Mengapa Day-Trading Saham Tidak Disarankan?

test alt text
Jika Anda sering membaca berita keuangan, Anda tentu akan melihat iklan yang menawarkan tips tentang jual beli saham secara harian atau mungkin transaksi mata uang (foreign exchange/forex). Iklan ini tentu sangat meyakinkan karena siapa yang tidak ingin mendapatkan keuntungan berlebih dengan cepat dan menjalani gaya hidup yang lebih baik?
Ada beberapa perdebatan mengenai apakah perdagangan saham harian menawarkan jenis potensi keuntungan bagi investor yang Anda percayai. Di artikel ini, kami akan membahas mengapa kami tidak merekomendasikan perdagangan harian saham. Inilah sebabnya.
# Apa itu Day-Trading Saham?
Pertama, mari melihat pengertian singkat tentang day-trading. Investopedia mengartikannya sebagai pembelian dan penjualan suatu sekuritas dalam satu hari perdagangan tunggal. Ini dapat terjadi di pasar mana pun, tetapi paling umum terjadi di pasar valuta asing (forex) dan pasar saham.
Menurut definisi, day trader perlu memonitor pasar untuk sekuritas yang mereka perdagangkan secara terus menerus. Mereka juga perlu memahami bagaimana pasar mempengaruhi harga. Dan tentu saja mereka perlu melakukan perdagangan berdasarkan pada sistem objektif dibandingkan membiarkan emosi mereka mengatur tindakan mereka.
# Komitmen Waktu yang Besar
Perdagangan harian bukanlah upaya yang dapat Anda lakukan sambil melakukan kegiatan aktivitas lain. Ketika Anda memperdagangkan saham, mata uang, komoditas, atau kontrak berjangka; perdagangan tersebut harus dilakukan ketika pasar untuk sekurtias ini dibuka. Pedagang harian harus mengembangkan sistem dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka memantau pasar dengan sedetail mungkin untuk menemukan sinyal bahwa sudah waktunya untuk membeli atau menjual sekuritas tersebut. Jadi untuk menjadi day trader yang sukses, ini merupakan kewajiban Anda.
Penting bagi kita untuk memahami pasar tempat kita melakukan aktivitas, serta dampak dari volatilitas (atau kurangnya volatilitas) pada komoditas atau kontrak berjangka yang mereka perdagangkan. Selain itu, untuk menjadi seorang day-trader juga dibutuhkan banyak waktu, keterampilan, dan keahlian. Oleh karena itu, sangat tidak disarankan bagi Anda yang baru memulai investasi untuk menjadi seorang day trader. Pilihan investasi pada reksadana tentunya jauh lebih baik, karena dana Anda langsung dikelola oleh profesional yang sudah ahli.
# Tarif Pajak Lebih Tinggi
Keuntungan dan kerugian pada aktivitas trading harian tentu akan dikenakan pajak sama seperti keuntungan dan kerugian yang diperoleh dari pendapatan investasi lainnya. Mengingat volume perdagangan yang tinggi dikarenakan trading harian, sangat penting bagi Anda untuk selalu memperhatikan keuntungan dan kerugian yang diperoleh agar tidak salah melakukan pelaporan pendapatan Anda.
Keuntungan dari trading harian dianggap jangka pendek dan dikenakan pajak pada tingkat yang lebih tinggi daripada keuntungan modal jangka panjang. Saat ini, pajak yang dikenakan pada transaksi saham sebesar kurang lebih 0,4% hingga 0,6% per transaksi. Jika Anda melakukan transaksi sebanyak 10 kali dalam hari, berarti Anda sudah harus mengurangi persentase keuntungan Anda sebesar 4%.
Oleh karena itu, sangat disarankan bagi Anda untuk berinvestasi pada reksa dana dibandingkan melakukan trading harian sendiri. Selain karena nilai aktiva bersih (NAB) pada reksadana telah bebas dari pajak, dana pada reksadana juga dikelola oleh para profesional yang sudah berpengalaman. Serta relatif memiliki risiko rendah.
# Anda Bisa Kehilangan Semua Uang Anda
Tentu saja ada alasan utama mengapa tidak direkomendasikan untuk trading saham harian. Kami percaya bahwa investasi terbaik dilakukan dengan mempertimbangkan tujuan jangka panjang Anda. Apakah Anda berinvestasi di real estat melalui platform crowdfunding yang sedang nge-hits atau dalam ETF (dana yang diperdagangkan di bursa) atau Anda berinvestasi dengan penasihat robot seperti Ajaib, tujuannya seharusnya bukan untuk menghasilkan banyak uang tetapi untuk melindungi dan menumbuhkan uang Anda secara bertahap.
Perdagangan harian sangat mirip dengan perjudian. Seolah-olah Anda adalah pemain berisiko tinggi di roda roulette di Vegas, Anda bisa kehilangan semuanya dalam sekejap mata. Bahkan para pedagang profesional pun pernah mengalami kemerosotan kinerja mereka sendiri terkait dengan faktor ekonomi atau pasar yang berada di luar kendali mereka.
Berapa banyak uang yang Anda mampu untuk kehilangan selama perdagangan harian? Apakah Anda memiliki disiplin untuk menetapkan batas dan menjual sekuritas tersebut jika kerugian mencapai batas itu? Semua ini adalah masalah emosi dan tidak hanya terbatas pada perdagangan harian, tetapi penting bagi siapa pun yang memulai perdagangan harian menetapkan batas dan selalu mematuhi nya.
Jika Anda berpikir untuk menjadi seorang day trader, penting bagi Anda untuk melihat setiap peluang dan memahami apa yang terjadi secepat mungkin, termasuk potensi risiko dan pengembalian yang diperoleh. Dan jika itu tidak terdengar seperti proposisi yang menarik bagi Anda, Anda mungkin ingin mencari aset lain yang lebih aman untuk berinvestasi.
Kami percaya bahwa berinvestasi harus tentang meningkatkan masa depan Anda, bukan dengan tujuan yang berpotensi menghilangkannya. Itu sebabnya kami tidak merekomendasikan perdagangan harian kepada Anda, melainkan berinvestasilah pada reksadana yang telah dikelola oleh profesional.
Share to :
Artikel Terkait