Obligasi

Belum Kenal SBN Ritel? Investasi Ramah Millenial

Ajaib.co.id – Generasi milenial didefinisikan sebagai mereka yang lahir di antara tahun 1981–1999. Dengan begitu usia tertua dari kaum milenial di 2020 adalah 39 tahun sedangkan yang termuda adalah yang berusia 21 tahun. Kaum milenial kini sedang bergulat dengan pendidikan lanjut, memulai karir dan mulai membina rumah tangga. Dengan demikian tak sedikit kaum milenial yang mengaku tertarik untuk berinvestasi namun tidak memiliki waktu dan tenaga untuk mempelajarinya.

Jika kamu adalah salah satu milenial yang juga merasa demikian maka tak ada salahnya kamu mempelajari Surat Berharga Negara (SBN) sebagai salah satu pilihan investasi. Artikel ini akan tunjukkan pada kamu bahwa SBN sangat cocok bagi para pemula di bidang investasi seperti kaum milenial.

Sayang sekali jika kamu belum familiar dengan investasi SBN ritel. Sebaiknya kamu simak artikel ini karena SBN adalah investasi yang millennial-friendly.

Sekilas Mengenai SBN

Setiap tahunnya negara membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bisa berpartisipasi dalam pembiayaan negara dengan membeli Surat Berharga negara (SBN). Total ada enam SBN yang diperuntukkan bagi investor ritel/individu yang diterbitkan tahun ini. Enam SBN yang diterbitkan tahun ini terdiri dari Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI), dan Sukuk Ritel (SR).

SBN adalah surat utang yang diajukan negara yang bisa kamu beli, pilihannya ada SBN yang syariah dan ada yang konvensional. Membeli SBN artinya kamu memberi pinjaman kepada negara untuk membiayai anggaran belanja negara.

Kamu sebagai investor akan mendapat sebagian keuntungan dari proyek negara yang sudah terlaksana karena sudah berhasil didanai. Besar imbal hasil yang bisa kamu terima adalah di atas suku bunga acuan sekitar 5-10%, besarannya berbeda-beda untuk setiap SBN.

SBN adalah pilihan investasi praktis bagi kamu sebagai millennial yang baru melek investasi untuk bisa cuan lebih mudah dan aman. Yuk pelajari satu persatu.

  1. SBN adalah investasi yang dijamin negara, dilindungi oleh Undang-Undang. UU No. 24 tahun 2002 Tentang Surat Utang Negara akan menjamin pembayaran bunga kepada kamu. UU ini menjamin bahwa SBN tidak mungkin mengalami keterlambatan bayar atau bahkan default/gagal bayar selama negara kita ini masih berdiri. Keamanan yang ditawarkan lebih baik daripada deposito yang ditawarkan bank. Bank memiliki risiko gagal bayar di atas pemerintah Indonesia.
  2. Di tengah ketidakpastian ekonomi akibat resesi, SBN adalah investasi yang baik dengan rate di atas suku bunga acuan. Misalnya saja SBN jenis SBR009 yang diterbitkan di awal tahun yang menawarkan imbal hasil sebesar 6,30 persen. Di mana saat itu suku bunga acuan Bank Indonesia, BI 7-day Reverse Repo adalah sebesar 5 persen saja.

Tren penurunan suku bunga acuan tentu menjadikan deposito tidak menarik sekarang ini, kamu bisa lirik SBN sebagai alternatif investasi. Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa mencari infomasi langsung tentang SBN di laman resmi Kementerian Keuangan di https://www.kemenkeu.go.id/

Pajaknya rendah yaitu 15 persen. Deposito bank dikenakan pajak yang lebih tinggi yaitu 20 persen dari imbal hasil yang diterima.

Sederhananya SBN itu investasi yang aman, imbal hasil di atas suku bunga acuan dengan pajak yang lebih rendah dari deposito. Millenial seperti kamu yang baru mulai belajar untuk berinvestasi memerlukan jenis investasi yang mudah, tapi juga aman dengan imbal hasil yang cukup baik.

Mengapa SBN Ramah Millenial

  • Bebas ribet.

Umumnya milenial saat ini sedang ada pada fase pembangunan karir dan mulai membina rumah tangga. Pembangunan karir dan rumah tangga akan menyita waktu dan tenaga sehingga banyak milenial merasa tidak sempat untuk mempelajari investasi. Sedangkan kita semua tahu bahwa investasi sebaiknya dimulai sejak dini.

Berinvestasi di SBN cukup mudah, bebas risiko dengan imbal hasil yang tidak buruk. Cocok untuk kamu yang baru belajar investasi. Sambil berinvestasi di SBN kamu bisa sambil belajar analisis investasi lainnya yang akan menghasilkan lebih besar seperti saham dan reksa dana.

  • Murah.

Milenial yang sebagian besar masih beradapada tahap awal dalam menikmati hasil kerja kerasnya sering kesusahan untuk menyisihkan uang. Oleh karenanya investasi rendah biaya awal lebih digandrungi.

Berinvestasi SBN bisa mulai dari satu juta rupiah dan kelipatannya. Jauh lebih sedikit daripada investasi properti, yang merupakan investasi favorit generasi senior di atas kita.

  • Dengan berinvestasi di SBN ritel kamu turut berkontribusi untuk membantu negara dalam pembiayaan APBN untuk pembangunan nasional dan juga pemulihan ekonomi nasional.

Jika kamu ditanya tentang kontribusimu kepada negeri, kamu bisa bilang bahwa kamu ikut andil dalam pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional dengan berinvestasi di SBN.

Sebenarnya ada pilihan investasi lainnya yang berbasis surat utang negara yang bisa dibeli di bawah satu juta rupiah per unitnya. Kamu bisa memilih Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) berbasis obligasi negara. RDPT dikelola oleh seorang fund manager berlisensi yang bekerja di perusahaan Manajer Investasi. Kamu bisa membelinya di mitra penjual reksa dana yang sudah dipercaya ratusan ribu milenial Indonesia yaitu Ajaib.

Artikel Terkait