Cryptocurrency

Ini Pergerakan harga BTC Sejak Tahun 2017, Tertarik?

harga btc

Ajaib.co.id – Harga BTC atau bitcoin secara historis memang menunjukkan pergerakan yang cukup liar sejak awal kemunculannya dai tahun 2017. Pada Tahun 2017 harga BTC pada awal peluncurannya adalah Rp62.407.000 per keeping. Selanjutnya terus menunjukkan kenaikan hingga puncaknya terjadi pada bulan Desember 2017 dimana harga BTC menyentuh Rp222.592.992 per keeping.

Selanjutnya, pada Januari 2019 harga BTC kembali anjlok ke level Rp48.000.000 per keeping. Saat ini akibah wabah virus corona diawal tahun membuat grafik harga BTC terlihat turun. Per tanggal 25 Maret 2020, harga BTC menyentuh level Rp108.641.000 per keeping atau turun 3 persen sejak tahun 2017.

Itulah beberapa penjelasan harga BTC yang wajib kamu ketahui. Lalu mungkin sebagain dari kamu belum paham mengenai investasi bitcoin. Lalu, apakah bitcoin itu ? Apa juga manfaat dari melakukan investasi bitcoin ?

Bitcoin muncul di Indonesia pada tahun 2017. Kemunculan bitcoin merupakan satu-satunya jenis mata uang crypto currency yang saat itu masih menjadi perdebatan apakah memiliki perlindungan nilai dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau tidak.

Jauh sebelum itu, BTC atau bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009. Bitcoin ditemukan oleh Satoshi Nakamoto, dimana mata uang ini seperti tidak jauh berbeda dari Dollar, Pound Sterling ataupun Rupiah.

Akan tetapi kepemilikan mata uang ini hanya bisa ditransaksikan di dalam dunia digital saja. Konsepnya juga mengadaptasi konsep e-Gold atau emas online. Namun demikian, walaupun sebenarnya kedua investasi ini tentunya jauh berbeda.

Disisi lain, pengembang bitcoin memiliki anggapan bahwa mata uang yang baik tidak dikontrol oleh pemerintah ataupun oleh bank sentral. Menurutnya, bentuk krisis finansial beberapa waktu yang lalu membuat pemerintah lalai dalam menjaga kestabilan ekonomi yang tentunya akan berpengaruh pada mata uang regional negara yang bersangkutan.

Karena kepopulerannya, BTC juga dianalogikan sebagai tambang emas. Para penambang tentunya adalah mereka yang mendedikasikan upayanya dalam sebuah jaringan guna memecahkan persoalan matematis, dengan perhitungan yang berat. Bitcoin atau BTC juga merupakan mata uang digital yang memiliki sistem yang jauh berbeda dari uang konvensional.

Kemunculan BTC tentunya mampu menggeser pemikiran investor bahwa tindakan pemerintah yang dipercaya selalu menguasai koruptor dan hanya bekerja demi keuntungan pribadi, sehingga keputusan-keputusan finansial yang terjadi cenderung berpihak kepada konglomerat belaka.

Konsep BTC tentunya sangat menarik bagi banyak orang atau investor terutama bagi para peselancar dunia maya dan orang-orang yang bergelut di dunia IT.

Mereka terlihat mulai melakukan investasi aset mereka dalam bentuk bitcoin. Ditambah lagi dengan kondisi ekonomi dunia yang tidak stabil membuat krisis perbankan terjadi di Amerika dan Eropa.

Bitcoin dipercaya akan menjadi penyelamat mata uang dan komoditas universal sehingga harga BTC per kepingnya diproyeksikan akan terus melambung tinggi. Konsep penggunaan BTC juga tentunya dianggap sangat mengutamakan privasi. Di dalam proses transaksi, pengguna bisa menggunakan akun anonym dalam melakukan transaksi.

Bitcoin ini diciptakan dengan proses yang disebut mining dimana para miner akan menggunakan komputer canggih untuk melakukan penguraian matematika dan alogaritma kompleks dalam menemukan block baru bitcoin. Imbalanya, penemu BTC akan dihadiahi sejumlah bitcoin.

Sistem ini pada awalnya merebutkan 1 block atau imbal sebesar 50 keping BTC. Kemudian 25 BTC per block dan selanjutnya akan terus berkurang seiring dengan bertambahnya sirkulasi. Sistem juga sudah memastikan bahwa jumlah maksimal bitcoin yang beredar di dunia adalah 21 juta BTC sehingga hal ini dinilai tidak akan membuat inflasi.

Lalu, bagaimana untuk mendapatkan BTC? kamu bisa dengan mudah mendapatkan BTC dengan cara membeli atau mining (menambang). Adapun cara mining ini adalah sebuah cara yang digunakan untuk mendapatkan bitcoin secara gratis. Namun demikian untuk mendapatkannya BTC secara gratis tidaklah mudah.

Selain kamu harus memahami serangkaian jalan dan proses yang panjang, kamu juga harus memiliki kemampuan IT dan tentunya harus bersabar dalam menjadi penambang.Lalu, apa saja fitur menarik yang terdapat dalam BTC ?

Transfer Instant Secara Peer to Peer

Peer to peer bisa diartikan berjalan tanpa memiliki server pusat. Hal ini karena server penyimpanannya bersifat desentralisasi serta juga terdistribusi. Server kemudian dibagi kedalam setiap pengguna yang terhubung ke dalam jaringan.

 Transfer ke Mana Saja

Berbeda dengan pembelian emas, bitcoin juga bisa dikirimkan kemana saja dalam bentuk hitungan detik, kapanpun dan darimana pun yang kamu mau. Dalam proses pengiriman uang dengan menggunakan BTC cukup mudah hanya dengan sebuah smartphone dan koneksi internet.

kamu juga bisa melakukan transfer, termasuk ke seluruh dunia, yang penting adalah kamu terkoneksi dengan internet. Selanjutnya BTC akan disimpan ke dalam Bitcoin Wallet atau dompet bitcoin. Wallet ini tentunya harus ter-install pada kedua belah perangkat baik dengan PC/laptop, tablet maupun dengan smartphone.

Biaya Transfer Murah

Biaya pengiriman BTC juga murah bahkan bisa gratis. Namun demikian untuk mempercepat transaksi, biasanya BTC Wallet kamu akan memotong biaya juga. Hanya saja nominalnya sekitar Rp500 sampai dengan Rp3.000 per transaksi.

Transaksi Bersifat Irreversible

Transaksinya BTC juga bersifat irreversible yang rtinya, sekali ditransfer, BTC tidak bisa dibatalkan, kecuali orang itu bersedia mengirimkan BTC kembali.

Transaksi Bersifat Pseudonymous

Seluruh bentuk transaksi BTC termasuk saldo bitcoin yang dimiliki seseorang bisa dilihat. Namun, dengan akun yang anonym tentunya kamu tidak bisa melihat atau mengetahui siapa sang pemilik sebenarnya.

Bitcoin Dibawah Kontrol Lembaga atau Pemerintah Apapun

Hhal menarik selanjutnya adalah dimana BTC tidak menggunakan database Blockchain dan tidak dikontrol oleh suatu pihak. Hal ini tentunya sangat tidak mungkin bagi seseorang bisa melakukan transaksi di Blockchain.

Bacaan menarik lainnya:

Wijaya, Dimaz A. (2016). Mengenal Bitcoin dan Cryptocurrency. Medan: Puspantara


 Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait