Saham

Analisis & Prospek Saham MYOR, Akankah Tambah Melonjak?

saham myor

Ajaib.co.id – Harga saham MYOR atau saham Kinerja PT Mayora Indah Tbk cukup mentereng di semester I 2019. Walau kondisi ekonomi lesu, emiten makanan-minuman ini masih bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba di paruh pertama tahun ini. MYOR membukukan penjualan bersih mencapai Rp 12,05 triliun.

Jumlah itu naik 11,48% secara year on year (yoy). Di semester I tahun lalu, MYOR membukukan pendapatan sebesar Rp 10,81 triliun. Berikut ini adalah hasil analisis teknikal terhadap saham MYOR di tahun 2019.

Peluang Bisnis

Pasar domestik menjadi penyumbang utama penjualan MYOR. Yakni sebesar 57,5% atau sebesar Rp6,92 triliun. Jumlah itu naik sekitar 16% secara year on year. Sedangkan sekitar 43% sisanya disumbang pasar mancanegara dengan nilai Rp5,13 triliun. Angka itu juga meningkat 6% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp4,85 triliun. Realisasi penjualan MYOR di semester I 2019 itu setara 45% dari target pendapatan tahun ini.

Catatan Kontan menunjukkan, tahun ini MYOR membidik pendapatan sebesar Rp26,72 triliun atau tumbuh 11% dari pendapatan tahun lalu yang sebesar Rp24,06 triliun. Namun, beban MYOR juga tercatat masih meningkat. Pada semester I tahun ini, MYOR harus melakukan write-off atas piutang yang tak tertagih sebesar Rp16,29 miliar.

Analisis Teknikal Saham MYOR

Mayora Indah (MYOR) mencatat kinerja kuartal I (1Q19) yang kuat, meski masih di bawah ekspektasi pasar. Prospek perseroan dalam naungan iklim “bullish“, sehingga rating Buy dipertahankan dengan target harga Rp2.930. MYOR membukukan penjualan bersih Rp6 triliun (+11.1% yoy; -10.4% qoq), membentuk 22% perkiraan Indo Premier Sekuritas dan perkiraan konsensus untuk total penjualan bersih 2019 (FY19).

Pertumbuhan di lini top line terutama didukung oleh pertumbuhan penjualan domestik yang terekam dua digit, yakni 17.0% (yoy), sementara ekspor hanya tumbuh 3.2% (yoy) pada 1Q19. Perseroan meraup laba bersih Rp480 miliar (+0.4% yoy; -24.0% qoq), membentuk 22% dan 24% masing-masing untuk perkiraan Indo Premier dan perkiraan konsensus untuk laba bersih 2019.

Strategi MYOR

Kinerja MYOR tahun ini masih bisa digenjot lebih baik. Setidaknya ada beberapa faktor yang melandasi. Pertama, permintaan akan semakin meningkat seiring dengan inovasi MYOR yang masih akan meluncurkan produk-produk baru. Kedua, kontribusi pasar ekspor masih bisa mengimbangi permintaan dari domestik.

MYOR masih akan berekspansi di kawasan Eropa Timur maupun Timur Tengah. Sedangkan faktor terakhir adalah segmentasi tempat MYOR bermain. Harga-harga produk MYOR relatif lebih terjangkau dibandingkan produsen makanan-minuman yang sama.

Saham MYOR Diborong Asing, Bagaimana Proyeksinya?

Pada bulan Februari 2020 lali, Mandiri Sekuritas berhasil melakukan transaksi saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) senilai Rp1,09 triliun yang dilakukan oleh investor asing. Dengan aksi penjualan saham ini, analisis teknikal Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan saham MYOR menjadi salah satu saham sektor konsumer yang memprihatinkan karena penurunan drastis yang nyaris tanpa sentimen.

Transaksi yang dilakukan investor asing ini melibatkan 260 juta saham di harga Rp 2.100 per saham dengan nilai transaksi crossing saham mencapai Rp546 miliar. Selain itu, berdasarkan data Bloomberg, Mandiri Sekuritas mencatatkan transaksi saham MYOR sebesar Rp1,09 triliun dilakukan sebanyak 65 kali transaksi. Di mana, transaksi tersebut dirinci mencakup pembelian senilai Rp546,34 miliar dan penjualan Rp546,13 miliar. Sehingga, terdapat net pembelian sebesar Rp211,98 juta.

Selain itu, secara teknikal, MYOR telah breakout resistance trend line pada Rp1.980, sehingga langsung mengakhiri downtrend yang sudah lama terbentuk. Namun, penguatan terbatas tertahan pada resistance MA60 (2020). Sehingga, hanya perlu 1 konfirmasi yakni breakout MA60 untuk mengkonfirmasi uptrend MYOR.

Mengutip Bloomberg, terdapat dua analis yang memperbarui proyeksi saham MYOR pada Februari 2020, yakni Analis Credit Suisse Sekuritas Indonesia Deidy Wijaya dan Analis BCA Sekuritas Sandy Ham. Di mana, Deidy memberikan rekomendasi hold terhadap saham MYOR dengan target harga Rp2.150. Sedangkan, Sandy menyarankan investor melakukan aksi beli dengan target harga Rp2.800.

Sementara itu, Direktur Utama Mayora Indah Andre Sukendra Atmadja menyampaikan bahwa banyak investor yang bertemu dengan perusahaan karena adanya acara Investment Forum dari Mandiri Sekuritas.

Menurut Andre, beberapa investor yang sangat tertarik dengan prospek usaha Mayora. Namun,untuk transaksi yang dilakukan pada Februari lalu belum mendapatkan update di daftar pemegang saham perusahaan.

Itulah hasil dari analisis teknikal terhadap saham MYOR. Menurut kamu, apakah MYOR akan tetap berjaya hingga akhir nanti? Sebelum memulai investasi saham, kamu wajib loh melihat tren pelaku saham di tahun 2019. Yuk, langsung cek harga saham MYOR di Indonesia sekarang!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait