Saham

5 Perbedaan Analisis Saham Secara Teknikal dan Fundamental

Ajaib.co.id – Investasi saham kerap dikatakan sebagai hal yang sulit dilakukan oleh investor pemula. Salah satu penyebabnya karena naik turunnya harga saham yang sulit diprediksi. Namun sebenarnya pelaku pasar bisa melakukan analisis untuk memahami pergerakan harga saham dan mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga yang terjadi.

Pasar saham memang penuh dengan kemungkinan-kemungkinan yang tak terduga. Itulah kenapa sulit sekali memastikan performa suatu emiten yang berada di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bahkan saham unggulan pun bisa terjun bebas karena suatu hal sepele. Tidak cukup hanya dengan kinerja perusahaan yang berkilau, bahkan sentimen negatif bisa dengan mudah mengganggu bisnis perusahaan.

Sudah ada banyak kasus berita tertentu yang menyebabkan harga saham suatu perusahaan terkatrol naik atau turun. Mulai dari pemberitaan sampai dengan statement dari kepala negara atau menteri. Pasar modal bagaikan suatu mekanisme yang serba tak pasti dengan perubahan-perubahan yang juga kerap mencengangkan.

Ketidapastian inilah yang menyebakan investasi saham menjadi instrumen dengan risiko paling tingi. Namun fluktuasi ini pula yang menyebabkan keuntungannya bisa tinggi melebihi instrumen lainnya. Karena itu, orang berlomba-lomba melakukan analisis terbaik untuk mengenali emiten mana yang akan berjaya di saat yang tepat.

Tingkat kesulitan dalam analisis saham juga cukup tinggi sehingga tidak direkomendasikan bagi pemula. Meski demikian, tidak berarti bahwa pemula tidak bisa mendapatkan saham terbaik bagi investasinya. Biasanya para analis saham akan memberikan rekomendasi pembelian saham untuk investasi.

Informasi ini kini sangat mudah didapatkan dari berbagai pemberitaan terbaru. Bahkan kini juga banyak yang menyediakan jasa konsultasi para ahli untuk investasi saham baik jangka pendek maupun jangka panjang sesuai dengan kondisi pasar modal.

Analisis Saham yang Kerap Digunakan dan Bermanfaat Untuk Investasimu

Metode analisis saham di dunia ada beberapa jenis. Namun, analisis saham secara teknikal dan fundamental menjadi dua analisis yang paling sering dipakai oleh pelaku pasar modal. Hasil dari analisis tersebut kemudian dijadikan dasar untuk strategi investasi.

Sama seperti perbedaan lainnya, kedua metode ini juga kerap dibandingkan satu sama lainnya. Perbandingan analisis saham selalu jadi topik seru buat pecinta saham. Mazhab analisis saham juga terbagi antara analisis fundamental dan analisis teknikal.

Sebagai investor yang bijak, tentu ada baiknya kamu tidak terlibat dalam perdebatan tersebut dan cerdik memanfaatkannya. Tiap jenis analisis saham tentunya memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Karena itu, kita harus pandai memanfaatkannya agar bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari metode ini.

Agar terhindar dari kesalahan dan mengurangi perdebatan, simak penjelasan perbedaan analisis saham teknikal dan analisis fundamental di bawah ini.

Objek Analisis Teknikal dan Fundamental

Orang yang memilih jalur analisis teknikal harus mulai menyukai gambar chart, candlestick, bahkan elliott waves dan fibonacci. Perilaku manusia direpresentasikan dengan grafik-grafik tersebut. Ada model menganut aliran warna hijau merah, lainnya hitam putih, biasakan dari sekarang ya. Analisis teknikal mengasumsikan nilai perusahaan tercermin pada pergerakan harga.

Nah, bagi kamu yang memilih melakukan analisis fundamental perusahaan, berarti berkutat seputar laporan keuangan sampai ke rasio-rasionya. Mulai dari rasio kecukupan modal, rasio utang, rasio profitabilitas, dan lainnya. Analisis fundamental menekankan pada nilai intrinsik perusahaan dan tanggung jawab yang menjadi beban perusahaan.

Tenggat Waktu 

Bicara soal periode waktu, jelas berbeda baik bahan dasarnya ataupun target penggunaannya. Bahan dasar analisis fundamental adalah laporan keuangan, dan sangat sering mengambil beberapa tahun terakhir. Setelah dilakukan analisis sesuai rasio-rasio, baru beli sahamnya. Hasil analisis fundamental tadi juga tidak bisa terlihat keesokan harinya, karena berdasarkan tren yang telah dibuat baru akan nampak dalam jangka panjang.

Sementara analisis teknikal berbasis chart yang bisa diambil mingguan, harian, bahkan per jam. Namun tidak disarankan per menit atau per jam, karena terlalu mengarah ke spekulasi. Chart harian masih memungkinkan untuk diambil.

Trading vs Investasi

Secara konsep, apakah perbedaan dari trading dan investasi? Trading memiliki tujuan keuntungan dalam waktu dekat dengan memanfaatkan emosi manusia dengan analisis teknikal. Sementara itu, investasi mencari keuntungan dengan melihat saham yang salah harga dengan analisis fundamental.

Penggunaan keduanya bisa ditentukan pada jenis investasi saham yang kamu lakukan. Jika kamu cenderung berinvestasi saham dalam jangka panjang maka konsep investing lebih cocok. Sedangkan jika kamu bermain dalam trading saham dan menyasar keuntungan dari capital gain, maka trading adalah pilihan tepat bagimu.

Waktu Tepat Membeli Saham

Bagi investor berbasis analisis fundamental adalah saat harga turun dari yang seharusnya. Artinya tidak setiap saat investor bisa beli saham yang sama, karena kalau kemahalan juga tidak bisa untung. 

Bagaimana dengan penganut analisis teknikal? Analis teknikal hampir bisa belanja saham lebih sering dibanding analisis fundamental, karena berbasis chart yang sangat dinamis dan bergerak setiap saat. Dengan demikian, analis terus melakukan perhitungan dan membeli saat trader yakin saham tersebut bisa dijual lebih tinggi. Jadi cobalah melakukan analisis saham hari ini terlebih dulu sebelum membelinya

 Analisis Tren

Analisis tren harga merupakan bagian dari analisis teknikal, sedangkan analisis fundamental hanya berbasis harga. Oleh sebab itu, tren yang bisa dilihat oleh investor dalam analisis fundamental ialah rasio EPS, penurunan DER, kenaikan ROI dan ROE, dan lainnya. 

Sementara itu analis teknikal selalu percaya bahwa perilaku harga di masa lalu akan berulang kembali. Selain itu mereka meyakini nilai perusahaan tercermin melalui psikologi pasar yang dinamis. Makanya tidak heran jika yang dipelajari adalah pola-pola harga dengan memanfaatkan bantuan chart.

Jadi, sudah paham bukan perbedaan dari analisis saham teknikal dan analisis fundamental? Sebagian besar broker di perusahaan sekuritas akan menjawab pakai saja keduanya jika kamu tanyakan teknik mana yang terbaik. Broker saham atau perencana keuangan juga biasa menyarankan perpaduan keduanya loh. Jangan sampai salah pengertian ya agar kamu bisa berinvestasi dengan bijak.

Sumber: diskartes.com

Artikel Terkait