Proyek Jalan Tol Lancar, Inilah Prospek Saham Jasa Marga

Proyek Jalan Tol Lancar, Inilah Prospek Saham Jasa Marga
Proyek Jalan Tol Lancar, Inilah Prospek Saham Jasa Marga

Sebagai salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Jasa Marga Persero Tbk (JSMR) dinilai masih memiliki prospek yang positif di tahun 2019 ini. Meskipun pada semester I 2019, saham Jasa Marga tersebut sedang mengalami penurunan pendapatan sebesar 25,88 persen secara year on year (yoy) sehingga menjadi Rp 13,83 triliun. Hal itu dikarenakan saham Jasa Marga ini berhasil menaikkan laba bersih walaupun hanya naik tipis yaitu sebesar 1,4 persen menjadi Rp 1,06 triliun. 

Prospek Saham Jasa Marga

Selain itu, prospek positif yang dimiliki oleh Jasa Marga ini tidak lepas dari sejumlah proyek jalan tol yang dikelola Jasa Marga sudah mulai selesai. Apalagi, lini bisnis jalan tol ini memiliki peran yang signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan perusahaan BUMN tersebut.

Oleh karena itu, pada periode semester I 2019, pendapatan tol dan usaha lainnya yang dilakukan oleh Jasa Marga mengalami kenaikan 6,6 persen menjadi Rp 5,16 triliun. Sedangkan total pendapatan konstruksinya turun 37,42 persen menjadi Rp8,86 triliun.

Salah satu analis Kresna Sekuritas, Andreas Kristo Saragih, mengatakan bahwa pendapatan Jasa Marga ini sebenarnya hanya mencakup lini bisnis jalan tol dan usaha lainnya saja. Sebab, lini bisnis konstruksi hanya bersifat net off atau hanya untuk memenuhi aturan pernyataan standar akuntasi keuangan (PSAK) saja.

Pendapatan Jalan Tol Melaju Sesuai Pertumbuhan

Selain itu, analis Ciptadana Sekuritas Asia, Fahressi Fahalmesta, menjelaskan dari hasil riset yang ditulis pada 23 Juli 2019 menyebutkan bahwa pertumbuhan pendapatan jalan tol relatif sejalan dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan dalam lima tahun.

Jasa marga sendiri telah mengoperasikan 41 km jalan tol baru di 2019. Jalan tol tersebut meliputi Medan-Kualanamu Seksi 7 dan Pandaan-Malang Seksi 1-3, serta Gempol-Pandaan (akses ke Pandaan-Malang). Kenaikan kinerja pendapatan jalan tol Jasa Marga ini juga ditopang dengan kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek menurut analis Indo Premier Sekuritas, Willy Goutama.

Selain itu, Jasa Marga juga mendapat pendapatan dari meningkatnya arus lalu lintas kendaraan di sepanjang ruas tol Jawa Timur, yaitu sebesar 45 persen secara tahunan dan Jawa Tengah sebesar 41 persen pada semester 1 2019. 

Jasa Marga Masih Mencetak Kinerja Positif

Maka dari itu, banyak analis yang meyakini bahwa Jasa Marga masih bisa mencetak kinerja yang positif di sisa tahun ini. Apalagi, perusahaan Jasa Marga tengah berusaha menyelesaikan sejumlah proyek jalan tol agar bisa selesai tahun ini.

Dengan kata lain, saham Jasa Marga memang memiliki prospek yang positif kedepannya. Terlebih dengan beberapa proyek tol yang sedang dikejar untuk diselesaikan sudah pasti perusahaan itu akan mendapatkan keuntungan. Oleh karena hal tersebut, sebagai investor pemula, kamu perlu mempertimbangkan untuk membeli saham Jasa Marga ini. Apalagi jika dilitik harga per lembarnya, saat ini pada penutupan Rabu (25/9/2019) sore, sudah mencapai level Rp5.750.

Dengan modal Rp1.000.000 saja kamu sudah bisa memiliki satu lot saham Jasa Marga. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai nabung saham di Ajaib sekarang!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait