa yang cocok apa ya? Bila pertanyaan itu terpikirkan oleh kamu, ada baiknya simak ulasan redaksi Ajaib berikut ini mengenai saham untuk mahasiswa.

Banyak dari para mahasiswa yang belum begitu memikirkan masa depannya, akan seperti apa mereka nantinya. Kebanyakan masa-masa di kampus hanya dihabiskan untuk bersenang-senang, belajar, dan kegiatan organisasi lainnya. Mumpung masih muda, kamu bisa memanfaatkan waktu untuk mencoba terjun ke dunia bisnis. Salah satu pilihannya yaitu investasi saham, dan kamu bisa memulainya dengan modal minim. Lalu saham apa yang cocok untuk mahasiswa? Jawabannya tentu saja banyak. Namun, sebelum kamu terjun ke dunia investasi, ada beberapa hal yang harus dipelajari.

Belajar Saham Untuk Mahasiswa

Memulai investasi bukan perkara mudah meskipun saat ini investasi pasar modal mulai banyak dilirik generasi milenial. Akan tetapi, tanpa pengetahuan dan pengalaman yang cukup investasi saham bisa jadi berbahaya bahkan merugikan diri sendiri jika tidak tahu ilmunya. Oleh karena itu, sebelum terjun ke investasi saham ada baiknya untuk mempelajari bagaimana analisis teknikal dan analisis fundamental. Sebab keduanya jadi hal yang mendasar sebelum memutuskan untuk membeli saham.

Apalagi saat Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat kebijakan yang berpihak pada investor pemula dengan budget terbatas, mahasiswa kini bisa membeli lot saham dengan modal yang kecil. Saham yang cocok untuk mahasiswa adalah saham yang nominalnya masuk dengan kantong mahasiswa. Daripada menghabiskan uang untuk nongkrong atau ngopi, lebih baik sisihkan sedikit setiap uang saku bulananmu dan belajar menjadi seorang investor.

Disamping itu kamu harus tahu apakah ingin memilih investasi saham atau trading saham? Mana yang lebih cocok buat mahasiswa? Begini ulasannya

Investasi Saham atau Trading Saham

Mau itu investasi saham maupun trading memiliki cara kerja yang berbeda. Investasi saham bentuk dari penanaman modal yang kamu punya dengan cara membeli lot saham di perusahaan publik. Selanjutnya, kamu hanya tinggal menunggu waktu menerima pembagian dividen apabila perusahaan tersebut memperoleh keuntungan. Dengan kata lain, investasi saham itu sifatnya pasif lantaran tidak membutuhkan spekulasi terhadap naik turunnya harga saham di pasar modal.

Berbeda halnya dengan trading saham yang sifatnya aktif. Trading saham merupakan investasi jangka pendek, dimana cara kerjanya dengan memperdagangkan saham yang kamu punya. Sistemnya cukup sederhana, kamu beli saham di saat harga saham turun dan jual kembali di saat harganya naik. Untuk investasi ini, kamu harus sering-sering melihat pergerakan harga saham agar keuntungan yang didapat maksimal. Selain itu, kamu juga perlu belajar cara menganalisa pasar dan cara bermain saham menggunakan sistem trading.

Jadi, apapun pilihan kamu keduanya merupakan saham yang cocok untuk mahasiswa tergantung dari kepribadianmu. Karena setiap investasi punya risiko yang berbeda-beda, sehingga bisa jadi bahan pertimbangan. Bagi mahasiswa sebaiknya pilih investasi saham terlebih dahulu sembari belajar menjadi investor, karena risikonya kecil dan tidak menganggu waktu belajar.

Istilah-Istilah dalam Investasi Saham

Dalam dunia saham terdapat beberapa istilah yang harus diketahui saat belajar analisa teknikal dan fundamental. Untuk analisanya kamu harus bisa membaca pola grafik dan pola grafik lilin. Sedangkan buat fundamentalnya kamu harus pelajari ROE, PER, EPS, DER, serta Book Value.

ROE (Return on Equity)

Ini adalah rasio pengembalian terhadap equitas yang menunjukkan kemampuan modal yang perusahaan miliki kepada investor untuk bisa memperoleh laba.

PER (Price Earning Ratio)

PER adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih perusahaan. Jika kamu mengetahui level PER dari satu emiten, maka ini bisa jadi acuan kamu untuk menilai apakah harga saham emiten tersebut wajar atau tidak. Jadi, pelajari dengan baik bukan hanya lewat prediksi.

DER (Debt Equity Ratio)

Istilah ini adalah perbandingan jumlah semua utang emiten atas modal yang dimiliki. Dengan kata lain semakin besar rasio DER, maka risiko emiten tersebut makin tinggi levelnya.

EPS (Earnings per Share)

Ini adalah istilah lain dari labar bersih per saham. Artinya, makin besar rasio EPS, kinerja perusahaan pastinya semakin baik.

PBV (Price to Book Value)

PBV yaitu perbandingan rasio dari nilai pasar suatu saham terhadap nilai buku per sahamnya. Biasanya rasio ini digunakan untuk melihat bank, perusahaan efek, dan asuransi.

Memilih Investasi Saham

Ada banyak saham yang cocok untuk mahasiswa di BEI untuk kamu pilih tergantung seberapa besar modal yang dimiliki dan kepribadian. Jika sudah yakin, bisa langsung membuka rekening efek (saham) di perusahaan sekuritas yang akan kamu pilih. Ada juga perusahaan yang menawarkan deposit awal minimal Rp100.000. Namun, hati-hati juga terhadap investasi bodong yang bisa membuatmu malah rugi.

Berikut ini ada tips dalam memilih investasi saham yang cocok untuk mahasiswa:

  • Investasikan saham kamu ke perusahaan publik yang sudah terdaftar di BEI. Untuk memastikannya bisa kunjungi situs BEI agar tahu perusahaan sekuritas apa saja yang sedang menjual sahamnya.
  • Ada baiknya berinvestasi di perusahaan yang berstatus BUMN, seperti Garuda Food, PT Telkom, PT PP, Bank Mandiri, dan lain sebagainya. Tetapi, investasi saham di perusahaan BUMN harga per lembarnya sedikit lebih mahal, namun reputasinya terjamin dan risikonya juga rendah.
  • Calon investor juga bisa mencari investasi di saham Blue Chip atau saham unggulan di BEI. Selain laba yang stabil dan ekuitasnya bertumbuh, saham blue chip biasanya tetap memberikan dividen secara reguler meskipun bisnis berjalan kurang menguntungkan.

Bacaan menarik lainnya:

Jogiyanto, H. (2015). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Jakarta: Rajawali Pers.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait