Berapa Banyak Uang yang Harus Kamu Tabung Setiap Bulan?

Ajaib: Berapa Banyak Uang yang Harus Anda Simpan Setiap Bulan?
Ajaib: Berapa Banyak Uang yang Harus Anda Simpan Setiap Bulan?

Berapa banyak uang yang harus kamu tabung setiap bulan? Ada banyak cara untuk menjawab pertanyaan ini. Kamu mungkin sering mendengar pendapat yang menyarankan kamu untuk menabung 20% dari penghasilan kamu, dengan pembagian sebagai berikut: 12%-15% harus masuk ke rekening pensiun kamu, 5%-8% harus digunakan untuk kombinasi membangun dana darurat, menciptakan tabungan jangka panjang lainnya, dan membayar utang. Seringkali kenyataan tidak sesederhana itu. Tidak salah jika kamu menerapkan cara menabung seperti di atas. Namun, bukan itu satu-satunya cara pasti untuk menentukan besar tabungan kamu. Berikut langkah-langkahnya:

# Temukan Tujuan Finansial kamu

Untuk mempelajari lebih dalam berapa banyak yang harus kamu tabung setiap bulan, mulailah dengan melihat tujuan kamu. Secara kasar, tujuan finansial kamu harus dibuat berdasarkan jangka waktu, dan dibagi menjadi tiga periode, yakni:

  • Biaya yang muncul dalam waktu kurang dari satu tahun
  • Biaya yang muncul dalam waktu kurang dari satu dekade
  • Pengeluaran jangka sangat panjang, yakni satu dekade atau lebih

– Tujuan Keuangan Jangka Pendek

Biaya yang dikeluarkan dalam waktu kurang dari satu tahun adalah hal-hal seperti berlibur ke Bali, membeli hadiah hari raya untuk keluarga, dan membayar pajak kamu.

Contoh lain dari tujuan keuangan jangka pendek adalah menghemat biaya selama enam bulan dalam dana darurat. kamu bisa melakukan ini dalam waktu kurang dari setahun. Jika kamu ingin menghemat 10 juta dalam sepuluh bulan, kamu harus memasukkan 1 juta per bulan untuk tujuan ini.

– Tujuan Keuangan Jangka Panjang

Bagian ini masuk dalam kategori kurang dari satu dekade, termasuk pengeluaran seperti mengganti peralatan dapur kamu, melakukan perbaikan besar di rumah, membeli mobil baru, atau membayar uang muka cicilan rumah kamu.

– Tujuan Keuangan Jangka Sangat Panjang

Untuk jangka waktu lebih dari satu dekade, kamu mungkin bisa membuat rencana untuk membangun dana tabungan kuliah yang cukup besar untuk anak-anak kamu, atau membeli rumah kedua. Tentu saja kamu juga harus memasukkan tujuan tabungan jangka panjang kamu untuk pensiun.

# Buat Daftar, Rencanakan, dan Hitung

Dalam daftar pengeluaran yang saat ini kamu buat, sertakan semua rencana-rencana kamu, seperti biaya menikah, perbaikan rumah, liburan, perjalanan, dan tabungan kuliah. Sekarang tulis nominal target tabungan ideal kamu dan tenggat waktunya. Lakukan ini untuk setiap rencana di daftar kamu. Kemudian bagi kerangka waktu itu dengan jumlah uang yang kamu butuhkan untuk setiap sasaran.

Sebagai contoh, katakanlah kamu ingin membangun 100 juta dalam tabungan untuk pernikahan kamu, dan kamu berencana untuk menikah dalam dua tahun ke depan. kamu harus menyisihkan 4 juta 166 ribu per bulan selama rentang 24 bulan ke depan untuk mencapai target 100 juta kamu.

Jalankan perhitungan ini dengan setiap rencana di daftar kamu. Pada saat kamu selesai, kamu mungkin akan menyadari bahwa uang kamu tidak cukup untuk memenuhi tabungan untuk semua rencana-rencana kamu.

# Apa yang Harus Dilakukan Ketika Tujuan Tabungan Kamu Melebihi Penghasilan Kamu?

Apa yang dapat kamu lakukan ketika ini terjadi? Pertama, modifikasi atau potong beberapa tujuan kamu. Bisakah kamu membeli mobil yang lebih murah? Membuat pesta pernikahan yang lebih murah? Beli rumah yang lebih murah, yang akan membutuhkan uang muka lebih kecil?

Selanjutnya, lihat cara kamu dapat memotong pengeluaran kamu saat ini. Memberhentikan TV kabel memungkinkan kamu menghemat 500 ribu per bulan, yang dapat kamu gunakan untuk salah satu dari banyak tujuan penghematan kamu. Kemudian lihat apakah kamu dapat memperpanjang jangka waktu untuk tujuan kamu.

Apakah kamu perlu mengganti peralatan dapur kamu tahun ini, atau dapatkah kamu hidup dengan peralatan kamu saat ini selama beberapa tahun lagi? Akhirnya, lihat cara kamu bisa mendapatkan lebih banyak uang.

# Ambil 20% Pendapatan kamu Untuk Menabung

Menurut banyak pendapat, dengan asumsi kamu berusia 20-an atau 30-an dan dapat memperoleh pengembalian investasi rata-rata 5% per tahun, kamu harus menghemat sekitar 20% dari penghasilan kamu untuk mencoba mencapai kemandirian finansial sebelum kamu terlalu tua untuk menikmatinya.

Jika kamu ingin bekerja keras setiap hari selama hidup kamu, mungkin kamu tidak perlu menabung sebanyak 20%. Bagaimanapun kita menabung sehingga suatu hari kita tidak lagi harus bekerja demi uang.

# Bagaimana Jika Kamu Tidak Mampu Menabung Sebanyak Itu?

Mungkin tidak semua orang memiliki kondisi yang baik untuk menabung. Banyak orang menghabiskan hampir semua penghasilannya untuk biaya sewa, makanan, dan transportasi.

Jika jumlah tabungan yang kamu rencanakan ini tidak sesuai dengan situasi kamu, kamu bisa memulai dari yang kecil. Mulailah dengan 1% dari pendapatan kamu. Jika dirasa masih terlalu ringan, naik ke dua, atau bahkan tiga. Sedikit demi sedikit, kamu akan mulai bisa meningkatkan jumlah tabungan kamu. Hal yang tak boleh kamu lupakan dalam menabung adalah: sisihkan, bukan sisakan. Pastikan kamu sudah menyisihkan dana tabungan di awal, bukan menggunakan uangmu dan sisanya baru ditabung di akhir bulan.

Setelah kamu bisa menabung secara bertahap (yang dimulai dengan 1%), ingatlah bahwa tujuanmu adalah bisa menabung sedikitnya 20% dari penghasilan. Pola piker seperti ini akan membuat kamu tidak mudah berpuas diri. Setiap kali kamu mendapat kenaikan gaji, naikkanlah tingkat tabungan kamu. Misalnya, jika gajimu Rp3.500.000 dan tabunganmu Rp500.000, jika kamu naik gaji jadi Rp4.500.000, usahakan tabunganmu naik jadi Rp750.000 atau lebih. Ingatlah bahwa sebelumnya kamu baik-baik saja dengan biaya hidup Rp3.000.000 per bulan. Jangan sampai kenaikan gaji malah mendorongmu untuk mengeluarkan uang lebih dari yang kamu butuhkan..

Kesimpulannya, ada dua cara untuk menjawab pertanyaan, “Berapa yang harus saya tabung?” Jika kamu ingin jawaban khusus yang dirancang khusus untuk pertanyaan ini, kamu harus menghabiskan setidaknya 30 menit menuliskan tujuan dan mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran besar pada tahun-tahun mendatang. Jika kamu menginginkan jawaban cepat tanpa perlu menghitung-hitung lebih detail, pastikan kamu menabung setidaknya 20% dari penghasilan kamu.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait