Cryptocurrency

Cara Melakukan BTC Miner yang Menguntungkan bagi Pemula

Ajaib.co.id – Beberapa tahun ini di dunia internet ramai sekali dengan istilah Bitcoin, Cryptocurrency, BTC Miner atau Bitcoin Miner. Kita sudah tahu, Bitcoin adalah salah satu mata uang digital alias cryptocurrency yang sangat diminati dunia beberapa tahun belakangan ini.

Fungsi Bitcoin sebagai alat tukar memang masih terbatas meskipun aksesnya terus berkembang. Keunggulan utamanya kini adalah sebagai alat investasi yang mampu memberikan keuntungan yang tinggi.

Bitcoin bisa dimiliki dengan berbagai cara, antara lain membelinya atau menambangnya. Membeli Bitcoin saat ini butuh modal besar, karena harganya per unitnya saat ini berkisar Rp525 jutaan per 23 Mei 2021.

Cara lainnya adalah menambang Bitcoin dengan menyelesaikan soal matematika rumit dengan algoritma khusus super komputer. Untuk setiap persoalan yang berhasil diselesaikan akan diberikan hadiah berupa Bitcoin. Para penambang inilah yang disebut BTC Miner. Belakangan ini jumlah BTC Miner semakin berkembang.

Apa itu BTC Miner atau Bitcoin Miner?

Bitcoin miner adalah salah satu cara bisa mendapatkan bitcoin. Di mana, kita melihat bitcoin sebagai suatu sistem keuangan global secara virtual dan digital yang menyimpan berbagai riwayat transaksi (atau proses pergerakan uang). Saat transaksi bitcoin sedang diproses oleh jaringan bitcoin, pastikan bahwa semua transaksi telah direkam dengan benar.

Sederhananya, bitcoin ini diproses bukan oleg perseorangan atau perusahaan, melainkan oleh ribuan komputer di seluruh dunia yang terhubung dengan internet. Kegiatan ini dikenal dengan istilah minner atau miner yang berarti penambangan.

Berbeda dari pembeli langsung, BTC Miner butuh modal berupa perangkat hardware komputer yang kuat, biaya listrik, dan mesin pendingin. Pasalnya, proses penambangan ini akan berlangsung 24 jam agar hasilnya maksimal.

Kinerja perangkat BTC miner dapat diukur dari Hash Rate yang berhasil dicapai. Pengukur daya komputasi ini dihitung dengan besaran Megahashes, Gigahashes, dan Terahashes per detik. Perangkat penambangan Bitcoin berkembang mulai dari dengan CPU, GPU, dan FPGA Mining. Kini BTC miner dimudahkan dengan hadirnya sistem yang lebih ringkas bernama ASIC Mining.

Singkatan yang diambil dari kata Application Specific Integrated Circuit ini memanfaatkan hardware dengan chip khusus untuk menambang Bitcoin. Tampilannya juga jauh lebih menarik meskipun tentu saja harga masih sangat mahal saat ini. Ada sejumlah hardware penambang berbasis ASIC yang kerap direkomendasikan untuk BTC Miner.

Selain gampang digunakan pemula, perangkat keras ini juga bisa memberikan hasil terbaik jika dikombinasikan dengan software yang memadai, sebagaimana dilansir dari coinswitch.co.

Cara Kerja Mining Bitcoin

Cara kerja mining bitcoin adalah dengan blockchain. Di mana, blockchain memverifikasi transaksi dalam kelompok bukan secara individual. Setelah diverifikasi, mereka akan dimasukkan atau ditambahkan ke rantai blok yang sudah terverifikasi.

Salah satu keuntungan dalam bitcoin adalah bahwa orang yang memilih untuk menjadi penambang tidak perlu mengetahui bagaimana menyelesaikan urusan matematika dan perhitungan.

Para blockchain hanya membutuhkan perangkat keras atau hardware dan software untuk menambang bitcoin. Jika mulai tertarik untuk menjadi bitcoin miner.

Tips & Langkah Tepat Menjadi Bitcoin Miner

Langkah pertama untuk memulai penambangan bitcoin adalah dengan mendapatkan hardware penambangan. Memilih hardware yang tepat sangat penting dalam meraih kesuksesan mini. Seperti apakan hardware mining bitcoin, berikut penjelasannya.

1. Dapatkah Hardware Mining Bitcoin

Ada beberapa bitcoin miner hardware yang bisa menjadi pilihan seperti:

a. CPU (Central Processing Unit)

Sebagai penambang, kamu harus memiliki CPU atau central processing unit, atau unit pemrosesan pusat yang mumpuni agar ketika mendapatkan permasalahan matematika saat melakukan penambangan bisa diatasi dengan cepat.

b. GPU (Graphics Processing Unit)

GPI atau graphic processing unit, merupakan unit pemrosesan komputer yang dapat bekerja lebih cepat dibandingkan CPU. Ketika dapat lebih cepat mengatasi masalah matematika yang dihadapi, maka kamu bisa lebih cepat memenangkan perlombaan dalam penambangan dan akan mendapatkan hadiah yaitu bitcoin.

c. FPGA (Field Programmable Gate Array)

Ini merupakan sistem unit pemrosesan komputer yang dapat digunakan untuk menambang bitcoin. Sama seperti CPU dan GPU, FPGA bekerja untuk mengatasi masalah perhitungan matematika agar bisa mendapatkan bitcoin.

d. ASIC Miners

Application Specific Integrated Circuit atau ASIC adalah hardware khusus untuk penambangan bitcoin. Ini merupakan salah satu alat terbaik untuk menambang bitcoin tepercaya. Jika ingin memenangkan perlombaan dan menambang bitcoin secara banyak saat ini, hardware yang digunakan adalah ASIC.

ASIC diciptakan khusus agar dapat melakukan mining bitcoin gratis dalam jumlah yang banyak. Selain menghitung secara cepat, ASIC juga dapat menghasilkan dalam jumlah yang signifikan. Dalam tabel di bawah ini, terdapat perbandingan berbagai ASIC yang populer digunakan:

Model ASICHash Rate (TH/s)Listrik (Watt)Harga (USD)
Antminer S914.013722.694
Avalonminer 82111.012003.190
Antminer R48.48451.000

2. Rekomendasi Hardware BTC Miner Terbaik

Di bawah ini adalah beberapa rekomendasi hardware yang bisa kamu pilih untuk melakukan bitcoin miner.

a. BitMain AntMiner D3

Tipe ini adalah salah satu perangkat berbasis ASIC yang paling direkomendasikan. Kebanyakan BTC cloud miner menggunakan hardware ini ketika pertama kali menambag dash koin yang kemudian dikonversikan menjadi Bitcoin.

Penggunaannya juga terbukti memberikan tambahan keuntungan selama prosesnya. Hash rate-nya mencapai 15 GH per detik dengan daya 1.200 Watt. Pengaturannya juga memungkinkan untuk melakukan beberapa penambangan sekaligus. 

b. Pagolin Miner M3X

Perangkat ini dari sisi energi tidak seefektif ataupun seefisien dibandingkan pesaingnya. Namun kapasitasnya jauh lebih besar karena keberadaan chip khusus. Pagolin menjadi salah satu yang diminati di pasar penambang Bitcoin karena penarikannya mencapai level 1,8 kw dan 2 kw. Hash rate-nya juga cukup tinggi, mulai dari 13 TH per detik.

c. Dragonmint T16

Dragonmint merupakan hardware penambangan BTC pertama yang berhasil menorehkan prestasi mencapai hash rate hingga 16 TH per detik. Penggunaannya butuh daya 1600 Watt namun jauh lebih efisien dibandingkan produk lain.

Hal ini karena adanya algoritma ASICBOOST sehingga kinerjanya dapat ditingkatnya hingga 20%. Berbagai kelebihannya ini menjadikan perangkat ini sebagai salah satu yang terbaik selama 2019.

3. Bergabung dengan Kolam Penambangan Bitcoin

Setelah mengetahui hardware yang akan kamu gunakan, terdapat dua cara untuk memulai bitcoin. Pertama dengan memulainya sendiri, atau solo mining atau bergabung dalam kolam penambangan bitcoin. Termasuk para miner bitcoin Indonesia atau bitcoin miner Indonesia.

Kolam penambangan bitcoin merupakan sekelompok penambangan bitcoin yang tergabung secara kolektif. Agar dapat memahaminya, kita bisa mengibaratkan kolam penambangan bitcoin sebagai peternakan bitcoin yang besar. Banyak para penambang yang menggabungkan kekuatan hardware untuk mendapatkan bitcoin.

Jika kita seorang pemula dalam menambang bitcoin, disarankan untuk bergabung dengan bitcoin farming. Terdapat banyak ragam kolam yang berbeda yang bisa kita pilih. Namun, tetap berhati-hati memilih kolam penambangan yang terkenal memiliki reputasi baik. Setiap kolam penambangan memiliki patokan biaya yang beragam.

  • Slushpool: biaya sebesar 2%
  • Pool.BTC.com: biaya sebesar 2-3%
  • Kanopool: biaya sebesar 0.9%

4. Unduh Software atau Aplikasi Bitcoin Mining

Walaupun kita memiliki hardware penambangan terbaik untuk mendapatkan bitcoin, namun tanpa software yang mumpuni, hardware yang kencang pun tidak ada gunanya. Kamu bisa mendapatkan software dengan cara download.

Software mining bitcoin dibutuhkan untuk dapat mengakses jaringan bitcoin dan database transaksi. Software juga sangat dibutuhkan untuk bergabung dalam bitcoin farming atau kolam penambangan bitcoin.

Berikut ini beberapa software penambangan bitcoin yang support dengan hardware ASIC:

a. MinerGate

Aplikasi ini menjadi salah satu aplikasi yang populer di PC maupun Android. Dengan aplikasi ini, kamu bisa menambang berbagai bitcoin tanpa menurunkan hash level koin utama. Penggunaan aplikasi miner bitcoin juga sangat mudah. Kamu hanya perlu download aplikasinya dan membuat akun, lalu akan diberikan dua pilihan, melakukan mining seluler atau membeli cloud mining.

b. Crypto Miner

Uuntuk menggunakan aplikasi ini, kamu harus mengeluarkan sejumlah uang, sekitar $2.28, karena tidak semua algoritma bitcoin dalam aplikasi ini bisa digunakan secara gratis.

Crypto Miner merupakan aplikasi bitcoin miner android yang memiliki tampilan dan operasional sederhana dan sangat mudah untuk digunakan oleh para pemula. Aplikasi ini juga memberikan keleluasaan kepada kita untuk menentukan jumlah chain yang ingin kita sertakan dalam kegiatan penambangan bitcoin.

c. AA Miner

Aplikasi ini tidak banyak iklan di dalamnya, karena di dalam aplikasi ini terdapat in-app purchase yang mengurangi jumlah iklah yang mengganggu. Namun bagi yang lebih nyaman menggunakan komputer dalam menambang bitcoin, terdapat beberapa cara merakit PC yang bisa digunakan untuk melakukan penambangan.

5. Buka Dompet Bitcoin atau Bitcoin Wallet

Dompet bitcoin dibutuhkan untuk menyimpan hasil penambangan. Tidak seperti uang konvensional, bitcoin tidak dapat disimpan dalam rekening bank. Sehingga, dompet inilah yang diperlukan untuk menyimpan hasil penambangan yang kamu dapatkan dalam menambang bitcoin.

Terdapat tiga jenis dompet bitcoin, yaitu dompet web, dompet software, dan dompet hardware. Dari ketiga jenis dompet ini, dompet hardware lebih aman karena tidak terhubung ke internet, dan juga merupakan perangkat fisik aktual yang dapat menyimpan bitcoin dengan menghubungkan dompet hardware ke komputer melalui USB.

Biaya Bitcoin Mining

Ketika melakukan bitcoin mining, kamu perlu mengeluarkan beberapa biaya. Apa saja itu?

1. Biaya Hardware

Untuk pemula biasanya biaya penambangan untuk hardware sekitar Rp8.500.000 hingga Rp14.100.000.

2. Biaya Listrik

Biaya tagihan listrik tentu disesuaikan di lokasi masing-masing. Jika menggunakan token, tentu saja biaya listrik yang dikeluarkan akan sangat besar. Kamu juga akan dikenakan biaya tambahan ketika menggunakan kolam penambangan yang membutuhkan biaya sekitar 1-3% sebagai biaya pendaftaran.

Itulah beberapa hal mengenai BTC miner. Selain bitcoin, kamu yang ingin berinvestasi juga bisa memilih investasi reksa dana seperti Ajaib. Di mana dengan Ajaib, kamu bisa menentukan sendiri dana yang ingin kamu investasikan dan tujuan investasi yang ingin kamu capai. Setelah itu percayakan dana kamu ke manajer investasi terbaik dari Ajaib. Merekalah yang akan membantu kamu mengelola dana yang kamu masukkan ke dalam sistem Ajaib. Jadi tunggu apalagi? Investasi sekarang!

Artikel Terkait