Saham

Harga Saham AALI 2020, Layak atau Tidak untuk Dikoleksi?

saham aali

Ajaib.co.id – Saham AALI merupakan saham perusahaan perkebunan milik PT Astra Agro Lestari Tbk. Setelah perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) maka otomatis perusahaan memiliki kode emiten perusahaan atau kode emiten PT Astra Agro Lestari Tbk adalah AALI. AALI merupakan sebuah bisnis perkebunan kelapa sawit yang memiliki integrasi dari hulu hingga ke hilir.

Harga Saham AALI

AALI mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Desember 1997 dan diletakkan pada papan utama. Pada 18 Februari 2020, harga saham AALI adalah Rp10.825 per saham atau cenderung mengalami penurunan sejak akhir tahun 2019. Namun, hingga hari ini pada 5 Mei 2020, harga saham AALI berada di level Rp6.300 per lembar saham. Angka ini turun hampir 50% akibat terdampak virus corona.

Aplikasi yang Dikembangkan Saham AALI

Saat ini emiten AALI sedang mengembangkan beberapa aplikasi berbasis digital guna untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja perusahaan. Ada tiga aplikasi yang dirilis belum lama ini yaitu Melli, Amkamu, dan Dinda.

Melli akan menjadi andalan perseroan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kinerja. Sementara aplikasi Amkamu, dirancang guna untuk menjawab tantangan pelaksanaan kegiatan operasional berdasarkan stkamur perushaan Astra Agro.

Ada juga aplikasi bernama Dinda atau kepanjangannya adalah daily indicator of Astra Agro. Aplikasi Dinda ini selanjutnya akan difokuskan dalam upaua mendukung beberapa konsep operasional prima. Adapun sistem terintegrasi dibuat untuk bisa memfasilitasi manajemen dala proses pengembangan kerja-kerja yang efektif dan efisien di perusahaan.

Hasil dari produksi PT Astra Agro Lestari Tbk atau AALI adalah sektor perkebunan berupa crude palm oil (CPO) yang dipasarkan secara domestic atau internasional. Namun perusahaan juga memiliki produk turunan berupa minyak sawit yang mencakup produk seperti RBDPO, Olein, Stearin dan PFAD. Namun produk-produk ini hanya untuk memenuhi kebutuhan ekspor.

Guna mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan, AALI juga mengabulkan strategi peningkatan produktivitas dalam perkebunan dan operasional. Adapun beberapa inisiatif yang dilakukan mencakup kegiatan penanaman kembali di area perkebunan atau replanting untuk area perkebunan yang sudah berumur tua.

Ada juga program mekanisasi bebentuk end-to-end yang kini mulai dilakukan. Misalkan saja dari mulai kegiatan pemupukan, kegiatan di dalam area kebun (in field) dan kegiatan transportasi buah hingga ke lokasi pabrik pengolahan kelapa sawit.

Saham AALI Memiliki Kegiatan Riset & Pengembangan

Dalam proses penanaman lahan perkebunan, AALI juga memiliki bentuk kegiatan Riset dan Pengembangan. Yang mana ini mencakup kegiatan palm oil seed breeding dalam menghasikan bibit unggulan yang sesuai dengan kondisi iklim di Indonesia, selain itu juga menerapkan metode tissue culture untuk menduplikasi pohon sawit unggulan dengan tujuan menghasilkan peningkatan yield.

Sementara dalam upaya mewujudkan agronomic practice dalam produksi pupuk yang berformulasi secara optimal sesuai kebutuhan kebun, pada tahun 2017 AAL telah mengoperasikan dua pabrik NPK Blending Plant yang berada di Sulawesi Tengah dan Kalimantan Tengah.

Pemimpin Saham AALI

Perusahaan ini dipimpin oleh Presiden Direktur bernama Santosa dan wakilnya Joko Supriyono. Sementara jajaran direksi terdiri dari Mario Casimirus Surung Gultom, M. Hadi Sugeng Wahyudiono, Rujito Purnomo, Nico Tahir dan Said Fakhhrullazi.

Jajaran komisaris perusahaan dipimpin oleh Presiden komisaris Chiew Sin Cheok dengan jajaran komisaris lainnya seperti Djony Bunarto Tjondro, Angky Utarya Tisnadisastra dan Sidharta Utama.

Perusahaan juga memiliki Komite Audit yang dipimpin oleh ketua komite, Angky Utarya Tisnadisastra dan dua orang anggotanya, Lindawati Gani dan Budi Frensidy.

AALI memiliki komposisi saham mayoritas sebesar 78 persen dengan nilai ekuitas Rp1,4 miliar, sementara saham public sebesar 20,3 persen dengan nilai Rp391 juta.

Anak Perusahaan Emiten AALI

Perusahaan AALI juga memiliki deretan anak perusahaan, apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini?

a. PT Agro Menara Rachmat

b. PT Agro Menararachmat

c. PT Agro Nusa Abadi

d. PT Bhadra Cemerlang

e. PT Bhadra Sukses

f. PT Borneo Indah Marjaya Perkebunan Sawit

g. PT Cakradenta Agung Pertiwi

h. PT Cakung Permata Nusa

i. PT Cipta Agro Nusantara Perkebunan Sawit

j. PT Ciptanarada Lestari

Ada juga anak perusahaan AALI lainnya seperti PT Eka Dura Indonesia, PT Eka Dura Perdana,

PT Gunung Sejahtera Dua Indah, PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi, PT Gunung Sejahtera Puti Pesona, PT Gunung Sejahtera Raman Permai, PT Gunung Sejahtera Yoli Makmur, PT Karya Tanah Subur, PT Karyanusa Eka Daya, PT Karyanusa Ekadaya, PT Kimia Tirta Utama dan PT Lestari Tani Teladan Perkebunan Sawit.

Selanjutnya ada juga PT Letawa, PT Mamuang, PT Nirmala Agro Lestari  Perkebunan Sawit, PT Palma Plantasindo, PT Pandji Waringin Perkebunan Karet, PT Pasangkayu, PT Perkebunan Lembah Bhakti, PT Persada Dinamika Lestari, PT Persadabina Nusantaraabadi, PT Rimbunan Alam Sentosa, PT Sari Aditya Loka, PT Sari Lembah Subur, PT Sawit Asahan, PT Sawit Jaya Abadi Perkebunan Sawit, PT Subur Abadi Plantations dan PT Subur Agro Makmur.

Anak perusahaan lainnya adalah PT Sukses Tani Nusasubur, PT Sumber Kharisma Persada, PT Suryaindah Nusantarapagi, PT Suryaraya Lestari, PT Tanjung Bina Lestari, PT Tanjung Sarana Lestari Refinery, PT Tri Buana Mas, PT Tunggal Perkasa Plantations dan PT Waru Kaltim Plantation.

Alternatif Investasi Selain Saham AALI

Nah bagi kamu yang ingin memilih investasi lain dengan risiko lebih kecil, salah satu investasi yang bisa kamu pilih adalah investasi reksa dana. Dengan reksa dana, kamu bisa memulai investasi dengan risiko yang lebih rendah dan juga return yang lebih stabil. Platform reksa dana online yang bisa kamu pilih adalah Ajaib. Dengan Ajaib, kamu bisa memulai reksa dana hanya dengan modal Rp10 ribu. Yuk mulai investasi reksa dana kamu sekarang juga di Ajaib!

Bacaan menarik lainnya:

Jogiyanto. (2009). Teori Portofolio Dan Analisis Investasi. Yogyakarta : BPFE


 Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang

Artikel Terkait