Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Hingga 100%

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Hingga 100%
Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Hingga 100%

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan dulunya dikenal dengan nama Jamsostek. Peningkatan terjadi dari berbagai sisi seiring perkembangan zaman. Salah satu cara meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Ketenagakerjaan adalah mempersiapkan masa depan tenaga kerja dengan saldo JHT (Jaminan Hari Tua) yang bisa diklaim atau dicairkan secara online, sesuai cara pencairan BPJS Ketenagakerjaan dan sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Ketentuan mencairkan saldo JHT sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 60 tahun 2015. Karena, BPJS Ketenagakerjaan ini berbeda dengan asuransi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 2015 disebutkan bahwa saldo JHT bisa diambil 10 persen, 30 persen hingga 100% tanpa harus menunggu usia kepesertaan 10 tahun atau peserta minimal berumur 56 tahun seperti yang tertera di peraturan sebelumnya (Peraturan Pemerintah (PP) No 46 tahun 2015).

Proses Pencairan Dana JHT

Berbeda dengan asuransi kesehatan Proses pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT), saat ini ada 2 cara yang bisa ditempuh yaitu:

  1. Manual dengan datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan terdekat.
  2. Bisa juga secara online melalui aplikasi e-Klaim, kendala yang sering dialami ketika mencairkan BPJS   TK secara manual adalah prosesnya yang sedikit sulit, bahkan anda harus rela antri berdesak-desakan selama berjam-jam.

Di penghujung tahun 2019 ini, BPJS Ketenagakerjaan terlihat semakin canggih dalam urusan pelayanan. Selain sudah memiliki aplikasi BPJSTKU yang sangat memudahkan peserta untuk mendaftar BPJS  TK, dan juga cek saldo BPJS Ketenagakerjaan online via aplikasi.

Kini ada fitur baru yakni fitur KTP el reader. Adanya fitur ini, peserta tak perlu lagi antre untuk proses pengajuan klaim BPJS TK di kantor cabang BPJS TK terdekat. Bahkan prosesnya bisa dilakukan hanya 6 menit karena Anda tak perlu repot lagi mengisi formulir secara manual. Pastikan data kependudukan (e-KTP)  valid dan aktif sebagai syarat pengajuan klaim ini diperlukan juga scan sidik jari peserta, jadi tak bisa diwakilkan ya!  

Syarat untuk Mencairkan Saldo JHT 100 Persen:

Berikut adalah persyaratan untuk mencairkan saldo JHT BPJS (JAMSOSTEK) sampai 100 persen:

  1. Sudah tidak aktif bekerja di perusahaan yang diakibatkan karena PHK/resign,
  2. Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan,
  3. Paklaring (Surat pengalaman bekerja/surat keterangan sudah berhenti bekerja),
  4. KTP atau boleh juga SIM,
  5. Kartu Keluarga (KK),
  6. Buku rekening tabungan untuk Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan,
  7. Sertakan juga fotokopi minimal sebanyak 1 lembar untuk masing-masing dokumen di atas.
  8. Pas foto 3×4 dan 4×6, 4 rangkap (diminta pas foto untuk beberapa kasus) 

Prosedur Pengajuan Pencairan

Bagi kamu yang akan mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan berikut adalah beberapa prosedur pencairannya:

  1. Mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
  2. Mengisi formulir pengajuan klaim JHT,
  3. Menandatangani surat pernyataan sedang tidak bekerja di perusahaan manapun,
  4. Ceklis kelengkapan berkas,
  5. Panggilan wawancara dan foto,
  6. Terakhir, dana atau saldo pada BPJSTK akan ditransfer ke nomor rekening bank.

Bacaan menarik lainnya:

Persada. Sudarto, J. (1976). Dasar-dasar Ilmu Pasti Asuransi Jiwa. Jakarta: Bumiputera


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait