Ekonomi

Rumus Laju Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

Sumber: Freepik

Ajaib.co.id – Rumus laju pertumbuhan ekonomi suatu negara penting untuk dipelajari karena berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat. Persentase pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat menjadi acuan kondisi perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang pesat akan menjadi negara maju, sehingga pembangunan infrastruktur lebih baik. Teknologi berkembang pesat dan merata digunakan oleh sebagian besar masyarakat. Fasilitas kesehatan pun semakin canggih dan meningkatkan harapan hidup masyarakat. Dengan kata lain, masyarakat dapat hidup lebih sejahtera.

Hasil penghitungan pertumbuhan ekonomi dalam periode tertentu dapat menjadi dasar bagi penyelenggara negara dalam menyusun strategi dan membuat kebijakan untuk memajukan perekonomian. Pemerintah juga dapat melakukan evaluasi terhadap kebijakan sebelumnya dengan mengacu kepada pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai.

Sebelum membahas tentang rumus laju pertumbuhan, apakah kamu sudah mengetahui Pengertian pertumbuhan ekonomi? Cara menghitung pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Kita pelajari, yuk!

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi

Pengertian pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan kemampuan dari suatu kondisi perekonomian untuk memproduksi barang dan jasa dalam suatu periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi pada suatu periode dapat dibandingkan dengan periode sebelumnya untuk mengetahui apakah persentase pertumbuhan ekonomi lebih baik atau justru menurun.

Pengertian pertumbuhan ekonomi juga dikemukakan oleh Simon Kuznets yang merupakan seorang ahli ekonomi. Menurut Simon Kuznets, pertumbuhan ekonomi adalah keadaan ketika suatu negara dapat meningkatkan output atau hasil produksi ekonominya melalui kemajuan teknologi dengan tetap menyesuaikan dengan ideologi.

Pertumbuhan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Baik secara kuantitas maupun kualitas. Adanya bonus demografi dapat dimanfaatkan untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi.

  • Sumber Daya Alam

Banyak negara berkembang mengandalkan sumber daya alam yang dimilikinya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tentu hal ini sah-sah saja.

Namun banyaknya sumber daya alam yang dimiliki belum tentu menjadi jaminan dari kemajuan ekonomi suatu negara. Sumber daya alam yang dimiliki dapat sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi jika dikelola dengan tepat.

  • Sumber Daya Modal

Modal sangat penting untuk menyelenggarakan pemerintahan dan mendorong peningkatan hasil produksi. Sumber daya modal dapat diperoleh dari mengelola modal yang ada, serta dari investasi pemodal asing.

  • Inflasi

Inflasi termasuk faktor yang juga dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Meningkatnya harga produk dapat menurunkan daya beli masyarakat dan berpengaruh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

  • Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang dan semakin canggih dapat mendorong percepatan proses produksi, pola kerja, dan efisiensi sumber daya.

Proses produksi yang tadinya memakan banyak waktu dan biaya dapat dipangkas lebih efisien. Hal ini berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

  • Budaya

Budaya dapat menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi, namun juga dapat menjadi penghambat. Kenapa begitu?

Budaya yang baik seperti kerja keras, jujur, dan sebagainya dapat meningkatkan produktivitas. Sebaliknya, budaya tidak tepat waktu, korupsi, dan sebagainya dapat menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi.

Faktor-faktor pertumbuhan ekonomi suatu negara ini saling mendukung satu dengan yang lainnya untuk mendorong laju pertumbuhan. Semakin baik kondisi faktor-faktor tersebut, maka laju pertumbuhan ekonomi suatu negara akan semakin pesat.

Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi Secara Kuantitatif dan Kualitatif

Cara menghitung pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara kuantitatif maupun kualitatif. Namun, rumus laju pertumbuhan ekonomi yang umum digunakan adalah secara kuantitatif dengan menghitung Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara.

Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara dihitung berdasarkan batas teritorial atau wilayah. Ini artinya, semua barang dan jasa yang dihasilkan dari suatu wilayah negara akan masuk ke perhitungan PDB negara tersebut. 

Tingkat pertumbuhan ekonomi ditunjukkan dalam bentuk persen. Biasanya, periode yang digunakan adalah dalam kurun waktu satu tahun. Rumus laju pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut:

Keterangan simbol dari rumus laju pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut,

R = Laju pertumbuhan ekonomi dalam satuan persen.

PDB rt = Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun tertentu.

PDB rt-1 = Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun sebelumnya.

Persentase laju pertumbuhan ekonomi dalam suatu periode ini dapat dibandingkan dengan laju pertumbuhan periode lainnya secara kuantitatif. Selain itu, laju pertumbuhan juga dapat diketahui melalui indikator-indikator kualitatif.

Cara menghitung pertumbuhan ekonomi secara kualitatif dapat dilakukan dengan pendekatan beberapa indikator penentu, antara lain:

  • Pendapatan Per Kapita Penduduk

Pendapatan per kapita penduduk dapat menjadi acuan dalam menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Tingginya pendapatan nasional berbanding lurus dengan banyaknya jumlah penduduk dalam suatu negara. 

  • Perbandingan Jumlah Tenaga Kerja dengan Pengangguran 

Selain pendapatan per kapita, menurunnya jumlah pengangguran dalam periode tertentu dapat menjadi indikator pertumbuhan ekonomi yang positif. Ini artinya tenaga kerja banyak terserap oleh lapangan pekerjaan yang tersedia dalam suatu negara.

  • Tingkat Kesejahteraan Masyarakat

Masyarakat yang sejahtera cenderung memiliki daya beli yang tinggi. Sehingga hasil produksi dapat terserap di pasar konsumen dengan baik. Kesejahteraan ini juga dapat berpengaruh kepada tingkat pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Cara menghitung pertumbuhan ekonomi dengan menggunakan rumus laju pertumbuhan secara kuantitatif dan kualitatif bukan saja berguna untuk pemerintah. Namun masyarakat sebaiknya turut mengetahui kondisi perekonomian dan membantu meningkatkan ekonomi dengan perannya masing-masing. Siap?

Artikel Terkait