Milenial

Benarkah Konsumtif Adalah Faktor Borosnya Milenial?

konsumtif adalah

Konsumtif adalah sesuatu hal yang tidak baik bagi milenial? Berikut cara menghindari pengaruh dari tren gaya hidup konsumtif ala Ajaib yang mudah untuk dilakukan.

Tren gaya hidup konsumtif adalah salah satu pemicu yang mendorong banyaknya kaum milenial rela menghabiskan uang yang dimiliki untuk hal-hal yang sebenarnya tidak sesuai dengan kebutuhan. Gaya hidup konsumtif saat ini memang sangat melekat dan identik dengan generasi milenial. Mengapa?

Karena seperti diketahui, mereka hidup di tengah-tengah kemajuan zaman dengan mudahnya untuk mengakses segala informasi secara digital melalui internet. Di mana, penggunaan internet bagi kaum milenial saat ini sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari mereka. Sebut saja penggunaan internet untuk transportasi online, belanja online, transaksi keuangan, membeli makanan, dll. Yang mana, hal ini akan mempengaruhi gaya hidup milenial menjadi lebih konsumtif dibanding dengan generasi lainnya.

Nah untuk mengetahui informasi lebih jelasnya lagi mengenai apa itu konsumtif dan benarkah budaya konsumtif adalah faktor yang mendorong hidup boros bagi kaum milenial? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Konsumtif?

Konsumtif adalah perilaku seseorang yang suka untuk membelanjakan uangnya dalam jumlah yang besar. Tentu saja, jika gaya hidup konsumtif ini terus dilakukan, hal ini bisa menyebabkan kesehatan keuanganmu menjadi terganggu dikarenakan pengeluaran yang kamu keluarkan hanya berdasarkan keinginan semata bukan sebagai kebutuhan.

Membedakan Barang Bersifat Konsumtif atau Produktif

Jadi, pada dasarnya saat membeli suatu barang kamu perlu memikirkan apakah barang tersebut bersifat konsumtif atau produktif. Jika kamu membeli sebuah smartphone dengan harga Rp 5 juta dan di kemudian hari ingin menjualnya, apakah harga jual smartphone tersebut lebih tinggi dibanding harga beli sebelumnya? Tentu saja tidak. Hal ini yang disebut atau dikenal dengan istilah aset konsumtif.

Bagaimana dengan barang atau aset yang bersifat produktif? Barang-barang yang bersifat produktif umumnya seperti rumah. Di mana, jika kamu membeli sebuah rumah, kamu bisa menghasilkan passive income dengan menyewakannya kepada orang lain.

Aset produktif adalah suatu barang atau aset yang bisa menghasilkan uang dimasa yang akan datang dengan meningkatnya nilai dari asetmu tersebut.

Cara Agar Terhindar dari Pengaruh Gaya Hidup Konsumtif

Gunakan Uang dengan Bijak

Gaya hidup konsumtif memang tidak terlepas dari bagaimana cara kamu dalam mengelola keuangan. Salah satu caranya yakni membedakan mana itu keinginan dan kebutuhan. Hal ini bisa mendorong diri kamu untuk semakin bijak dalam menggunakan uangmu.

Misalkan saja, jika kamu memang begitu konsumtif dalam mengikuti tren untuk membeli produk gadget seperti ponsel pintar, kamu bisa memikirkan terlebih dahulu dan mempertimbangkannya, apakah hal tersebut sebuah keinginan atau kebutuhan yang sangat mendesak untuk saat ini, jika tidak mendesak ada baiknya kamu gunakan uangmu tersebut untuk mulai menabung dan berinvestasi untuk jangka panjang.

Kamu bisa memulai investasimu dengan nomimal yang kecil terlebih dahulu, yaitu melalui investasi reksa dana bersama Ajaib. Di mana, kamu hanya perlu menyiapkan modal minimal investasi sebesar Rp10.000 saja, kamu sudah bisa membeli reksa dana di Ajaib.

Apalagi seperti diketahui, harga gadget  cenderung mengalami penurunan nilai setiap tahunnya, berbeda dengan intrumen investasi seperti reksa dana yang menjanjikan tingkat keuntungan hingga 20% setiap tahunnya. Kamu bisa memperoleh keuntungan tersebut jika kamu rutin berinvestasi setiap bulannya di Ajaib.

Menabung

Selain dengan berinvestasi, agar kamu tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif. Kamu bisa menabung uangmu agar tidak kamu gunakan untuk hal-hal yang tidak produktif. Kamu bisa menggunakan beberapa rekening untuk pos-pos keuanganmu seperti kebutuhan pribadi dan tabungan hari tua.

Sehingga uang yang kamu hasilkan setiap bulan dari pekerjaanmu bisa dengan mudah kamu kelola dengan bijak. Namun, kekurangan dari menabung ini adalah uang yang kamu tabung tersebut pasti akan tergerus nilainya akibat adanya tingkat inflasi.

Berbeda jika kamu menaruh uangmu dalam bentuk investasi seperti reksa dana, saham, emas, dan properti. Di mana, uang kamu taruh di produk investasi tersebut akan mengalami peningkatan nilai seiring dengan berjalan waktu.

Kurangi Hangout Bareng Teman dan Belanja Online

Seperti yang sudah Ajaib jelaskan di awal artikel, salah satu penyebab mengapa kaum milenial begitu konsumtif yakni penggunaan internet untuk pesan transportasi online, belanja online, dll.

Selain itu, hangout bersama teman juga dapat memicu diri kamu untuk menerapkan gaya hidup konsumtif.

Contohnya saja, ketika kamu sedang jalan-jalan di mal, ternyata temanmu ada yang membeli pakaian baru dan lain sebagainya. Karena kamu mungkin saja takut dijauhi dan diejek oleh temanmu gara-gara tidak membeli baju baru. Kamu menjadi memaksakan diri untuk membeli baju baru tersebut, hal ini disebut atau dikenal dengan belanja impulsif. Belanja impulsif adalah kegiatan berbelanja suatu barang yang tidak direncanakan sebelumnya.

Hal ini juga berlaku bagi kamu yang gemar berbelanja melalui toko online, salah satu cara untuk mengurangi belanja online-mu adalah dengan mengurangi frekuensi untuk membuka situs-situs toko online tersebut.

Baik itu belanja secara langsung atau online, hal ini bisa disebabkan oleh faktor lingkungan di mana agar kamu tidak terjebak dengan gaya hidup konsumtif yang bisa memperparah keuanganmu. Kamu perlu membatasi diri dengan mengurangi jalan-jalan ke mal dan membuka situs toko online. Yang mana, jika aktivitas ini tidak dikurangi oleh kamu akan semakin meningkatkan belanja impulsifmu di kemudian hari.

#Konsumtif Adalah Suatu Hal yang Wajar Namun Ada Batasnya

Kamu masih boleh membeli barang-barang yang bersifat konsumtif sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja kerasmu selama bekerja. Namun, kamu perlu hati-hati dalam membeli suatu barang, apakah itu sesuai dengan keinginan atau kebutuhan. Kamu bisa memberikan penghargaan kepada dirimu sendiri dengan makan di restoran favoritmu minimal satu kali dalam satu minggu ataupun nonton bioskop saat ada peluncuran film terbaru.

Namun jika kamu ingin membeli barang konsumtif seperti gadget dan sebagainya, pastikan terlebih dahulu kualitasnya agar memiliki jangka waktu penggunaan yang panjang setidaknya lebih dari satu tahun. Salah satu kunci utama agar terhindar dari kebiasaan sikap konsumtif adalah bijak dalam mengelola keuangan.

Bacaan menarik lainnya:

Pew Research Center. (2010). Millennials: A Portrait of Generation Next


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait