Saham

Perbandingan Aplikasi Stockbot & MNC Stock Radar Untuk Trading Saham

Apakah kamu sering kebingungan memilih saham mana yang prospektif dan layak dibeli? Atau mungkin belum bisa melakukan analisis teknikal maupun analisis fundamental sendiri? Atau barangkali, kamu sudah mahir analisis saham, tapi tak punya cukup waktu untuk scan pasar setiap hari? Tak perlu khawatir, karena ada aplikasi Stockbot dan MNC Stock Radar. Kedua aplikasi Stock Screener ini dirancang untuk membantu trader saham pemula maupun berpengalaman dalam mencari dan menemukan saham-saham prospektif di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara otomatis. 

Aplikasi Stockbot

Aplikasi Stockbot dibuat berdasarkan algoritma trading system yang bebas intervensi manusia dengan mengusung tajuk “Analis Saham Pribadi Ada di Genggaman Tangan Anda, Anytime, Anywhere“. Semboyan itu bukan omong kosong belaka, karena Stockbot dilengkapi 15 menu analisa saham yang pasti bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan trader dan investor Indonesia. Aplikasi juga memberikan notifikasi dan rekomendasi saham otomatis komplit plus rencana trading (trading plan) yang konkrit.

Berikut ini ke-15 menu analisa saham yang akan diperoleh pengguna aplikasi Stockbot:

  1. Buy on Weakness: Tertarik meniru miliuner Warren Buffet yang suka membeli saham-saham murah berpotensi rebound? Tengoklah daftar saham dalam fitur Buy on Weakness ini.
  2. Buy on Ranging: Cocok untuk strategi trading low-risk berbasis support dan resistance yang sudah terbentuk pada saham-saham BEI.
  3. Buy on Strength: Trader umumnya suka yang pasti-pasti, termasuk saham yang sudah pasti naik. Fitur Buy on Strength ini memuat saham-saham yang sudah memasuki jalur uptrend atau harganya baru akan meningkat.
  4. Swing Up: Daftar ini juga berisi saham-saham yang pergerakannya harganya sedang berayun naik.
  5. Price Action: Fitur ini secara otomatis akan mendaftar saham-saham mana saja yang telah turun lebih dari -5% dalam waktu 3 hari.
  6. Rebound Signal: Berminat untuk membeli saham sejak awal perubahan tren? Sinyal dari fitur ini sangat layak dipantau.
  7. Foreign Money Flow: Aliran dana asing (broker asing) masih berpengaruh kuat terhadap pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. Dengan fitur ini, kita semua bisa memata-matai setiap tindakan mereka.
  8. TA-Oscillator: Fitur ini menampilkan hasil pemantauan Candlestick Pattern Explorer, MACD Crossover, Stochastic OB/OS, Volume Analysis, dan Moving Average Trend secara compact.
  9. Bandar Detector: Ingin tahu para broker bandar ramai sedang mengutak-atik saham mana? Bandar Detector menyediakan jawabannya.
  10. BOT Advisor: BOT Advisor memberikan rangkuman analisis saham individual. Simpulan analisa diambil dari rangkuman teknikal dan data pasar lain. Akan tetapi, karena diberikan oleh bot (bukan buatan manusia), maka narasi terasa canggung dan kadang-kadang ada kalimat yang tidak lengkap.
  11. Indicator Consensus: Tak ingin repot memasang banyak indikator teknikal pada grafik saham? Pantau saja fitur Indicator Consensus untuk membaca simpulan bullish/bearish untuk semua saham BEI.
  12. PVBO & Volume Spike: Fitur ini menampilkan saham-saham yang harga dan volume-nya mengalami lonjakan besar atau breakout.
  13. Sector Performance: Menunjukkan kinerja setiap sektor saham di Bursa Efek Indonesia.
  14. Stock Performance: Menunjukkan kinerja saham dalam kurun waktu beragam hingga maksimum 3 bulan.
  15. Technical Summary: Paparan yang lebih lengkap dari Indicator Consensus, menampilkan hasil analisis suatu saham berdasarkan 10 indikator secara bersamaan.

Selain ke-15 menu tersebut, aplikasi Stockbot juga “dipersenjatai” dengan beberapa fungsi multiguna lain. Ada Order Plan yang dapat membantu kita mengatur manajemen risiko untuk setiap rencana trading saham. Ada Watchlist yang dapat dikustomisasi sesuai kondisi portofolio kita saat ini. Ada pula Notification yang akan mengirimkan pesan otomatis ke ponsel kita setiap kali muncul sinyal trading potensial. Sangat menarik, bukan!?

Sayangnya, aplikasi Stockbot juga memiliki beberapa kelemahan. Pertama, aplikasi tidak dilengkapi dengan glosarium atau penjelasan untuk masing-masing fitur. Kita perlu menilik web Stockbot untuk mengetahui fungsi masing-masing fitur. Penjelasan di web pun tidak terlalu lengkap untuk semua fitur, sehingga trader pemula bisa jadi bingung saat menggunakannya.

Kelemahan kedua, jangka waktu data untuk beberapa fitur masih terlalu singkat. Jadi, Stockbot lebih cocok untuk orang berkarakter trader daripada investor. Apalagi aplikasi Stockbot sepenuhnya bertumpu pada analisis teknikal, sehingga kita perlu menggali info tentang latar belakang fundamental emiten dengan menggunakan aplikasi lain.

Biaya langganan aplikasi Stockbot juga tidak murah. Kita bisa memanfaatkan Stockbot secara gratis selama 7 hari. Setelah itu, pengguna akan disodori tiga paket dengan tiga biaya langganan mulai dari Rp150.000 per bulan, Rp400.000 per 3 bulan, dan Rp750.000 per 6 bulan. Apabila kamu siap berinvestasi saham dengan modal minimum Rp10 juta rupiah, maka biaya langganan ini cukup layak. Namun, trader bermodal lebih minim kemungkinan akan merasa keberatan.

Aplikasi MNC Stock Radar

Aplikasi MNC Stock Radar dibesut oleh pialang MNC Sekuritas dengan visi merancang perangkat stock-screener yang user-friendly dan terintegrasi dengan aplikasi trading online MNC Trade New. Kita dapat memanfaatkannya untuk menemukan saham-saham yang sedang uptrend, kemudian langsung kirim order beli. Sebaliknya, ketika muncul sinyal tren turun pada saham-saham dalam portofolio kita, maka kita bisa langsung mengirim order jual.

Fitur aplikasi ini mencakup Radar dengan puluhan sinyal, Running Trade, Real-time Bid & Offer Price, Favorite, Portfolio, serta Candlestick Chart yang dapat dipasangi indikator dan gambar. Sinyal trading dihadirkan berdasar indikator teknikal populer seperti Bollinger Band, RSI, Stochastic, Crossover, Volume, dan masih banyak lagi. Masing-masing indikator menghadirkan daftar saham yang menunjukkan parameter bearish/bullish secara real-time.

Aplikasi MNC Stock Radar juga mampu mendeteksi kemunculan pola-pola candle dengan akurasi sinyal antara menengah hingga tinggi seperti Morning Star, Three White Soldiers, Shooting Star, Hammer, Three Black Crows, Piercing Line, dan lain sebagainya. Sebagaimana kita semua tahu, pola-pola candle seperti itu biasanya menandai perubahan tren signifikan. Dengan mendeteksi pembentukan candle sejak dini, kita bisa “menangkap” saham sejak awal mula pergerakan bullish terbentuk.

Dibandingkan aplikasi Stockbot, MNC Stock Radar memiliki tampilan yang lebih profesional dan intuitif. Aplikasi ini bahkan memiliki fitur tersendiri yang memungkinkan trader untuk mengkustomisasi “radar pasar personal”. Hanya saja, fungsi stock screener masih berfokus pada analisisi teknikal. Trader berbasis fundamental dapat memanfaatkannya untuk menemukan titik entry beli potensial, tetapi perlu menambahkan tools lain untuk menghimpun wawasan pasar yang lebih komprehensif.

Selain itu, akses aplikasi MNC Stock Radar terbatas untuk nasabah MNC Sekuritas. Login aplikasi menggunakan kredensial nasabah, sehingga kita perlu terlebih dahulu membuka rekening efek untuk online trading MNC Sekuritas. Meski demikian, aplikasi ini layak jadi pilihan untuk trader pemula maupun berpengalaman yang belum mendapatkan beragam fungsi stock-screener canggih tadi dalam aplikasi trading online biasa.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait