Dana Darurat Bikin Hidup Lebih Nyaman, Benarkah?

Dana Darurat

Kamu tentunya sudah sering mendengar kata-kata dana darurat bukan. Ya, sejatinya kita perlu untuk bersikap antisipatif terhadap segala sesuatu hal yang terjadi. Kebanyakan dari orang cenderung malas untuk mempersiapkan hal yang sifatnya darurat. Bahkan banyak yang menganggap memiliki asuransi saja sudah cukup menenangkan. Benarkah demikian?

Dalam kehidupan finansial, dana darurat atau dana cadangan itu sangat penting bagi kamu dan semuanya di saat situasi tertentu yang bisa jadi penyelamat. Kamu bisa sewaktu-waktu terkena musibah seperti kemalingan atau membetulkan lantai keramik rumah yang pecah. Nah, ketika uang di saldo terbatas, Kamu masih punya simpanan darurat untuk dipakai.

Akan tetapi tidak mudah bagi siapapun untuk mengumpulkan dana cadangan. Hal itu bisa jadi sulit dan ribet karena faktor pengeluaran yang banyak. Namun, perlu diingat bahwa satu hal yang paling sering membuat orang stres adalah karena uang.

Jika tidak ada dana cadangan dan kamu membutuhkannya secara mendesak, jalan keluarnya yang sering diambil adalah berutang. Apabila sudah demikian, tentu hidupmu tidak nyaman karena terus memikirkan utang dan bunga-bunganya.

Oleh karena itu, meski terkesan muluk-muluk, dana cadangan merupakan keharusan bagi setiap orang. Lalu, kira-kira berapa idealnya kita harus menyiapkan dana darurat? 

Besaran Dana Darurat yang Harus Dipersiapkan

Secara angka dan persentase tidak bisa ditentukan berapa besaran untuk dana cadangan. Karena setiap orang punya profil dan gaya hidup yang berbeda-beda, sehingga harus disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Namun, para konsultan keuangan banyak menyarankan untuk mempersiapkan dana darurat sebesar 4 atau 6 kali pengeluaran per bulan untuk kamu yang masih single. Bagi kamu yang sudah berkeluarga, sebaiknya menyiapkan 6-12 kali pengeluaran per bulan.

Dalam hal ini, kamu perlu memotong pengeluaran bulanan yang dianggap tidak perlu, seperti membeli aksesoris, mentraktir pacar atau teman, hingga membeli makanan junk food. Kamu harus bersikap realistis dan tegas dalam mengatur pengeluaran, menyiapkan dana darurat, dan dimana akan menyimpannya.

Dana ini tergantung dari kemampuan masing-masing orang dalam mengelolanya. Terutama untuk kamu yang bergaji kecil, jangan memaksa membaginya dengan jumlah yang besar. Contohnya begini:

Donjon mendapat gaji per bulan sebesar Rp6 juta dan pengeluarannya mencapai Rp4 juta sebulan. Idealnya dana cadangan Donjon sebesar Rp24 juta (6 x 4 juta). Berarti ia masih punya sisa Rp2 juta per bulannya, maka dari situ bisa dialokasikan untuk dana cadangan setiap bulan sampai terkumpul Rp24 juta.

Di sisi lain, seringkali orang pun bingung instrumen apa yang dipakai untuk mengumpulkan dana darurat! Dengan tabungan kah atau investasi? Ini yang akhirnya membuat orang atau mungkin kamu sulit untuk menyiapkan dana tersebut.

Namun, pada dasarnya dana darurat haruslah bersifat likuid, artinya mudah dicairkan kapanpun dibutuhkan. Kamu bisa menyimpannya dalam bentuk tabungan di rekening lain yang punya biaya saldo awal rendah atau potongan biaya lebih murah. Selain itu ada cara untuk tetap menjaga konsistensimu dalam mengumpulkan dana darurat bisa mengkonversinya dalam bentuk investasi.

Mempersiapkan Dana Darurat

Seperti yang sudah disebutkan di atas, mempersiapkan dana darurat bisa dalam bentuk tabungan, deposito, emas, maupun reksa dana. Jika kamu memilih untuk menyimpannya berupa investasi reksa dana, pilih yang risikonya rendah.

Lalu jangan lupa untuk selalu monitor jumlah dana darurat yang sudah kamu kumpulkan. Perhatikan selalu adanya inflasi atau kenaikan harga barang yang bisa membuat pengeluaran bulanan kamu jadi lebih banyak. 

Jika dana kamu berkurang karena inflasi yang cukup besar, beberapa alternatifnya bisa dengan menambah jumlahnya atau mencari produk keuangan lain yang punya imbal hasil yang lebih realistis. Dengan kata lain, trik untuk menyimpan dana darurat dalam bentuk investasi masih sangat mungkin. Di samping itu, secara tidak sadar kamu pun memiliki pendapatan pasif untuk mengumpulkannya bukan.

Kapan Harus Mempersiapkan Dana Darurat?

Dalam soal keuangan, kebanyakan orang sering menunda-nunda dalam memutuskan menyimpan uang untuk keadaan darurat. Padahal, dana tersebut bisa digunakan untuk keperluan yang tidak bisa diprediksi.

Bukan bermaksud mendoakan, tapi setiap orang mengalami hal-hal yang tidak diinginkan atau kesialan yang membuat kita butuh dana. Oleh karena itu, lakukan persiapan dana darurat sesegera mungkin. Jangan menunggu nanti, tapi kumpulkan sekarang juga.

Berapa pun usiamu, dana cadangan harus selalu dipersiapkan. Bayangkan kamu memiliki dana 6 sampai 12 kali pengeluaran bulanan dan ditambah dengan investasi kecil tanpa ada utang. Dijamin kamu akan merasakan kehidupan yang nyaman dan dapat bernafas lega.

Lakukan Secara Perlahan dan Konsisten

Kini saatnya kamu mulai mengumpulkan dana darurat secara pelan-pelan dan konsisten, sama seperti kamu menabung. Atur keuangan sebaik mungkin, jangan sampai dana tersebut ini malah jadi menyiksa diri sendiri.

Paling penting untuk dilakukan adalah menahan diri dari godaan barang-barang diskon atau promo-promo lainnya. Apalagi kamu memutuskan untuk memakai dana tersebut dengan alasan ‘kapan lagi ada barang bagus murah’.

Kamu harus mulai tanyakan pada diri sendiri, mana yang perlu dan mana yang hanya menghamburkan uang. Jika kamu sudah mulai mengumpulkan dana darurat, ada tiga pertanyaan sebelum menggunakannya, yaitu:

  • Apakah sebelumnya dana tersebut memang tidak diprediksi?
  • Haruskah biaya tersebut sesegera mungkin dibayarkan?
  • Apakah itu penting dan membuat Anda terganggu?

Jadi sudahkah kamu tergerak untuk mulai menyiapkannya? Lakukanlah. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Bacaan menarik lainnya:

Yeske, D .(2010).Finding the planning in financial planning. Journal of Financial Planning, vol.23, no.9, pp40-51.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait