Investasi

Perbedaan Keuntungan Investasi Saham dengan Obligasi

perbedaan keuntungan investasi saham dengan obligasi

Ajaib.co.id – Ketahui perbedaan keuntungan investasi saham dengan obligasi agar memilih jenis investasi yang tepat. Untuk itu, yuk simak ulasan berikut ini.

Selain digunakan sebagai media penyimpanan dana agar tidak habis karena kegiatan konsumtif, tujuan dari investasi adalah mendapatkan keuntungan dari selisih harga yang naik. Ada banyak instrumen investasi yang bisa kamu pilih untuk mewujudkan keinginan mendapatkan keuntungan dari investasi tersebut.

Salah satunya adalah investasi saham yang bisa menghasilkan keuntungan besar. Dengan modal di awal yang tidak terlalu besar, kamu bisa meraih keuntungan yang cukup besar. Selain itu, investasi obligasi juga bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan.

Akan tetapi ada beberapa perbedaan antara kedua instrumen investasi ini, salah satunya adalah perbedaan keuntungan investasi saham dengan obligasi. Bagi kamu yang ingin mendapatkan cuan alias keuntungan lebih dari kedua investasi ini perhatikan beberapa hal yang membedakannya.

Hal ini dilakukan agar kamu memilih secara tepat antara investasi saham atau obligasi. Nah, agar kamu bisa memahami dan mengetahui tentang kedua jenis investasi ini, perhatikan perbedaan keuntungan investasi saham dengan obligasi melalui penjelasan berikut.

Perbedaan Definisi dari Investasi Saham dan Investasi Obligasi

Untuk mengetahui perbedaan keuntungan investasi saham dengan obligasi, kamu harus memahami definisi dari kedua jenis investasi ini. Investasi saham merupakan investasi yang berarti kepemilikan seseorang atas aset pada suatu perusahaan melalui surat bukti yang disebut lembar saham.

Hal ini berarti jika seseorang membeli saham suatu perusahaan, maka dia berhak atas kepemilikan saham suatu perusahaan berdasarkan jumlah yang dimiliki.

Sementara obligasi merupakan dana yang dipinjamkan kepada pemilik modal dengan ketentuan pengembalian berupa bunga dan jatuh tempo pembayaran melalui surat hutang. Dengan begini perbedaan dari kedua jenis investasi ini adalah saham yang merupakan bukti kepemilikan, sementara obligasi merupakan bukti hutang.

Atas dasar kepemilikan saham ini maka para investor atau pemilik saham berhak atas pengaturan kebijakan perusahaan, dimata investor bisa memberikan pendapatnya atas kebijakan perusahaan ke depan agar bisa berkembang dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar lagi. Hal ini tentu memberikan dampak yang baik kepada pemilik saham.

Sementara pemilik obligasi tidak dapat ikut campur menyuarakan hak atas kebijakan perusahaan karena sebatas pemilik hutang. Hal ini juga tidak mempengaruhi pendapatan pemilik obligasi jika pendapatan dan laba perusahaan naik atau turun.

Pendapatan yang diterima oleh obligasi seutuhnya telah diatur di awal kesepakatan antara perusahaan dan pemilik obligasi melalui bunga. Lain halnya dengan pemilik saham yang mendapatkan keuntungan berdasarkan laba atau keuntungan yang didapat perusahaan setiap tahunnya, lalu dibagikan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan atau disebut dengan istilah dividen.

Perbedaan Jangka Waktu antara Investasi Saham dengan Obligasi

Salah satu hal yang mempengaruhi keuntungan dari investasi adalah jangka waktu. Ketika kamu berinvestasi dengan jangka waktu yang lama atau dana tidak dicairkan pada jangka yang cukup lama, biasanya nilainya akan terus naik. Hal ini yang menjadi kelebihan dari saham karena jangka waktu yang digunakan saat investasi saham tidaklah terbatas.

Kamu bisa membeli saham suatu perusahaan dan mendiamkannya hingga jangka waktu bertahun-tahun. Namun jangan lupa untuk menganalisa pergerakan pasar saham dan menambahkan jumlah saham yang sudah kamu beli. Lain halnya dengan investasi obligasi yang memiliki jangka waktu tertentu untuk mendapatkan bunga sebagai keuntungan

Dari sini kamu sudah bisa melihat perbedaan keuntungan investasi saham dengan obligasi berdasarkan jangka waktu yang ditetapkan. Dengan begitu, kamu bisa memutuskan investasi mana yang cocok digunakan dari kedua jenis investasi tersebut.

Perbedaan Besaran atau Jumlah Keuntungan yang Dihasilkan

Ketika kamu berinvestasi saham, nilai atau harga saham yang dimiliki dapat meningkat seiring dengan pendapatan dan laba yang dihasilkan oleh perusahaan penerbit saham sehingga bisa dikatakan pergerakannya fluktuatif.

Hal ini tidak terjadi pada investasi obligasi, di mana bunga yang merupakan keuntungan sifatnya sudah pasti dan sesuai kesepakatan di awal.

Sifat saham yang fluktuatif ini juga menghasilkan risiko cukup besar. Kamu bisa mengalami kerugian besar ketika harga saham melemah karena beberapa hal.

Sementara investasi obligasi tidak akan turun nilainya, walaupun perusahaan tengah mengalami kendala pada kinerja dan pendapatan yang dihasilkan setiap tahunnya.

Dari sini, kamu bisa memutuskan investasi mana yang sekiranya cocok dengan gaya berinvestasi kamu. Jika kamu ingin main aman, investasi obligasi bisa menjadi pilihan. Namun, jika kamu memiliki keberanian dan kesabaran, kamu bisa memilih saham sebagai instrumen investasi.

Perbedaan Tambahan Keuntungan dari Investasi Saham dengan Obligasi

Selain nilai saham yang dimiliki dapat mengalami peningkatan, keuntungan yang didapat dari investasi saham juga ada pada istilah dividen.

Dividen ini merupakan pembagian laba yang diberikan perusahaan penerbit setiap tahunnya, atas kinerja perusahaan di tahun sebelumnya. Keuntungan ini berdasarkan pendapatan dan laba yang dihasilkan perusahaan.

Sedangkan keuntungan dari investasi obligasi ini murni berdasarkan bunga yang disepakati di awal. Jika kamu berinvestasi obligasi, maka keuntungan yang akan kamu dapat hanya dari bunga obligasi.

Selain itu, bunga yang diberikan kepada pemilik obligasi tidak dikenakan pajak. Sementara dividen yang dibagikan dari investasi saham kepada para investor akan dikenakan pajak.

Perbedaan keuntungan investasi saham dengan obligasi ini tentu akan menjadi bahan pertimbangan kamu untuk memilih jenis investasi mana yang cuan-nya lebih besar.

Akan tetapi, harus diperhatikan juga risiko yang dihasilkan dari setiap investasi tersebut khususnya investasi saham. Dengan begitu, kamu dapat mengambil keputusan secara tepat jika satu waktu terjadi kerugian.

Nah, investasi saham dan obligasi ini merupakan pilihan dari banyaknya instrumen investasi yang bisa dipilih. Selain itu, kamu juga bisa memilih reksa dana sebagai media investasi.

Apalagi kini banyak orang yang tertarik dengan investasi reksa dana. Hal ini karena investasi reksa dana saat ini bisa dilakukan secara online melalui smartphone dengan menggunakan aplikasi Ajaib.

Ajaib merupakan media investasi online yang bisa kamu gunakan untuk berinvestasi khususnya reksa dana. Dengan menggunakan Ajaib, kamu bisa menemukan jenis reksa dana mana yang cocok dan menghasilkan keuntungan besar seperti reksa dana pasar uang, reksa dana saham, dan jenis reksa dana lainnya.

Selain itu, kamu bisa merencanakan keuangan untuk kebutuhan di masa mendatang dengan berinvestasi reksa dana seperti biaya pernikahan, biaya membuka bisnis, biaya membeli rumah, dan biaya untuk kebutuhan lainnya. Tentunya, dengan keuntungan besar yang dihasilkan, namun risiko menurun yang rendah.

Apalagi Ajaib sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga keamanannya akan terjamin. Jadi, tunggu apalagi. Yuk, download aplikasi Ajaib di smartphone kamu dan temukan kemudahan dalam berinvestasi sekarang.

Artikel Terkait