Saham

Cara Bermain Saham di Bursa Luar Negeri, Lebih Untung?

Cara Bermain Saham Aman dan Untung Maksimal bagi Pemula

Ajaib.co.id – Jika sudah menikmati seluk beluk cara bermain saham pasti kamu akan merasa ketagihan untuk dapat untung lebih banyak. Banyak yang mempertimbangkan untuk mengembangkan sayap dengan berinvestasi di pasar modal asing. Terlebih lagi dengan perkembangan sejumlah perusahaan global yang terlihat amat menjanjikan.

Jual beli saham memang memiliki risiko yang amat tinggi. Namun keuntungannya juga sangat memuaskan. Meskipun bermain saham dengan modal terbatas, untuk pembelian jika sudah memiliki skill memadai bukan tidak mungkin kamu meraup cuan. Apalagi jika pandai memiliki startegi jitu sesuai dengan dinamika pasar.

Apakah kamu sudah merasa puas dengan bursa saham lokal dan siap untuk berinvestasi di level internasional? Atau hanya sekedar ingin tahu cara bermain saham di bursa luar negeri untuk menambah wawasan?

Apapun alasanmu boleh saja. Simak penjelasan Ajaib ini untuk tahu apakah mungkin bermain saham di pasar modal asing.

Dilansir dari Kumparan, Analis Ekonomi BNI Sekuritas, Ronny P Sasmita, mengatakan bahwa pada dasarnya pembelian saham perusahaan lokal maupun asing sama. Hanya saja tahapannya bisa berbeda-beda sesuai dengan ketentuan.

Misalnya untuk pembelian saham perusahaan asing maka salah satu hal yang wajib yaitu melakukan pendaftaran pada sekuritas asing yang memiliki link (jaringan) ke bursa saham internasional seperti Amerika Serikat (AS), Singapura dan sebagian di Eropa. Sayangnya sejauh ini, tidak ada perusahaan sekuritas lokal di Indonesia yang menjual saham perusahaan asing.

Perusahaan sekuritas lokal sendiri sampai saat ini diketahui tidak memiliki jaringan dengan perusahaan saham asing. Selain itu, perusahaan global ternama seperti Amazon, Tesla atau Facebook sendiri tidak terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hanya saja, kamu bisa melakukan pembelian di perusahaan sekuritas asing yang juga beroperasi di Indonesia misalnya saja JP Morgan. Secara umum cara pembeliannya sama yakni calon investor pemula harus melengkapi form registrasi yang berada di website resmi jpmorgan.com.

Setelah melengkapi formulir pendaftaran, maka investor pemula dapat mengunduh aplikasi di Play Store maupun Apple Store untuk melanjutkan aktivasi akun berupa user name dan password. Aplikasi tersebut dilengkapi berbagai fitur untuk melakukan transaksi saham misalnya saja pemberitahuan ketika harga saham turun, data analisis dan kebutuhan lainnya.

Untuk pengisian dana awal sebagai persyaratan transaksi jual-beli saham, calon investor akan diinstruksikan untuk mengisi saldo di Rekening Dana Investor (RDI) yang terintegrasi dengan rekening perusahaan sekuritas. Namun kalau kamu masih belajar cara bermain saham di bursa asing ada baiknya memulainya dengan cara manual.

Maksudnya dengan datang ke kantor sekuritas terkait dan kemudian mendapatkan penjelasan teknisnya secara langsung. Cara ini akan memudahkanmu memahami mekanismenya. Namun secara prinsip, cara bermain saham di bursa lokal maupun asing relatif sama saja.

Berinvestasi di bursa asing sendiri bukan hal yang aneh maupun ilegal. Banyak orang Indonesia melakukannya dan mendapatkan manfaatnya. Hanya saja sebaiknya kamu mulai dari investasi di pasar lokal baru merambah ke pasar saham di negara lain.

Ada sejumlah broker saham yang layanannya kerap dipakai masyarakat Indonesia antara lain:

  • ETORO

Perusahaan ini menyediakan panduan cara bermain saham bagi pemula yang sangat mudah dipahami. Perusahaan dari Siprus ini mensyaratkan deposit minimal $200 US dengan transaksi di bursa saham di Eropa dan Amerika Serikat.

Kamu tak perlu ragu dengan transaksi di ETORO karena kamu benar-benar membeli saham tersebut dan juga akan mendapatkan dividen. Sayangnya di Etoro tidak banyak pilihan saham yang disediakan, hanya tersedia 2000 saham sampai saat ini.

  • Saxo Bank

Kamu juga bisa belajar cara bermain saham dari perusahaan sekuritas ini. Selain saham, broker ini juga menyediakan berbagai instrumen lainnya seperti ETF, forex, bonds dan masih banyak lainnya.

Pilihan sahamnya sendiri sangat bervariasi dari berbagai bursa di dunia. Perusahaan yang sudah beroperasi di Singapura, Australia, Inggris, dan Denmark ini mensyaratkan deposit minimal $3000 US.

  • Interactive Broker

Perusahaan ini merupakan salah satu favorit investor Indonesia yang ingin bertransaksi di pasar saham luar negeri. Kamu tak perlu menggunakan layanannya karena perusahaan sudah terdaftar resmi di berbagai bursa di Jerman, Inggris, Prancis, Hongkong dan masih banyak lainnya.

Perusahaan ini bukan hanya menyediakan saham namun juga produk keuangan seperti Forex, Mutual Fund dan ETF. Hanya saja modal yang disyaratkan cukup besar kalau kamu tertarik berinvestasi lewat perusahaan ini yakni sebesar $10.000 US.

8 Cara Bermain Saham yang Bisa Dipraktikkan Pemula

Kalau kamu benar-benar awam dengan saham, tak usah khawatir. Bisa mencoba lebih dulu dengan bergabung jadi investor di Bursa Efek Indonesia. Banyak pula sekuritas lokal terpercaya dan memudahkan pemula seperti Ajaib Sekuritas.

Bagi yang baru menyelam di dunia investasi saham, wajib untuk belajar cara bermain saham yang aman dan menguntungkan. Bermain saham perlu strategi supaya tidak hanya berdasarkan feeling lalu tembak begitu saja. Alasan investasi saham berisiko tinggi karena adanya capital loss yang menyebabkan investor rugi.

Namun, di satu sisi bisa mendatangkan untung hingga 20% lebih selama satu tahun, menggiurkan bukan? Jika kamu memang tertarik, ada beberapa cara bermain saham yang harus dipahami untuk investor pemula untuk mendapatkan untung maksimal namun tetap bermain aman.

Pilih Sekuritas yang Biayanya Kecil

Biaya di sini maksudnya biaya transaksi yang dikenakan kepada pihak investor saat membeli dan menjual saham. Sebelum ke situ, kamu harus membuka rekening saham terlebih dahulu ke perusahaan sekuritas yang dipilih. Kemudian, top-up dana yang kamu punya ke rekening saham. Nantinya dana tersebut bisa digunakan untuk membeli sejumlah saham secara online.

Untuk biaya transaksinya tiap sekuritas tidak sama, ada yang menetapkan 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual, dan lainnya. Biaya makin kecil, kamu pun ikut diuntungkan. Tetapi biaya besar bukan berarti merugikan, bisa jadi biaya tersebut memberikan pelayanan yang lebih bagus dan aplikasinya lebih lengkap.

Kontrol Diri

Sebelum bermain saham, kenali dulu karaktermu supaya ke depannya kamu bisa menentukan strategi yang tepat. Ketahui apakah kamu termasuk tipe investor yang konservatif, moderat, atau agresif? Selanjutnya ini yang terpenting, tentukan untuk apa investasi saham ini. Untuk jangka panjang kah atau jangka pendek (trader)?

Kalau investasi saham untuk jangka panjang, pilih sekuritas yang prospeknya bagus dan kokoh. Sementara untuk jangka pendek lebih cocok disebut sebagai trading saham dan bukan investasi. Buat pemula, cara ini kurang tepat. Selanjutnya mulailah berinvestasi dengan nominal kecil. Selalu ingat akan kontrol diri dan jangan gunakan semua uangmu. Cara bermain saham yang bijak adalah dengan menyisihkan 10% dari pendapatanmu untuk dibelikan saham. Paling penting adalah kesabaran, karena ada kalanya kamu mengalami rugi tapi hal itu wajar dalam investasi saham.

Saham di Indeks LQ45 dan IDX30 Pilihan Tepat

Umumnya indeks saham yang diterbitkan Bursa Efek Indonesia merupakan ukuran statistik pergerakan harga dari sejumlah saham yang dipilih sesuai kriteria tertentu. Buat investor pemula pasti bingung dengan banyaknya indeks saham yang ada di BEI.

Agar aman pilih saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45 atau IDX30. Kenapa? Karena saham-saham yang ada pada indeks tersebut punya likuiditas tinggi dan fundamental perusahaannya pun dinilai cukup baik. Hal tersebut dikenal juga dengan sebutan Blue Chip. Membeli saham di kedua indeks tersebut bisa dikatakan cara bermain saham yang aman.

Lakukan Average Down Jika Rugi

Ketika kamu mendeteksi ada 2% kerugian di satu saham pada portfoliomu, beli saja saham-saham yang harganya lagi murah. Cara bermain saham seperti ini disebut average down, apa itu? Average down merupakan strategi berinvestasi dengan membeli secara bertahap ketika harga saham di pasar sedang turun. Cara ini tidak akan membuat nilai investasi kamu ikut anjlok, malah mengikuti situasi pasar.

Pilih Saham Blue Chip

Pasti kamu masih bingung bukan bagaimana cara memilih investasi saham yang tepat bagi kamu dan cocok untuk investasi jangka panjang. Jawabannya sebenarnya mudah, kamu bisa coba fokus untuk memilih saham-saham yang masuk ke dalam daftar saham blue chip.

Saham blue chip adalah daftar saham dari perusahaan dengan kualitas terbaik yang dijual di bursa saham. Jenis saham ini dianggap paling aman dan menjanjikan stabilitas keuntungan. Agar lebih mudah dipahami, di bawah ini adalah beberapa daftar saham blue chip yang bisa kamu beli melalui Bursa Efek Indonesia, apa saja itu?

a. Bank BCA (kode BBCA) adalah bank terbaik di Indonesia dengan jutaan nasabah dan memiliki profit besar bagi pemegang saham. Bank ini mampu menghasilkan profit secara rutin karena bank BCA dikelola lebih baik dan efisien dari sisi profitability dan kualitas pinjaman (non-performing loan rendah).

b. Unilever Indonesia (kode UNVR) adalah perusahaan consumer goods terbaik di Indonesia dengan beberapa brand produk rumah tangga yang pasti sudah tidak asing dan bisa kamu temukan di dalam rumah. Kinerja emiten ini juga menjadi salah satu yang terbaik di bursa dengan kemampuan mencetak laba secara konsisten.

c. Bank BRI (kode BBRI) adalah bank ini memiliki laba bank terbesar di Indonesia. Dengan usia yang lebih dari 100 tahun, Bank BRI memiliki kemampuan dan pengalaman di kredit mikro dan UMKM yang sulit dilampaui oleh bank kompetitor. Banyak bank lainnya yang mengakui kepiawaian dan dominasi BRI di sektor ini.

d. Saham Telkom Indonesia (Kode TLKM) adalah saham dari salah satu perusahaan BUMN telekomunikasi terbesar di Indonesia. Secara bisnis, Telkom unggul dalam jaringan hingga pelosok dan jumlah pelanggan terbesar, sehingga tidak tersaingi oleh operator telekomunikasi lainnya. Perusahaan ini juga rajin membagi dividen kepada pemegang saham setiap tahunnya. Dalam 10 tahun terakhir, dividen payout TLKM meningkat dari 40% ke 90% profit.

Keempat saham blue-chip di atas bisa jadi salah satu rekomendasi saham yang layak dipertimbangkan bagi kamu yang baru belajar investasi saham. Selain itu, saham dalam daftar ini juga dipercaya dapat memberikan kamu return yang lebih stabil dan risiko yang lebih minim.

Diversifikasi Investasi

Tidak ada instrumen investasi yang tidak memiliki risiko. Apalagi jika kita membicarakan investasi jenis saham. Di mana, saham merupakan intrumen investasi dengan risiko yang lebih tinggi dibanding kenis investasi lainnya. Lalu bagaimana cara mengelola risiko dalam bermain investasi saham untuk pemula?

Agar mengurangi risiko dalam bermain saham, kamu bisa melakukan melakukan diversifikasi investasi. Cobalah untuk menyebar dana yang kamu miliki di beberapa instrumen investasi. Dengan diversifikasi, jika terjadi krisis di pasar saham, kamu bisa bertahan, tidak panik (ini sangat penting) karena sudah punya simpanan di instrumen lain yang aman dari krisis di saham.

Seorang perencana keuangan mengatakan bahawa memiliki dana darurat sebagai instrumen jaga-jaga menjadi hal penting, terutama juika terjadi goncangan dalam ekonomi. Cobalah sisihkan sebagian uang yang kamu di Dana Darurat.

Walaupun diversifikasi menurunkan potensi return karena uang ditempatkan di instrumen dengan return lebih rendah. Hal ini justru menjadi esensi diversifikasi bahwa penempatan dana dibagi ke investasi yang return tinggi risiko tinggi serta investasi yang return rendah resiko rendah.

Perhatikan Jangka Waktu Investasi

Siapa yang tidak ingin mendapatkan keuntungan dengan cepat? Ini sangat manusiawi. Namun, sebagai investor yang baik kamu perlu tau bahwa investasi saham bukanlah investasi jangka pendek, melainkan jangka panjang. Kenapa? Karena seperti yang sudah sama-sama kita ketahui. Dengan berinvestasi saham, artinya kamu melakukan investasi kepada salah satu bisnis atau perusahaan. Di mana, mereka butuh proses dan waktu untuk berkembang yang akhirnya nanti bisa memberikan hasil kepada kamu sebagai investor.

Paling tidak, kamu harus menyimpan dana di perusahaan tersebut minimal 1 tahun dan lihat bagaimana bisnis tersebut berkembang dan tumbuh. Sama halnya dengan investasi saham, kamu harus sabar menunggu uang kamu berkembang dan tumbuh di saham.

Intip Portfolio di Instrumen Reksa Dana 

Bagi kamu investor saham pemula, cara belajar saham terbaik yang bisa kamu lakukan adalah sengan mengintip saham yang dipegang oleh Manajer Investasi yang mengelola Reksa Dana Saham. Biasanya, manajer investasi memiliki kewajiban untuk menyampaikan portfolio Top 10 Saham yang dipegang dalam reksa dana saham. Kamu bisa mengecek daftar 10 saham tersebut di laporan bulanan reksa dana saham.

Pada situs manajer investasi atau agen penjual reksa dana online, kamu bisa memilih reksa dana saham yang ingin kamu koleksi sahamnya. Kemudian cek bagian statistik atau kinerja bulanan, kamu bisa melihat Top 10 Holdings saham dari reksadana tersebut. Pilihan saham untuk pemula bisa menggunakan saham-saham yang diiinvestasikan oleh instrumen investasi reksa dana saham.

Itu dia cara bermain saham yang aman buat investor pemula. Sudah mulai tertarik untuk investasi saham dengan risiko yang tinggi? Intinya terus belajar dan selamat mencoba!

Namun, bagi kamu yang masih ragu dan khawatir untuk menyimpan uangmu di instrumen saham, kamu bisa memilih instrumen investasi yang lebih aman seperti reksa dana. Di mana dengan reksa dana, kamu tidak perlu memikirkan secara detail mengenai kinerja setiap perusahaan, perkembangan mereka, dan sebagainya. Karena kamu hanya perlu memilih manajer investasi dengan kinerja yang baik. Di mana, kinerja tersebut bisa kamu lihat dengan mudah di dalam prosepektus mereka.

Ajaib merupakan platform reksa dana online yang dapat membantu kamu mempermudah investasi reksa dana kapan dan di mana saja. Selain itu, Ajaib juga dilengkapi dengan fitur konsultasi dengan ahli yang mempermudah kamu memilih investasi reksa dana sesuai dengan tujuan investasi kamu. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai investasi reksa dana sekarang di Ajaib!

Artikel Terkait