Atasi Resiko Investasi Melalui Diversifikasi

Ajaib: person calculating risk on paper

Salah satu kegagalan investor adalah ingin mendapatkan untung besar tetapi tidak mau membatasi resiko yang dapat diterima. Padahal seringkali kita mendengar istilah high risk high return. Oleh karena itu, dibutuhkan konsistensi dalam manajemen risiko berdasarkan profil risiko Anda.

Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, Anda harus mengetahui terlebih dahulu seberapa besar risiko yang Anda siap terima. Ada 3 tipe investor jika dihubungkan dengan tingkat risiko yang dapat Anda terima.

Ajaib: risk profile levels

Anda harus melakukan investasi berdasarkan tingkat kesediaan Anda dalam menerima risiko. Jika Anda termasuk dalam golongan investor yang tidak menyukai risiko maka Anda akan membeli produk investasi yang mempunyai risiko rendah.

# Diversifikasi

Namun, tidak peduli apakah Anda risk averse, risk neutral ataupun risk seeker, Anda tetap harus melakukan metode yang bernama diversifikasi yang dapat dijelaskan secara singkat dengan kutipan yang disampaikan oleh Warren Buffet “Don’t put your eggs in one basket” – Jangan menaruh seluruh investasi Anda dalam satu keranjang karena jika hal buruk terjadi, semua investasi yang ada dalam keranjang itu akan hilang.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk berinvestasi di berbagai macam produk investasi yang berbeda sesuai dengan profil risiko Anda. Risiko yang Anda miliki akan semakin kecil apabila diversifikasi telah dilakukan dengan tepat. Sebagai contoh, ketika Anda membeli saham atau reksadana, Anda dapat mendiversifikasikannya di beberapa sektor industri yang berbeda.

Share to :
Tags: ,
Artikel Terkait