Banking

Fitur Aplikasi DANA, Bisa Digunakan Individu dan Pelaku UMKM

Ajaib.co.id – Aplikasi DANA bukan hanya untuk individu. Namun aplikasi juga dapat digunakan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Apa saja fitur-fiturnya?

DANA merupakan produk dari PT Espay Debit Indonesia Koe (anak perusahaan KMK Online) berupa aplikasi layanan keuangan yang beroperasi sejak Desember 2018. Aplikasi tersedia di App Store dan Play Store. DANA juga disebut dompet digital dengan layanan berupa penerimaan, pembayaran, dan poin loyalitas.

Fitur Layanan Aplikasi DANA

Awalnya, aplikasi DANA digunakan sebagai dompet sekaligus alat pembayaran. Jadi pengguna dapat menerima atau menyimpan sejumlah, selanjutnya uang bisa digunakan untuk membayar di merchant yang telah bekerja sama dengan DANA. Misal merchant makanan dan minuman.

Untuk mengenal aplikasi DANA, berikut ini fitur layanannya:

– Transfer: mengirim uang ke sesama pengguna DANA, melalui chat, maupun ke rekening bank lain, cashout, hingga split bill.

– Finance: pembelian emas, paylater, menyimpan uang untuk tujuan tertentu, serta DANA Bisnis.

– Bills: membayar tagihan listrik, air, telepon, internet pascabayar, kartu kredit, kredit leasing, dan masih banyak lagi.

– Daily: membeli pulsa dan paket data internet, poin loyalitas, home shopping, dan lainnya.

– Shopping: membayar transaksi di Lazada, Bukalapak, serta HappyFresh.

– Entertainment: pembelian vocer digital, game items, tiket nonton, dan berlangganan Vidio.

– Self Insurance: membayar asuransi swasta, BPJS Kesehatan, dan DANA Siaga.

– Charity: tersedia donasi dari DANA Donasi dan Dompet Dhuafa.

– Transportation: membayar sekaligus memindai tiket parkir.

– Health: saat ini memuat informasi tentang Covid-19. Pengguna dapat berdonasi hingga berlangganan asuransi jiwa.

– Nearby Me: fitur ini memudahkan pengguna dalam menemukan mitra merchant DANA yang berada dekat dengan lokasi mereka. Misal gerai makanan, minimarket, apotik, dan lainnya.

Untuk Individu dan Pelaku UMKM

Jika melihat fitur aplikasi DANA, aplikasi ini tak hanya digunakan untuk individu dan bekerja sama dengan merchant besar. DANA juga menggandeng pelaku UMKM untuk menjalankan teknologi digital pada bisnis mereka.

Menurut Vincent Iswara, CEO dan Co-founder DANA, DANA mendorong UMKM untuk menggunakan teknologi digital. Caranya DNA mengakomodasi, mengakselerasi, mendampingi, dan mempromosikan usaha milik para pelaku UMKM, Kontan.co.id (13/01/2021).

Oleh karena itu, DANA memperbarui fitur-fiturnya. Salah satunya fitur DANA Bisnis, yang berfungsi meningkatkan kapabilitas dan daya saing produk UMKM. Sampai saat ini, aplikasi dompet digital terus mengajak pelaku UMKM untuk bergaung.

Pelaku UMKM yang menggunakan DANA Bisnis dapat membuat tautan (link) pembayaran dan membagikannya ke platform pesan singkat hingga media sosial. Mereka akan menerima pembayaran dan penarikan dana secara langsung. Bahkan DANA akan memberikan laporan semua transaksi.

Di sisi pembeli, mereka bisa dengan mudah membayar transaksi (barcode scanner QR code) dengan aplikasi atau virtual account (bukan pengguna DANA). Sehingga mereka bisa mengganti dompet yang berisi banyak uang dengan dompet kecil berisi kartu identitas dan kartu penting lain.

Menabung dan Investasi

Aplikasi DANA tak sekadar sebagai alat pembayaran. Jika dilihat secara saksama, aplikasi ini mendorong penggunanya untuk mengelola keuangan dengan detail. Lihat fitur Finance.

Di fitur tersebut ada layanan eMAS dan DANA Goals. eMAS memungkinkan kamu sebagai pengguna menabung emas secara digital untuk investasi. Pembelian emas minimal 0,02 gram hingga 1 gram.

Transaksi emas di sini telah diawasi dan berlisensi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Untuk berinvestasi:

– Usahakan disiplin mengalokasikan dana untuk membeli emas. Misal sebulan satu gram.

– Review hasilnya jika kamu telah menabung selama satu tahun. Simpan.

– Untuk memperoleh keuntungan optimal, simpan emas dalam jangka waktu panjang atau menengah, minimal lima tahun.

– Karena harga emas cenderung naik dan kenaikan selama lima tahun lumayan. Jika menyimpannya dalam waktu 10 tahun, hasilnya cukup tinggi. Dengan catatan, kamu disiplin menabung emas.

– Sebenarnya kamu bisa mencairkan tabungan emas kapan saja. Yang perlu diperhatikan adalah biaya jual. Jika biaya jualnya besar, ada baiknya menundanya dulu.

Sedangkan DANA Goals membantu pengguna untuk mewujudkan impiannya. Misal ia ingin traveling ke Eropa, lalu ia membuat file melancong dan menetapkan target. Selanjutnya ia bisa mewujudkan impiannya dengan topup yang ditujukan ke file tersebut.

Di sisi lain, kamu juga bisa berinvestasi untuk merealisasikan cita-citamu. Seperti melancong, ibadah ke tanah suci, atau menyiapkan uang muka untuk membeli mobil. Yang harus kamu lakukan adalah:

– Menetapkan kapan kamu akan merealisasikan impianmu. Misal satu tahun lagi ingin umrah atau lima tahun mendatang akan membeli mobil.

– Pilih produk investasi yang mengakomodir keinginanmu.

– Rencana kurang dari tahun hingga dua tahun dapat berinvestasi di reksa dana jangka pendek.

– Rencana tiga tahun atau lebih bisa berinvestasi di reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, obligasi.

– Rencana lima tahun atau lebih dapat menanamkan modal pada reksa dana saham, logam mulia, atau saham. Unduh Ajaib untuk memperoleh info lengkap tentang investasi.

– Setelah memilih produk, kamu juga harus rajin mengisi kolam investasi. Minimal sisihkan sekitar 10 persen hingga 20 persen penghasilanmu untuk berinvestasi. Jika lebih dari itu akan lebih baik, selama tidak mengganggu kebutuhan lain.

– Alokasikan pula kebutuhan pokok, biasanya sebesar 50 persen atau 60 persen. Kalau masih lajang dan tinggal bersama orang tua, kamu bisa berbagi dalam membayar tagihan listrik serta air (yang biasanya dibayar oleh orang tua).

– Membayar utang tepat waktu, seperti membayar kartu kredit dan tagihan asuransi atau BPJS Kesehatan. Bila telat membayar, kamu akan dikenai denda dan bunga.

– Untuk kebutuhan hiburan atau sekunder, biasanya hanya memakan sekitar 20 persen atau 30 persen.

– Jika ada sisa dari kebutuhan pokok dan sekunder, kamu bisa menyimpannya sebagai tabungan atau dana darurat.

Artikel Terkait