Manfaat Penghasilan Tidak Kena Pajak 2020

Manfaat Penghasilan Tidak Kena Pajak 2019
Manfaat Penghasilan Tidak Kena Pajak 2019

Ketentuan mengenai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) telah dituliskan secara jelas pada halaman Dirjen Pajak Kementerian Keuangan dan memuat besaran serta kondisi yang mempengaruhinya. Besaran PTKP ini akan disesuaikan dengan tanggungan wajib pajak serta status perkawinannya. 

PTKP sendiri diberlakukan dengan dasar penghasilan ini merupakan jumlah uang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok setiap warga negara atau wajib pajak. Baru kemudian jika penghasilan yang didapat karyawan melebihi PTKP berlaku, maka perusahaan wajib memotong dengan dasar perhitungan PPh 21. Yuk, ketahui manfaat penghasilan tidak kena pajak di bawah ini!

Pengertian PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)

PTKP merupakan besaran penghasilan yang menjadi batasan tidak kena pajak bagi Wajib Pajak Orang Pribadi. Dengan kata lain, jika penghasilan neto kamu sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi yang akan menjalankan usaha atau pekerjaan bebas lainnya, maka jumlahnya akan di bawah PTKP tidak akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) dan memiliki Pasal 25/29.

Materi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) 2020 

Besaran PTKP ini tidak sama dari tahun ke tahun. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menetapkan perubahan PTKP berdasarkan beberapa pertimbangan seperti kondisi perekonomian nasional, pergerakan upah minimum, dan biaya hidup manusia. 

Di mana, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101/PMK.010/2016 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak, PTKP Indonesia yaitu sebesar Rp 54 juta. Sedangkan PTKP untuk istri atau yang sudah sudah kawin, terdapat tambahan senilai Rp4,5 juta. Begitu juga jika wajib pajak memiliki tambahan tanggungan untuk setiap anggota keluarga sedarahnya, maka akan dikenai tambahan senilai Rp4,5 juta.

Macam-Macam Tarif PTKP 2020

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) juga memiliki tiga golongan WP orang pribadi dalam tarif PTKP tahun 2020, yaitu antara lain: Tarif PTKP Tahun 2019 Pria/Wanita Lajang Kode TK (Tidak Kawin), Tarif PTKP Tahun 2019 Pria Kawin Kode K (Kawin), dan Tarif PTKP Tahun 2019 Penghasilan Suami dan Istri Kode KI (Kawin + Istri).

Cara Menghitung PTKP 2020

Contoh Perhitungan PPh 21 di atas PTKP. Rudy baru saja memperoleh pekerjaan di tempat lain dengan gaji Rp6.000.000. Maka perhitungannya PTKP nya adalah:

Gaji : Rp6.000.000

Komponen Pengurang:

Biaya Jabatan(5%) : Rp300.000

Biaya iuran pensiun : Rp100.000

Total Pengurang: Rp400.000

Penghasilan netto sebulan : Gaji – Pengurang

= Rp6.000.000 – Rp400.000

= Rp5.600.000

Penghasilan netto setahun : Rp5.600.000 x 12

= Rp5.600.000 x 12

= Rp67.200.000 

Tabel Jumlah PTKP yang Berlaku Sejak Tahun 2020

Kode PTKP

Tahun 2017-2020

TK/0

Rp54.000.000

K/0

Rp58.500.000

K/1

Rp63.000.000

K/2

Rp67.500.000

K/3

Rp72.000.000

Jadi, sudah tahu dong apa saja manfaat PTKP 2020? Penghitungan PTKP sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dilakukan karena telah tertera pada peraturan yang berlaku di Indonesia dengan angka yang pasti. Selamat mencoba ya!

Bacaan menarik lainnya:

Nurmantu, Safri. 2003. Pengantar Perpajakan. Kelompok Yayasan Obor: Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait