Investasi, Investor Pemula, Reksa Dana

Keunggulan Reksa Dana Pasar Uang Dibanding Deposito

Pasar Uang

Ajaib.co.id – Sebagian besar masyarakat masih gemar menempatkan simpanan di produk deposito. Hal itu karena faktor keamanan di mana deposito itu dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Selain itu, dengan deposito sudah pasti kamu akan mendapatkan keuntungan walaupun hanya sedikit. Padahal, ada instrumen lain yang bisa memberikan keuntungan yang lebih daripada deposito, yakni reksa dana pasar uang. Sebagai informasi, reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang nantinya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Reksa dana ini memiliki empat jenis, salah satunya ialah pasar uang.

Reksa dana pasar uang ialah jenis reksa dana yang melakukan investasi pada jenis-jenis instrumen investasi pasar uang. Beberapa instrumen investasi dari reksa dana ini antara lain deposito berjangka, sertifikat deposito, surat berharga pasar uang, surat pengakuan utang, sertifikat Bank Indonesia, dan lain sebagainya.

Jadi pada intinya, reksa dana pasar uang ialah reksa dana yang dananya dikelola melalui deposito. Namun, bedanya penempatan di reksa dana pasar uang ini dikelola oleh manajer investasi.

Keuntungan Reksa Dana Pasar Uang

Lalu, apa saja keuntungan dari reksa dana jenis ini jika dibandingkan dengan deposito? Berikut daftarnya.

1. Keuntungan lebih tinggi

Berdasarkan data pada Mei 2019, ada lima produk reksa dana pasar uang terbaik yang menghasilkan return antara 6,42 persen hingga 6,9 persen dalam setahun. Sementara itu, suku bunga depositu tergantung pada lama penempatan dan jumlah dana yang ditempatkan. Jika dihitung secara rata-rata, penempatan 1 tahun bunganya sekitar 6,07 persen per tahun untuk minimun Rp50 juta.

Namun, bunga tersebut belum dipotong pajak bunga deposito yaitu sebesar 20 persen. Dengan begitu, bunga deposito setelah dipotong pajak jadi sekitar 4,86 persen per tahunnya. Dari hal itu, dapat disimpulkan bahwa produk reksa dana ini memiliki kinerja lebih baik daripada deposito.

2. Investasinya terjangkau

Saat ingin menyimpan dana ke deposito, kamu harus menyiapkan uang minimal Rp5 juta. Di bawah nominal itu sudah pasti akan ditolak oleh pihak bank. Itu pun bunga yang dihasilkan paling rendah. Sementara agar mendapatkan bunga yang lumayan, kamu harus menaruh uang di atas Rp50 juta.

Sementara, saat ingin mulai investasi reksa dana jenis ini, kamu bisa memulainya dari Rp10 ribu saja. Dan untuk presentase bunga yang dihasilkan tidak ada perbedaannya antara yang menempatkan Rp100 ribu dengan Rp5 juta.

3. Pencairan dana bisa kapan saja

Untuk deposito, saat dicairkan sebelum jatuh tempo maka biasanya kamu akan dikenakan denda 2 persen dari pokok. Namun denda ini akan berbeda dan tergantung dari bank yang kamu gunakan. Sementara, untuk reksa dana, kapan pun kamu butuhkan uang tersebut, kamu bisa menariknya kapan dan di mana saja tanpa dikenakan denda. Bukan hanya itu, kamu juga akan tidak dikenakan pajak atau biaya lainnya saat pencairan dana tersebut.

4. Jangka waktu fleksibel

Jika di deposito, harus punya jangka waktu yang jelas karena jangka waktu juga memiliki pengaruh besar terhadap bunga yang diberikan. Berbeda dengan reksa dana, kamu bisa memiliki jangka waktu dari 1 hari saja hingga beberapa tahun ke depan. Maka dari itu, investasi reksa dana memiliki jangka waktu yang fleksibel daripada deposito.

Risiko Investasi Reksa Dana Pasar Uang

Tidak ada investasi yang bebas dari risiko. Apapun investasinya pasti akan ada risiko didalamnya. Nah, begitu juga dengan investasi reksa dana pasar uang. Ada beberapa risiko yang mungkin akan terjadi dan kamu harus siap menanggungnya. Apa saja itu?

#1 Risiko Lebih Besar dari Deposito

Perlu diketahui, jenis investasi ini memiliki return yang lebih tinggi daripada deposito. Hal ini karena tidak semua dana Reksa Dana Pasar Uang ditempatkan di Deposito. Di mana, sebagian dananya bisa ditempatkan pada Surat Berharga Komersial (Commercial Paper) ataupun Obligasi yang jatuh temponya kurang dari 1 (satu) tahun.

Instrumen ini memiliki risiko lebih besar dari deposito, di mana penerbit surat berharga terutama jika penerbitnya adalah perusahaan, kemungkinan mereka bisa wanprestasi. Namun, reksa dana jenis ini memiliki batasan maksimum 10% di setiap instrumen. Sehingga, risikonya menjadi terbatas dengan sendirinya.

Untuk mengurangi risiko ini, kamu bisa melakukan pengecekan Fund Fact Sheet proporsi masing-masing instrumen investasi. Jika dirasa terlalu besar proporsi ke instrumen berisiko, kamu bisa memilih Reksa Dana Pasar Uang lainnya.

#2 Return Berfluktuasi Tergantung Suku Bunga Pasar

Ini berbeda dengan deposito dengan return yang sudah pasti, biasanya antara 3 persen hingga 5 persen. Sehingga, kamu pasti akan menerima bunga sebesar itu di akhir periode. Sedangkan, ketika kamu memilih investasi di reksa dana jenis ini, return yang kamu dapatkan lebih tinggi, yaitu antara 5% atau 6%. Namun, mungkin saja dalam 1 tahun ke depan, return bisa lebih besar, sama atau lebih rendah.

#3 Pencairan Butuh Waktu Lama

Hal ini biasanya terjadi ketika pemilik reksa dana secara bersamaan melakukan pencairan dana. Hal ini akan membuat manajer investasi tidak mampu menyediakan uang tunai secara cepat untuk membayar pencairan tersebut. Bukan berarti kamu tidak bisa melakukan pencairan, namun kamu perlu waktu yang sedikit lama dalam proses pencairan.

Biasanya Manajer Investasi menyiapkan dana likuid untuk jaga-jaga pencairan dari pemegang unit. Namun, di saat investor melakukan penjualan reksa dana secara bersamaan, dana tersebut bisa saja tidak cukup, sehingga Manajer Investasi harus mencairkan investasi yang itu membutuhkan waktu. Kondisi ini mungkin terjadi, namun kemungkinannya relatif kecil.

Itulah beberapa keunggulan reksa dana pasar uang daripada deposito. Jadi, bagi investor pemula, bisa pilih reksa dana jenis ini agar dapat keuntungan yang maksimal. Bagi kamu yang ingin memulai investasi pada instrumen reksa dana ini, kamu bisa memanfaatkan platform reksa dana online seperti Ajaib.

Dengan Ajaib, kamu bisa memulai investasi reksa dana dengan lebih mudah, kapan dan di mana saja. Hanya dengan uang minimal Rp10 ribu, kamu sudah bisa memiliki investasi di Ajaib. Bukan hanya itu, di Ajaib kamu juga bisa meminta bantuan ahlinya dalam menentukan jenis investasi yang cocok buat kamu. Karena, di Ajaib kamu tidak hanya bisa membeli reksadana pasar uang, tapi juga reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, ataupun reksa dana saham.

Untuk berinvestasi di Ajaib, kamu juga tidak perlu ragu dan khawatir, karena Ajaib telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga dana yang kamu investasikan aman tersimpan di dalam aplikasi Ajaib. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai berinvestasi di Ajaib sekarang!

Bacaan menarik lainnya:

Sharpe, W. F. (1966). Mutual Fund Performance. The Journal of Business. Vol. 39. 119-138.

Jogiyanto. (2009). Teori Portofolio Dan Analisis Investasi. Yogyakarta : BPFE


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait