Reksa Dana

Reksa Dana Saham, Return Terbaik dengan Risiko Besar

Reksa Dana Saham, Return Terbaik dengan Risiko Besar

Ajaib.co.id – Investasi reksa dana menjadi produk investasi yang sedang naik daun beberapa tahun ini. Popularitasnya bahkan berhasil mendongkrak jumlah masyarakat pemodal di Indonesia. Namun belum banyak yang benar-benar mengenal reksa dana saham, reksa dana pasar uang, reksa dana obligasi dan reksa dana campuran beserta perbedaannya.

Keempatnya merupakan jenis reksa dana yang bisa dimiliki oleh para investor reksa dana. Penamannya mengacu pada produk tempat dana itu ditanamkan oleh para manajer investasi. Sebagaimana kita ketahui, jenis investasi ini adalah upaya untuk menghimpun dana investasi dari masyarakat untuk kemudian diinvestasikan ke berbagai instrumen investasi yang ada seperti saham, obligasi atau deposito.

Setiap jenis reksa dana ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Investor reksa dana sejak awal diberikan kebebasan untuk berinvestasi pada produk pilihannya. Pembelian produk reksa dana ini akan diakomodir oleh bank kustodian untuk kemudian dikelola oleh manajer investasi.

Setiap investor biasanya memiliki kecenderungan sendiri mengenai produk reksa dana apa yang menjadi favoritnya. Tentunya hal ini bergantung dengan strategi investasi yang diterapkan maupun pertimbangan pribadi lainnya. Namun, salah satu jenis reksa dana yang paling direkomendasikan perencana keuangan ialah reksa dana saham.

Reksa dana yang bermain dalam pasar modal ini memiliki nilai investasi yang cukup tinggi. Pasalnya pengembaliannya dianggap paling tinggi dibandingkan reksa dana lainnya. Hanya saja tingkat risiko investasi yang relatif besar dibandingkan dengan produk lainnya. Hal ini sejalan dengan saham, instrumen investasi yang menjadi objek dananya.

Apa itu Reksa Dana Saham?

Reksa dana saham adalah reksa dana yang menempatkan instrumen investasinya ke pembelian saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Di mana, hasil keuntungannya diperoleh dari kenaikkan harga saham yang dibeli di bursa.

Lalu, apa keuntungan dan manfaatnya?

  • Keuntungan optimal. Return bisa mencapai 15% hingga 20% per tahun.
  • Diversifikasi investasi karena portfolio akan disebar keberbagai saham sehingga risiko bisa dikelola dengan lebih baik.
  • Mudahnya pencairan. Cukup dilakukan via online (tanpa perlu datang ke kantor) dan dalam 3 sampai 4 hari kerja (paling lambat) dana sudah masuk ke rekening.
  • Dikelola oleh manajer investasi profesional dengan pengalaman puluhan tahun dalam mengelola portfolio saham.

Mengenal Reksa Dana Saham Lebih Jauh Agar Tak Ketinggalan Keuntungannya

Investasi reksa dana memberikan keuntungan dengan mudahnya kita melakukan diversifikasi investasi dengan modal terbatas. Caranya adalah dengan memiliki berbagai jenis reksa dana yang ada, dengan persentase yang berbeda-beda. Hanya saja, diantara 4 tipe yang ada, reksa dana saham kerap dihindari oleh investor pemula.

Alasannya adalah risiko yang harus ditanggung terlalu besar apabila pasar modal sewaktu-waktu kolaps. Investor reksa dana yang sebagian besar datang drai masyarakat awam ini takut fluktuasi pasar di Bursa Efek Indonesia malah tidak bersahabat bagi mereka yang baru merasakan awal perjalanan investasi. Bukannya untung, mereka malah terpaksa buntung, sesuatu yang menghalani mereka untuk memiliki reksa dana saham.

Namun pemikiran ini sebenarnya hanya akan singgah apabila kamu tidak mengenal reksa dana saham lebih jauh. Nyatanya reksa dana ini kerap menjadi favorit ketika orang sudah merasakan manisnya pengembalian investasi ini. Memang jelas ada risiko yang harus ditanggung namun masih bisa kamu tangkis dengan tips yang jitu.

Instrumen reksa dana saham merupakan cara mudah untuk mendapatkan keuntungan di investasi ini. Jenis reksa dana ini memiliki portofolio berupa saham yang dikelola oleh manajer investasi dengan cara membeli atau menjual saham. Keuntungan yang didapat dengan berinvestasi di sini merupakan selisih dari kenaikan harga saham, demikian juga dengan kerugiannya.

Namun instrumen investasi yang satu ini berbeda dengan investasi lainnya. Investasi ini hanya bisa dilakukan pada saham perusahaan yang memiliki badan hukum dan tercatat di Bursa Efek Indonesia atau bursa efek luar negeri.

Oleh karena itu, tidak semua perusahaan dapat dimiliki sahamnya melalu reksa dana. Namun tujuannya sangat jelas, yakni perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, prosedur pendaftarannya tidak semudah yang kamu bayangkan. Penanam modal harus lolos seleksi yang sangat ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang nantinya akan memberi perlindungan kepada pemodal dengan mengatur perilaku investasi reksa dana saham.

Investor tidak diperkenankan untuk membeli saham di bursa efek luar negeri yang informasinya tidak bisa diakses dari Indonesia baik melalui internet maupun media masa. Kemudian, investasi dibatasi maksimal sebesar 10% dari nilai aset reksa dana. Investor juga tidak diperbolehkan untuk menguasai modal perusahaan dari saham terkait lebih dari 5%.

Perlu kamu ketahui prinsip dasar dalam investasi ini adalah, return (hasil) dan risk (risiko) merupakan unsur yang saling berkaitan dan tidak bisa dilepaskan. Peraturan yang pasti berlaku adalah high return (hasil tinggi) high risk (risiko tinggi). Mengingat gerakan fluktuasi dari saham yang tidak bisa diprediksi dengan mudah, maka angka keuntungan maupun kerugiannya bisa naik dan turun dengan tajam. Bahkan bisa sampai ke level yang paling tinggi dan paling rendah.

Namun demikian bukan berarti risiko tersebut menjadi penghalang dalam berinvestasi di reksa dana saham. Dengan plan (rencana) keuangan yang baik, maka risiko tersebut bisa diperkecil atau bahkan bisa di-recover/ dibalik menjadi keuntungan berlipat-lipat.

Dalam reksa dana saham, kamu bisa untung terus ataupun sebaliknya, merugi. Namun kamu bisa mendapat hasil maksimal dengan menentukan dan merencanakan keuangan. Cara ini menuntut kamu meninggalkan pikiran kuno, yakni berinvestasi untuk mendapatkan untung besar dalam waktu singkat.

Tips Membeli Reksa Dana Saham

Setelah mengenal instrumen ini lebih jauh, kamu perlu tahu caranya melakukan pembeliannya. Berikut hal yang perlu dipertimbangkan.

a. Tujuan yang jelas

Tujuan yang jelas dalam berinvestasi sangat penting untuk menentukan langkah apa yang harus diambil dalam investasi-investasi selanjutnya. Tujuan ini nantinya akan berpengaruh kepada jangka waktu investasi, jenis investasi sampai dengan penempatan investasimu.

b. Mengukur modal

Dnegan melakukan pengukuran modal yang cermat, kamu bisa menyiapkan dana untuk melakukan investasi reksa dana saham. Reksa dana ini juga memiliki modal awal yang cukup ringan yakni Rp100.000. Modal ini kemudian akan berpengaruh pada jumlah reksa dana yang kamu miliki.

c. Paham risiko

Dalam melakukan bentuk investasi apapun, manajemen risiko dan pengetahuan tentang risiko sangat diperlukan sebagai investor. Misalkan saja risiko dari diri sendiri yang berupa kemampuan secara finansial dan juga laba rugi yang akan kamu peroleh.

Instrumen ini memiliki mayoritas aset dalam bentuk portofolio saham, yang pastinya memiliki risiko fluktuasi atau naik turunnya nilai secara realtime dalam jangka pendek dan berpotensi untuk menguat dalam jangka panjang.

Ingat! Reksa dana ini kurang tepat jika kamu gunakan sebagai intrumen investasi dengan target di bawah 15 tahun. Hal ini dikarenakan tingginya fluktuasi harga pasar.

Jadi investasi reksa dana saham hanya disarankan bagi kamu yang memiliki rencana keuangan jangka panjang, dengan target di atas 15 tahun. Jika dilakukan dalam rentang periode waktu tersebut maka ada kemungkinan besar kamu akan mendapatkan nilai return yang sangat tinggi meskipun fluktuasi return bisa saja sangat tajam.

Bisa diartikan, reksa dana saham merupakan instrumen investasi terbaik dengan tujuan keuangan jangka panjang yang menggiurkan. Namun, sangat penting untuk mengenal reksa dana saham dengan sangat baik sebelum memutuskan produk mana yang akan kita beli.

Cara Membeli Reksa Dana Saham dengan Mudah

Nah, kini kamu bisa membeli reksa dana saham dengan mudah dari mana saja dan kapan saja melalui aplikasi atau platform. Lalu bagaimana cara membelinya? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

1. Pilih Platform

Di era digital seperti saat ini sudah banyak platform yang menyediakan aplikasi jual beli reksa dana. Kamu pun bisa memilihnya untuk memulai investasi reksa dana. Namun, pastikan kamu memilih platform reksa dana online yang menjual reksa dana dari semua manajer investasi agar kamu bisa memiliki pilihan investasi.

Pastikan juga kamu memilih platform yang aman dan telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Dengan begitu, kamu bisa berinvestasi dengan lebih aman dan nyaman, tanpa khawatir masalah keamanan, apalagi investasi bodong.

2. Daftar Anggota

Setelah kamu memilih platform yang akan kamu gunakan, kamu bisa mendaftar menjadi anggotanya dengan mengisi formulir yang telah disediakan secara online.

Nah, di Ajaib kamu bisa mendaftar dengan mudah dari mana saja dan kapan saja. Selain itu, Ajaib juga akan mendeteksi karakter kamu sebelum memulai investasi. Sehingga, kamu bisa tau, investasi apa yang cocok untuk kamu sesuai karakter kamu.

Apakah kamu investor yang berani ambil risiko atau investor yang main aman dengan memilih investasi dengan risiko rendah.

3. Pilih Jenis Reksa Dana Saham

Setelah terdaftar kamu bisa langsung melakukan investasi dengan memilih instrumen reksa dana yang kamu pilih, misalnya reksa dana saham. Kamu bisa memilih berbagai jenis reksa dana beserta kinerjanya.

Pastikan, sebelum membeli cek terlebih dulu fund fact sheet dan juga prospektus dari instrumen tersebut. Pelajari dengan detail kedua dokumen tersebut. Karena dengan itulah, kamu bisa mengetahui kinerja dari manajer investasi beserta instrumen yang kamu pilih.

Di Ajaib, kamu juga bisa memilih jenis instrumen reksa dana berdasarkan karakteristik kamu sebagai investor ataupun reksa dana dengan tema. Semuanya bisa disesuaikan dengan apa yang kamu butuhkan.

4. Membeli Reksadana Saham

Setelah menentukan pilihan, kamu bisa melakukan pembelian secara langsung dengan melakukan transfer langsung lewat Virtual Account yang telah disediakan. Di mana, jenis reksa dana A dan B akan berbeda VA. Jadi, pastikan kamu mengecek kembali ya VA yang akan kamu terima.

5. Memonitor

Setelah berhasil membeli, jangan lupa cek instrumen investasi kamu untuk melakukan evaluasi kinerja dari reksa dana tersebut. Kamu perlu tahu bagaimana kinerja dari investasi yang sudah dilakukan. Berapa nilai investasi reksa dana, lalu berapa potensi keuntungan atau kerugian. Itu hal dasar yang perlu di monitoring.

Beli Reksa Dana Saham Lewat Ajaib

Kamu bisa mendapatkan produk reksa dana saham di aplikasi Ajaib, agen penjual reksa dana yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada sejumlah produk reksa dana saham unggulan yang bisa kamu pertimbangkan untuk masuk dalam portofolio investasimu.

Untuk setiap pilihan reksa dana saham di Ajaib, kamu akan diberikan data lengkap soal kinerjanya. Mulai dari nilai aktiva bersih (NAB) yang dimiliki, jumlah dana kelolaan, manajer investasinya sampai level risiko. Pilihan yangada ditampilkan dalam bentuk list yang membuatmu lebih mudah membandingkan kinerjanya.

Tersedia pula daftar reksa dana saham rekomendasi para ahli yang dinilai paling menjanjikan keuntungan bagimu. Paling tidak dengan mengikuti saran para ahli ini kamu tak perlu repot untuk melakukan perhitungan dan pertimbangan sendiri dalam berinvestasi.

Aplikasi Ajaib juga menyediakan kalkulator khusus untukmu memperkirakan jumlah pengembalian yang bisa didapat dengan besaran investasi dan jangka waktu yang kamu gunakan.

Artikel Terkait