Bisnis & Kerja Sampingan

Adakah Cara Menjual Uang Kuno ke Bank? Simak Penjelasannya

cara menjual uang kuno

Ajaib.co.id – Cara menjual uang kuno ke bank sebenarnya tidak bisa. Bank di Indonesia tidak menerima penjualan uang kuno karena istilah yang lebih tepatnya adalah menukar uang lama ke uang yang berlaku saat ini. Bank di Indonesia punya aturan tertentu yang harus ditaati agar bisa menukarkan uang lama menjadi uang yang berlaku sekarang. Tidak semua uang lama bisa ditukar di bank, tergantung dengan masa edarnya. Jadi, bisa dikatakan jika ingin menjual atau sekadar menukar uang kuno dengan uang baru itu tidak akan bisa dilakukan.               

Menjual Uang Kuno Tidak Bisa di Bank

Sebenarnya istilah menjual uang kuno ke bank itu kurang tepat karena di bank sendiri hanya bisa menukar uang asli yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia di waktu-waktu tertentu. Misalnya saja pada tahun 2018 lalu, Bank Indonesia mengimbau kepada masyarakat agar menukar uang mereka keluaran tahun 1998 dan 1999 yang contohnya adalah uang Rupiah bergambar pahlawan nasional Bung Karno dan Bung Hatta, Cut Nyak Dien, Ki Hajar Dewantara dan WR Soepratman.

Empat uang tersebut diberi batasan waktu penukaran hingga 30 Desember 2018. Di Indonesia sendiri, Bank Indonesia memberlakukan aturan penyebaran uang selama 10-15 tahun. Setelah 10 tahun berlalu, Bank Indonesia akan membuat uang jenis baru atau istilah ini lebih dikenal dengan uang emisi baru. Dan membuat uang yang pertama kali beredar 10 tahun lalu itu tidak akan berlaku kembali di pasaran.

Untuk itu kamu harus menukar uang-uang yang lama tersebut agar mendapatkan uang baru yang berlaku, dan aturan penukarannya pun jelas. Kamu tidak akan dikenakan biaya dan kamu tidak akan mendapatkan uang tambahan karena menukarkan uang ini berlaku gratis.

Lalu Bagaimana Cara Menjual Uang Kuno?

Menjual uang kuno bisa dilakukan, tapi tempatnya bukan di bank. Uang kuno yang dulu berlaku di Indonesia adalah Gulden, ORI, dan uang-uang lainnya sekarang sudah sangat jarang terlihat. Dan juga uang-uang kuno palsu banyak yang beredar. Jika kamu ingin menjual uang kuno yang kamu miliki, kamu harus bisa memastikan uang tersebut adalah uang asli.

Cara menjual uang kuno ke bank mungkin tidak berlaku, tapi menjual uang kuno bisa kamu lakukan di tempat lain. Menjual uang kuno ini aturannya semakin lama, semakin mahal harganya. Jadi, jika ingin mendapatkan banyak keuntungan, tidak perlu ragu menjual uang kuno yang kamu miliki. Harga satu lembar uang kuno bisa menjadi fantastis, apalagi jika banyak kolektor yang mengincarnya.

Selain syarat langka, ada syarat-syarat lain yang menjadi penilaian berapa harga uang langka tersebut dilihat dari kondisi fisik. Seperti inilah kriteria penilaiannya.

UNC (Uncirculated)

uang kuno jenis ini dikatakan sebagai uang kuno termahal karena sudah dipastikan jarang ditemukan. Uang kuno yang masuk kategori ini adalah uang yang sangat mulus dan belum pernah digunakan sebelumnya oleh siapa pun. Disimpan karena dianggap sebagai peninggalan berharga. Inilah yang membuatnya jadi mahal. Bisa dipatok sampai puluhan juta rupiah.

AU (About Uncirculated)

Uang kuno jenis ini tingkatnya berada di bawah Uncirculated. Ciri khasnya sama seperti uang kuno Uncirculated, tapi dipatok lebih murah karena uangnya yang tidak terlalu mulus. Misalnya ada bekas lipatan sedikit, atau ada bagiannya yang memudar sedikit.

EF/XF (Extremely Fine)

Uang kuno jenis ini adalah uang yang masih mulus, tapi terlihat tanda-tanda bahwa ia sudah pernah berada di tangan orang lain. Hanya, terlihat jelas bentuknya masih tegas dan tidak kotor. Uang kuno jenis ini juga masih bisa dikenakan tarif yang cukup tinggi.

VF (Very Fine)

Uang kuno jenis ini terlihat dengan jelas pernah beredar di masyarakat dan beberapa kali mengalami perpindahan tangan. Uang kuno jenis ini biasanya terlihat kotor, lemas, dan dianggap sebagai uang kuno pada umumnya.

Seperti itulah beberapa penilaian jenis uang kuno yang memiliki harga jual tertinggi. Uang kuno yang kamu miliki dan masuk ke beberapa kriteria di atas, bisa kamu patok dengan harga tinggi.

Memiliki uang kuno bagi beberapa orang merupakan kebanggaan tersendiri karena itu ada yang mengeluarkan banyak uang untuk memilikinya. Meskipun tidak ada cara menjual uang kuno ke bank, kamu tetap bisa menjual uang kuno yang kamu miliki ke tempat-tempat berikut ini.

Kolektor Uang Kuno

Untuk menemukan kolektor uang kuno, kamu bisa mencarinya di internet. Akan lebih bagus lagi jika kamu menemukan komunitas kolektor uang kuno karena itu artinya kamu bisa menjual uang kuno yang dimiliki ke beberapa orang. Jika kamu punya uang kuno yang cukup banyak itu akan mendatangkan uang yang lebih banyak lagi.

Kolektor uang kuno biasanya akan mengerti tentang uang kuno yang kamu tawarkan dan mereka tidak akan segan mengeluarkan uang yang banyak demi memiliki uang langka yang kamu miliki jika punya kriteria-kriteria seperti disebutkan di atas.

Menjual Secara Online

Jika kamu kesulitan menemukan kolektor yang diinginkan, kamu bisa menaruh uang kuno yang dimiliki di website-website e-commerce yang sekarang menjamur di Indonesia. Patok harganya sesuai dengan kualitas uang kuno yang dimiliki. Jika kamu jujur dalam berjualan, pasti kamu akan mendapatkan keuntungan yang diinginkan.

Itulah cara menjual uang kuno ke tempat-tempat yang tepat. Perlu diingat sekali lagi, uang kuno yang dimiliki tidak bisa dijual di bank karena bank sendiri tidak menerima hal tersebut.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait