Saham, Teknologi

Cara Membeli Saham secara Online untuk Pemula

cara membeli saham

Ajaib.co.id – Kamu masih belum tahu cara membeli saham? Jangan khawatir, redaksi Ajaib akan mengulasnya agar kamu bisa memahami dan mempraktikkannya langsung. Yuk langsung disimak!

Kamu belum mulai berinvestasi jika kamu belum melakukan pembelian saham. Membeli saham merupakan langkah awal untuk berinvestasi saham. Setelah melakukan pembelian saham, selanjutnya kamu bisa melanjutkan transaksi sahammu, baik membeli saham yang lain maupun melakukan penjualan saham. Transaksi jual-beli saham ini dikenal juga dengan istilah bermain saham atau menanam saham.

Dalam melakukan transaksi jual-beli saham ini, kamu memerlukan pemahaman yang mendalam mengenai pasar modal. Pemahaman ini akan membentuk pemikiran dan strategi kamu dalam bertransaksi di pasar modal. Tanpa pemahaman ini, kamu bisa melakukan kesalahan dalam membuat strategi di pasar modal dan bisa dengan mudah terpapar informasi keliru.

Lalu, bagaimana cara membeli saham?

Dengan semakin canggih dan berkembangnya zaman, semakin banyak pula cara untuk masuk ke pasar modal. Sudah semakin banyak pula channel jasa broker saham, baik online maupun offline. Para broker saham ini pun memiliki prosedur atau tata cara membeli sahamnya masing-masing sehingga akan berbeda satu dengan lainnya. Namun setidaknya ada beberapa langkah yang pasti ada di setiap broker saham. Berikut penjelasannya:

Pilih Broker Saham

Ini juga menjadi salah satu langkah untuk belajar mengenai siapa saja broker saham yang ada di pasaran. Ada banyak broker atau Anggota Bursa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Semua broker yang terdaftar ini sudah pasti dapat terpercaya karena untuk menjadi Anggota Bursa BEI pun perlu melalui tahap penilaian mengenai modal minimum oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari adanya daftar ini, kamu bisa mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan masing-masing broker dan bisa memilih satu yang pas untukmu.

Buka Rekening Saham dan Rekening Dana Nasabah

Rekening Saham adalah rekening yang kamu gunakan untuk melakukan jual beli saham sedangkan Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah rekening khusus yang dibuat untuk menyimpan dana transaksi jual-beli saham. Kedua rekening ini wajib dibuat karena jika tidak, maka kamu tidak akan bisa melakukan transaksi saham. Jadi nantinya, setoran modal untuk transaksi saham dan hasil penjualan saham akan disimpan di RDN.

Setor Modal

Kamu bisa langsung menyetor modal ke RDN. Besarannya pun bebas tergantung berapa jumlah transaksi saham yang ingin kamu lakukan. Biasanya, kamu harus melakukan deposit terlebih dahulu sebelum benar-benar melakukan transaksi jual-beli saham.

Pilih Metode Investasi Saham

Nilai saham perusahaan bergerak sangat dinamis dan berubah hanya dalam hitung sepersekian detik. Maka itu, nilainya bisa mengalami perubahan yang sangat drastis setiap harinya dan memerlukan perhatian kamu sebagai pemegang saham. Di sini, kamu bisa memilih metode investasi yang ada. Metode investasi terbagi menjadi dua:

1. Metode Investasi Saham Waktu Singkat

Metode ini dikenal dengan istilah trading saham. Para pelaku trading yang biasa disebut dengan trader biasanya akan gencar membeli saham yang diincar saat nilainya sedang turun. Kemudian, para trader pun akan cepat menjual saham tersebut jika nilainya sedang naik sehingga akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli saham tersebut.

2. Metode Investasi Saham Waktu Panjang

Metode ini bertujuan untuk mengincar dividen atau keuntungan. Dengan metode ini, pemegang saham membeli saham dan menjadi investor tetap yang tidak berniat menjual sahamnya hingga mendapatkan dividen tersebut.

Informasi mengenai dividen perusahaan yang diinvestasikan biasanya dibagikan oleh perusahaan secara berkali satu tahun sekali setelah diadakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Jika kamu tertarik dengan metode investasi saham waktu panjang, maka kamu bisa memiih perusahaan besar yang sudah memiliki reputasi dan prospek keuntungan yang baik sehingga nilainya akan cenderung lebih stabil dan memiliki peluang untuk memberikan dividen yang berlipat ganda.

Mulai Transaksi Beli Saham

Setelah menyetor modal ke RDN, kamu pun bisa langsung mulai untuk transaksi beli saham. Hal ini bisa dilakukan melalui online maupun offline tergantung broker saham yang kamu pilih. Beberapa langkah awal untuk membeli saham:

  1. Tentukan saham yang ingin kamu beli. Mengingat kode saham yang kamu beli akan membuat transaksi kamu lebih mudah di kemudian hari.
  2. Pada saat akan membeli, kamu akan diminta untuk menentukan di harga berapa kamu akan membeli saham tersebut. Biasanya akan tertera harga penawaran (bid) dan harga penjualan (offer). Karena kamu masih pemula, sangat disarankan untuk memasang harga beli sama dengan harga penjualan (offer) terendah yang akan membuat kamu untuk langsung mendapatkan saham tersebut. Namun jika kamu ingin mencoba-coba dan memahami bagaimana sistematika dari sistem bid dan offer ini, maka kamu bisa memasukkan angka yang lebih rendah lagi. Meskipun bisa jadi kamu gagal untuk mendapatkan saham tersebut karena kamu akan masuk ke dalam antrian hingga ada penjual yang menurunkan harganya sesuai dengan harga yang kamu pasang.
  3. Setelah transaksi berhasil, kamu bisa cek portofolio kamu melalui broker saham yang kamu pilih. Portofolio ini akan menunjukkan kepemilikan saham kamu, mulai dari harga rata-rata, nilai investasi saham, dan jumlah lembar saham.

Analisis Kondisi Perusahaan

Setelah membeli saham maka kamu harus selalu mengawasi pergerakan saham perusahaan yang telah kamu beli untuk mengetahui naik turunnya nilai saham. Kamu juga bisa mencari informasi yang perlu diketahui dan berkaitan dengan saham perusahaan yang telah kamu beli, seperti berita terkini mengenai bidang indutri tersebut. Kemampuan analisis ini sangat diperlukan dalam langkah ini sehingga kamu tahu harus melakukan aksi apa atas keadaan tertentu, seperti apakah harus menjual saham atau membeli saham. Aksi-aksi ini akan berpengaruh terhadap tingkat dividen yang akan kamu dapatkan.

Setelah mengetahui cara membeli saham, kini kamu sudah bisa mempraktekkannya langsung melalui aplikasi Ajaib. Aplikasi investasi ini cukup mudah digunakan dan cocok untuk kamu para investor pemula.

Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang populer di kalangan kaum milenial. Maka itu, semakin banyaknya orang yang berinvestasi saham semakin mudah pula bagi kamu untuk berdiskusi dan mencari ilmu mengenai saham sehingga bisa memaksimalkan keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Selamat berinvestasi!

Artikel Terkait