Investor Pemula, Saham

Ingin Menabung Saham? Cek Dulu Keuntungan & Kerugian Saham

Generasi milenial yang cerdas tahu bahwa cara terbaik untuk mengejar keuntungannya adalah dengan berinvestasi saham. Namun pembelian saham sendiri bukan hal yang murah karena aturan menyatakannya investor paling tidak harus membeli 100 lembar saham untuk tiap transaksinya. Masalah yang kini bukan lagi hambatan dengan adanya sistem menabung saham.

Sudah menjadi aturan dasar bahwa investor saham diharuskan membeli saham sebanyak 1 lot alias 100 lembar saham saat bertransaksi. Bagi investor pemula yang memiliki dana terbatas, syarat pembelian ini tentu saja menjadi msalah besar. Kamu harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli sebuah saham apalagi jika emiten tersebut berstatus saham blue chip.

Saham blue chip dikenal memiliki valuasi yang tinggi karena potensi cuannya tinggi. Sayangnya besaran dana yang harus ditanamkan terasa tak terjangkau bagi investor pemula. Misalnya saja ingin membeli saham Unilever yang harganya berkisar Rp7.300 per saham maka paling tidak harus mengeluarkan dana sekitar Rp7,3 juta.

Modal inilah yang menjadi salah satu alasan banyak orang takut terjun ke pasar saham. Banyak yang menganggap jika investasi saham hanyalah lahan bermain pemodal besar sedangkan investor pemula harus cukup dengan investasi berupa deposito atau tabungan berjangka saja.

Hal inilah yang coba ditepis pemerintah dengan mengadakan program Menabung Saham. Tujuan lainnya adalah menghimpun dana lebih banyak dari masyarakat. Tingkat investasi masyarakat juga bisa digenjot sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan program menabung saham ini. Namun benarkan berinvestasi dengan menabung saham menguntungkan? Bagaiman mekanismenya? Apakah keuntungannya bisa lebih banyak dibandingkan investasi lainnya, dan bagimana pula tingkat risikonya?

Pertanyaan ini mungkin tak ada habisnya melintas di kepalamu ketika membaca soal program menabung saham. Agar tak ragu lagi berinvestasi di pasar modal dengan program baru ini, tak ada salahnya kamu mencari tahu lebih jauh soal keuntungan dan kerugian investasi saham dengan sistem tabungan ini.

Plus Minum Program Menabung Saham, Bawa Untung atau Malah Buntung?

Saham menjadi salah satu kata yang cukup dihindari oleh sebagian besar orang karena banyak dari mereka yang menganggap saham bisa merugikan. Padahal, saham bisa menjadi investasi yang cukup menjanjikan. Meskipun membutuhkan modal yang tidak sedikit, tetapi keuntungan yang dihasilkan juga sangat menggiurkan.

Namun, masih banyak masyarakat yang belum tertarik untuk berinvestasi saham. Tingkat kesulitannya yang tinggi dan butuh modal besar menjadi alasan mengapa masyarakat belum tertarik untuk berinvestasi saham.

Untuk memperkenalkan saham kepada masyarakat, Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan sebuah program yang bernama “Yuk Nabung Saham”. Dengan adanya program ini, BEI mengajak masyarakat untuk berinvestasi saham secara rutin dan berkala.

Saham diartikan sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan. Jika kamu membeli saham di suatu perusahaan, maka kamu adalah pemilik perusahaan tersebut. Tetapi, tidak semua perusahaan bisa kamu miliki sahamnya. 

Kamu hanya bisa membeli dan memiliki saham di perusahaan yang terdaftar di BEI. Perusahaan yang tercatat di BEI disebut dengan Perusahaan Tercatat/Emiten.

Nabung Saham di Pasar Modal?

Pasar modal merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual. Pembeli di pasar modal adalah orang-orang yang membutuhkan saran investasi produk keuangan. Sementara itu, penjual adalah orang-orang yang membutuhkan dana jangka panjang.

BEI menjadi tempat untuk mewadahi para pelaku saham agar bisa melakukan aktivitas perdagangan atau memperjualbelikan saham. BEI juga menjadi tempat bagi para pelaku saham untuk bertransaksi. BEI adalah satu-satunya pasar modal di Indonesia.

Keuntungan Menabung Saham

Kalau kamu tertarik untuk menabung saham, berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan :

  • Mendapatkan
  • capital gain
  • (keuntungan) dari selisih harga jual dan harga beli sahamMendapatkan
  • dividen
  • (pembagian keuntungan) perusahaan

Kelemahan Menabung Saham

Selain mendapatkan keuntungan, ada juga potensi kerugiannya, yaitu :

  • Capital loss
  • (penurunan harga saham). Risiko ini bisa terjadi apabila harga jual lebih rendah dibandingkan harga beliRisiko likuidasi (pembubaran perusahaan). Jika kamu membeli saham sebuah perusahaan, dan ternyata perusahaan tersebut bangkrut

Bagaimana Cara Memulai Menabung Saham?

Berikut ini adalah beberapa langkah yang harus kamu lakukan untuk menabung saham:

  • Buka rekening efekMenentukan nominal yang disediakan untuk menabung saham
  • Menentukan saham yang ingin ditabung
  • Menyetorkan dana secara rutin setiap periode
  • Membeli saham secara rutin setiap periode
  • Mulai menabung saham

Penjelasan;

a. Rekening Efek merupakan rekening yang digunakan untuk melakukan transaksi jual-beli efek yang dibayar/diterima secara tunai pada waktu jatuh tempo.

b. Rekening Dana Investor merupakan rekening dana investor atau Sub Rekening Efek merupakan rekening di bank atas nama investor yang terpisah dari rekening sekuritas. Rekening ini digunakan untuk keperluan transaksi jual-beli saham oleh investor.

Untuk membuka rekening efek, kamu hanya cukup datang ke perusahaan sekuritas dan mengisi formulir pembukaan rekening efek. Setelah rekening efekmu aktif, kamu bisa melakukan transfer dana ke rekening untuk jual-beli saham.

Beberapa dokumen yang harus disiapkan untuk membuka rekening efek adalah :

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi NPWP (jika ada)
  3. Fotokopi halaman depan buku tabungan
  4. Materai 6 ribu (2 buah)

Dana yang Dibutuhkan untuk Menabung Saham

Jika tertarik menabung saham, kamu bisa ikut program Yuk Nabung Saham dari BEI. Untuk ikut program ini, kamu hanya perlu membayar Rp100.000 per bulannya. Dengan uang sebesar Rp100.000, kamu sudah bisa membeli suatu perusahaan. Jangan tunggu lagi, segera mulai investasi di pasar saham.

Apakah dana Rp100.000 masih terasa berat bagimu? Bagi sebagian kalangan misalnya ibu rumah tangga atau mahasiswa, uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak. Jika memang demikian, jangan biarkan keinginan berinvestasimu surut.

Kamu bisa berinvestasi di pasar saham lewat aplikasi Ajaib. Caranya dengan membeli produk reksa dana saham yang tersedia di Ajaib. Reksa dana merupakan penghimpunan dana yang kemudian digunakan untuk pembeliaan instrumen investasi. Investasi reksa dana saham di Ajaib bisa dilakukan hanya dengan Rp10.000 saja.

Dengan dana lebih sedikit kamu bisa mendapatkan manfaat yang serupa dengan menabung saham. Ada banyak produk reksa dana saham unggulan di Ajaib. Jangan lewatkan kesempatan ini, segera jadi investor saham dan rasakan keuntunganya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait