Haruskah Anda Melunasi Hutang Atau Berinvestasi?

test alt text
Baik melunasi hutang dan berinvestasi untuk masa depan adalah elemen penting dari kehidupan keuangan yang sehat. Namun, kedua tugas ini tampaknya bertempur secara langsung ketika Anda harus memprioritaskan kepentingannya. Apakah yang terbaik untuk keluar dari hutang secepat mungkin atau hanya membayar jumlah minimum pinjaman Anda dan menaruh uang tunai tambahan untuk menumbuhkan tabungan Anda?
Namun sebelum Anda memutuskan untuk membayar hutang atau berinvestasi, ada berapa hal yang harus Anda lakukan. Sebelum mencari tahu di mana harus menaruh uang tambahan, Anda benar-benar harus memastikan dasar-dasar anggaran Anda sudah tercukupi. Secara khusus, Anda harus memiliki dana darurat dengan biaya sekitar 3 sampai 6 bulan dan melakukan pembayaran minimum untuk semua hutang Anda. Jika Anda belum memenuhi salah satu persyaratan itu, fokus lah pada itu sebelum menangani hal lain. Hanya jika Anda sudah memenuhi garis dasar tersebut, perdebatan hutang versus investasi bisa dilakukan.
# Bandingkan Tingkat Suku Bunga
Salah satu pendekatan yang paling umum untuk menangani masalah pembayaran hutang versus investasi adalah membandingkan tingkat bunga hutang Anda dengan pengembalian investasi Anda. Secara umum, pinjaman berbunga tinggi yang melebihi pendapatan investasi Anda harus dilunasi terlebih dahulu. Demikian juga, jika Anda memiliki hutang berbunga rendah, manfaat yang lebih besar mungkin datang dari melakukan pembayaran minimum dan memasukkan lebih banyak uang ke dalam rekening investasi Anda. Ini sepertinya solusi sederhana, tetapi bagi kebanyakan orang ada lebih banyak untuk dipertimbangkan. Juga ingat bahwa ketika Anda melunasi hutang, ada pengembalian yang dijamin. Dengan berinvestasi selalu ada unsur risiko yang terlibat.
Jika Anda memiliki hutang berbunga tinggi, seperti kartu kredit dan pinjaman pribadi, melunasinya harus menjadi prioritas utama Anda. Membayar kartu kredit yang mengenakan bunga 30 persen per tahun sama dengan mendapatkan pengembalian 30 persen dari tabungan Anda, yang akan sulit ditandingi bahkan dengan berinvestasi di saham.
Namun, jika Anda memiliki cicilan rumah yang mengenakan bunga 5 sampai 6 persen, memutuskan apakah akan berinvestasi atau melakukan pembayaran tambahan adalah hal yang sulit. Melakukan pembayaran ekstra pada pinjaman rumah yang membebankan biaya, katakanlah 5 persen, berarti Anda secara efektif mendapatkan pengembalian 5 persen.
Pasar saham telah mengembalikan sekitar 12 persen per tahun selama jangka panjang, maka tampaknya masih lebih baik untuk menginvestasikan uang tunai ekstra Anda dalam bentuk saham. Tetapi begitu Anda harus memperhitungkan bahwa membayar cicilan Anda adalah pengembalian yang dijamin, sementara untuk saham-saham volatil pengembalian masih berada di angka yang tidak jelas.
# Temukan Keseimbangan Antara Membayar Hutang dengan Berinvestasi
Banyak ahli percaya bahwa jawaban untuk melunasi hutang atau fokus pada investasi adalah dengan melakukan keduanya secara bersamaan. Jika beberapa aset atau hutang menawarkan hasil dengan tingkat bunga yang sama, lebih baik menyebar taruhan Anda untuk melindungi Anda dari kinerja yang buruk pada satu kelas aset tertentu.
Delegasikan dana yang cukup untuk melunasi lebih dari pembayaran pinjaman minimum sambil menyisihkan uang tunai dalam kendaraan investasi pilihan Anda. Pendekatan ini memastikan bahwa Anda tidak kehilangan waktu berharga untuk menyimpan uang tunai untuk pensiun sementara juga mengurangi hutang bunga tinggi yang mahal. Ada sejumlah metode penganggaran yang berbeda yang mencakup pembayaran utang dan investasi. Misalnya, anggaran 50/30/20 menyisihkan 20 persen dari penghasilan Anda untuk ditabung dan pembayaran utang di atas minimum. Diet Utang Oprah mengalokasikan 15 persen pendapatan untuk pembayaran utang dan 10 persen pendapatan untuk tabungan.
# Tentukan Tujuan Anda
Situasi keuangan setiap orang unik sehingga masuk akal bahwa tujuan keuangan pribadi Anda memiliki peran penting dalam keputusan Anda. Bagi banyak orang, bebas dari hutang menawarkan rasa lega yang tidak dapat diukur. Bagi yang lain, memiliki dana darurat yang akan menutupi biaya 6 bulan membantu mereka tidur di malam hari. Emosi kadang-kadang bisa mengesampingkan logika ketika datang ke keputusan keuangan.
Tidak ada solusi mudah untuk pertanyaan apakah lebih penting melunasi hutang atau berinvestasi. Lihatlah keuangan pribadi Anda untuk menentukan di mana uang Anda akan membuat dampak terbesar pada kehidupan Anda. Jika setelah Anda berhitung tidak membantu Anda untuk memutuskan antara satu atau yang lain, cobalah menangani keduanya pada saat yang sama atau fokus pada tujuan keuangan yang akan memberi Anda ketenangan pikiran.
Share to :
Artikel Terkait
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com