Investasi, Saham

Investasi Saham dan Cara Aman untuk Mendapatkan Keuntungan

investasi saham

Ajaib.co.id – Sebagai investor pemula yang ingin terjun ke dunia investasi saham, pasti ada pertanyaan “bagaimana cara investasi saham yang aman dan menguntungkan?” Sebab, setiap orang yang berinvestasi baik pemula maupun bukan pasti ingin menghasilkan keuntungan dari hasil investasinya tersebut. Jika tidak memahami dengan baik, bisa-bisa investasi yang kamu jalankan menjadi buntung.

Apalagi jika kamu fokus berinvestasi saham, sebab investasi tersebut memiliki risiko yang tinggi. Salah satu kerugian yang bisa dialami oleh investor ialah penurunan nilai investasi (capital loss) atau kerugian yang didapat dari selisih harga beli dikurangi harga jual saham.

Di luar risiko yang cukup besar, investor juga berpotensi mendapat potensi keuntungan melebihi keuntungan instrumen investasi lainnya seperti obligasi maupun deposito. Dengan potensi keuntungan yang cukup besar tersebut, tentu menarik hati bukan?

Nah bagi kamu yang tertarik mencoba berinvestasi saham, kamu harus tahu bagaimana cara meraih keuntungan dari investasi saham. Dengan mengetahui hal itu, dijamin deh kamu bisa meraup keuntungan dalam. Berikut cara investasi saham yang aman dan menguntungkan yang dapat diikuti investor pemula.

Pilih Sekuritas yang Sesuai

Sebelum memulai investasi saham, ada baiknya kamu mengetahui perusahaan sekuritas yang ada. Tiap-tiap sekuritas memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Begitu pula dengan biaya transaksi yang dikenakan, tiap-tiap sekuritas memiliki biaya transaksi yang berbeda-beda.

Dalam investasi saham, hal pertama yang harus dilakukan ialah membuka rekening efek dan rekening dana nasabah di perusahaan sekuritas atau broker. Setelah rekening jadi, kamu harus melakukan top-up dana ke rekening efek.

Uang di rekening efek yang kamu setorkan tadi berfungsi seperti e-money. Dengan uang itu, kamu bisa berbelanja saham secara online. Nah, perusahaan sekuritas akan mendapat fee dari transaksi saham jual maupun beli yang kamu lakukan.

Semakin murah biaya transaksi yang diberikan oleh sekuritas, maka keuntungan yang didapatkan investor juga lebih besar. Namun, bukan berarti biaya transaksi yang besar tidak layak untuk dipilih. Bisa jadi, pelayanan dari sekuritas yang memiliki biaya transaksi besar ini malah bisa memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap nasabahnya, sebagai contoh kemudahan sistem yang digunakan maupun riset saham yang berkualitas.

Kendalikan Dirimu

Setelah rekening efek sudah jadi dan aplikasi trading siap digunakan, tugas selanjutnya ialah melakukan top up dana ke rekening efek tersebut. Terkadang, karena masih awal kamu akan sedikit pikir-pikir untuk melakukan top up karena takut kehilangan uang dari investasi yang kamu jalankan ini.

Tenang saja, kamu bisa memulai investasi saham dengan dana kurang lebih Rp 100.000. Apalagi, ada banyak saham yang harganya hanya Rp 50 per unitnya. Namun, perlu diingat, dalam transaksi saham kamu diwajibkan untuk membeli satu lot. Satu lot ini berisi 100 lembar saham. Jadi, saat kamu akan membeli saham dengan harga Rp 50 per lembar, maka kamu cukup menyiapkan uang sekitar Rp 5.000 untuk membeli saham per lot.

Namun, dengan budget sekecil itu apa mungkin akan mendapatkan keuntungan yang besar? Tentu saja tidak. Jika kamu ingin untung besar maka kamu harus menyetor dana yang lebih besar, dan yang paling penting ialah kamu harus tetap mengontrol dirimu supaya uangmu tidak cepat habis karena salah memilih saham.

Beli Saham Blue Chip

Setelah aplikasi dapat digunakan untuk bertransaksi, kamu tinggal memilih saham yang kamu inginkan. Yang perlu diutamakan untuk kamu pilih ialah saham blue chip. Hal itu dikaren saham-saham yang masuk kategori tersebut merupakan perusahaan dengan bisnis yang sangat baik dan fundamental keuangannya juga kuat.

Adapun untuk saham yang dipilih ialah saham yang terdaftar dalam indeks saham yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu indeks LQ45 atau IDX30. Saham-saham dari indeks tersebut memiliki likuiditas yang tinggi. Selain itu, fundamental perusahaan bisa dikatakan memiliki nilai yang baik. Saham-saham dalam indeks itu biasa disebut dengan istilah blue chip.

Jangan Panik! Lakukan Average Down atau Cut Loss saat Alami Kerugian

Saat mengalami kerugian, yang harus kamu lakukan ialah tidak perlu panik. Kamu cukup lakukan average down atau cut loss. Average down ialah melakukan pembelian secara bertahap saat harga saham di pasar sedang mengalami penurunan. Dengan begitu, nilai investasi yang kamu punya tidak terjun bebas, dan malah justru mengikuti kondisi pasar. Saat kondisi pasar kembali pulih, return yang kamu dapatkan juga akan meningkat.

Sedangkan cut loss ialah menjual saham dalam keadaan rugi demi menghindari kerugian yang lebih besar. Setelah dijual, kamu bisa membelinya lagi di harga yang lebih rendah sehingga ketika harganya kembali naik maka potensi keuntungannya menjadi semakin besar.

Pilih Investasi Jangka Panjang atau Jangka Pendek

Setelah mengetahui langkah-langkah di atas, kamu harus bisa menentukan jangka waktu investasi yang akan kamu lakukan. Bisa saja kamu memilih investasi jangka panjang atau mungkin jangka pendek.

Jika kamu memilih investasi jangka panjang, maka kamu harus siap untuk melakukan penyetoran dana setiap bulan dan melakukan transaksi. Terlepas dari apakah harga saham yang kamu miliki itu sedang naik atau turun, yang terpenting kapitalnya semakin besar.

Adapun untuk durasi investasi jangka panjang, tiga hingga lima tahun sudah termasuk dalam kategori jangka panjang. Sebab, saat ini dunia sudah memasuki era digital dan keterbukaan informasi sudah semakin luas, sehingga berita-berita online yang muncul sudah tentu bisa mempengaruhi sentimen di pasar modal secara lebih cepat.

Sementara, saat kamu memilih investasi jangka pendek, kamu harus siap untuk terus memantau pergerakan saham yang kamu miliki. Selain itu, kamu juga harus mencermati tren fluktuasi harga saham yang sedang diincar. Metode ini biasa disebut dengan istilah trading saham.

Metode ini memang kurang tepat bagi investor pemula. Namun, jika kamu ingin mencoba boleh saja asalkan jangan beli saham dari perusahaan yang memiliki fundamental tidak jelas.

Itulah penjelasan untuk menjawab pertanyaan bagaimana cara investasi saham yang aman dan menguntungkan. Selamat mencoba investasi dan semoga bisa terus mendapatkan keuntungan.

Artikel Terkait