Saham, Teknologi

Aplikasi GoTrade: Cara Mudah Beli Saham Listing di US

Sumber: GoTrade

Ajaib.co.id – Tertarik untuk memiliki saham Disney, Tesla atau Amazon? Di era yang serba maju seperti sekarang, kamu bisa memiliki saham yang melantai di bursa Amerika Serikat meskipun kamu berdomisili dan berkewarganegaraan Indonesia. Solusinya adalah dengan menggunakan aplikasi GoTrade. 

Lho, memangnya apa aitu GoTrade? Apakah cara kerjanya sama seperti aplikasi investasi berbasis sekuritas yang ada di Indonesia? Simak penjelasannya berikut ini dulu yuk!

Apa Itu GoTrade?

GoTrade adalah nama dagang TR8 Securities Inc., sebuah perusahaan yang memiliki lisensi untuk menjalankan bisnis oleh lembaga pengatur dan pengawas dari pemerintah Malaysia, layaknya OJK di Indonesia. Jadi, GoTrade ini bukan sekuritas tetapi penyedia jasa transaksi jual beli instrumen investasi di Amerika Serikat. 

Nah, sebagai penyedia jasa transaksi jual beli instrumen investasi di Amerika Serikat, GoTrade bekerja sama dengan Alpaca Securites, LLC, sebuah perusahaan application programming interface (API) untuk perdagangan saham yang berbasis di Amerika Serikat. 

GoTrade sendiri didirikan oleh Norman Wanto, anak Indonesia yang kini berdomisili di Singapura bersama dengan investor Rohit Mulani. Nah, aplikasi ini memudahkan kita membeli saham yang listing di bursa NYSE (The New York Stock Exchange) yang memang ditujukan untuk investor retail dengan skema fractional

Fractional disini diartikan pembelian saham bisa dilakukan tidak dalam kondisi 1 lembar saham utuh. Jadi kamu bisa membeli saham Netflix misalnya, hanya dengan US$1 atau Rp14.375 saja. Keren, bukan?

Cara Mendaftar Aplikasi GoTrade

Cara mendaftar aplikasi GoTrade terbilang cukup eksklusif. Kamu belum tentu bisa memiliki akun GoTrade hanya dengan mengunduh aplikasinya. Untuk bisa memiliki akun di aplikasi ini, kamu harus mendapatkan undangan dulu dari pengguna eksisting. Hal ini sama seperti referral code di aplikasi lainnya. 

Setelah mendapatkan kode referral, kamu hanya perlu menambahkan data pribadi dan bukti identitas diri untuk menginformasi pendaftaran. Nah, kamu setidaknya menunggu setidaknya satu hari untuk verifikasi akun.

Jikapun kamu belum bisa membeli saham karena data yang dianggap belum lengkap, kamu bisa menghubungi tim GoTrade melalui intercom percakapan di dalam aplikasi. Namun ingat ya, aplikasi ini dijalankan dalam bahasa inggris. 

Biaya Pembelian Instrumen Investasi

GoTrade sendiri tidak hanya menawarkan jasa pembelian jasa, tetapi juga exchange traded fund (ETF), Real Estate Investment Trusts (REIT) dan American Depository Receipts (ADR). Empat jenis instrumen ini bisa ditransaksikan dengan beban komisi 0% alias bebas biaya. 

Namun jika kamu melakukan top up via GoTrade, kamu akan dibebankan transfer internasional sebesar $0 – $5 per durasi transfer, sesuai dengan ketentuan transfer internasional dari bank atau dompet digital yang dikenakan pada akun kamu. Pada dasarnya, kebutuhan transfer deposit dan penarikan dari dan ke bank atau dompet digital di Indonesia dilakukan GoTrade bekerjasama dengan Rapyd, perusahaan jasa finansial dari Inggris. 

Kamu juga dikenakan biaya penarikan sebesar $4 – $12 per penarikan apabila melakukan penarikan dari saldo GoTrade kamu. 

Untuk mengetahui biaya yang dikenakan untuk melakukan deposit dan penarikan sesuai dengan dompet digital dan bank yang kamu pilih. 

Cara Membeli Saham di GoTrade

Setelah kamu melakukan deposit dengan sejumlah uang pada akun kamu, kamu bisa langsung bertransaksi dengan memiliki saham, ETF, REIT, dan ADR yang kamu inginkan.

Selanjutnya, kamu bisa membeli instrumen investasi tersebut dengan memilih tombol ‘Trade’ dan selanjutkan kamu akan memiliki jenis tipe pemesanan; membeli dengan denominasi dolar AS, fraksi saham dan minimum harga limitasi. 

Hal yang sama juga berlaku ketika kamu ingin menjual instrumen investasi kamu dalam GoTrade. 

Cara GoTrade Mendapatkan Uang

Dikutip dari keterangan di aplikasi resminya, sampai dengan saat ini Go Trade menghasilkan uang dari biaya komisi dari deposit dalam valuta asing dan pendapatan bunga yang dihasilkan dari uang tunai yang disimpan di bank. 

Ke depannya, tim GoTrade berencana untuk memiliki program berlangganan berbayar premium dan biaya tukar menggunakan kartu kredit.

Kendati demikian, tim GoTrade mengklaim bahwa dengan menghasilkan pendapatan, kompensasi yang diterima pengguna adalah tawaran layanan dengan biaya yang rendah termasuk melanjutkan biasa perdagangan tanpa komisi. 

Kelebihan dan Kekurangan GoTrade

Keunggulan dari aplikasi GoTrade diantaranya adalah:

  • User Interface (UI) GoTrade terbilang cukup minimalis dibandingkan dengan aplikasi lain. Banyak orang menyamakan UI milik GoTrade seperti aplikasi invetsasi Robinhood di Amerika Serikat. 
  • Mendapatkan bonus US$4 saat membeli saham pertama
  • Proses registrasi relatif mudah dan cepat
  • Belum mengenakan komisi transaksi
  • Pembelian saham mulai dari US$1 
  • Proses transfer deposit dan penarikan yang relatif cepat

Sementara itu, kelemahan aplikasi GoTrade diantaranya adalah:

  • Proses pendaftaran hanya bisa dilakukan dengan skema undangan
  • Biaya penarikan yang relatif mahal yakni US$12 per penarikan
  • Kesalahan detail bank pada proses penarikan menyebabkan biaya sebesar US$20
  • Tidak tersedia dalam bahasa Indonesia
  • Belum memiliki izin operasi resmi di Indonesia

Dikutip dari Dailysocial, setelah peluncurannya, GoTrade mengklaim telah menghasilkan pertumbuhan sebesar 20 persen per minggu. Aplikasi ini juga sudah meraup 100 ribu pengguna terdaftar. Sementara itu, sekitar 65 persen dari pengguna GoTrade diklaim sudah pernah berinvestasi saham, sementara sisanya merupakan investor pemula.

Nah, tertarik untuk berinvestasi di instrumen investasi Amerika Serikat? Jangan buru-buru ke Amerika Serikat dulu, karena kamu sebenarnya bisa belajar berinvestasi dengan instrumen pasar modal di Indonesia melalui aplikasi investasi Ajaib, kok. 

Artikel Terkait