Investasi Syariah

8 Reksa Dana Syariah Terbaik, Cocok untuk Investasi Awal

5 Daftar Saham Syariah 2019 Terbaik, Cocok Sebagai Awal Investasi Bisnis!

Saham syariah belakangan ini banyak diperbincangkan. Terlebih jika berbicara tentang investasi dan bisnis di tahun 2019, topik saham memicu keinginan untuk segera bergabung. Berinvestasi dalam saham syariah juga memberikan keuntungan yang menarik. Namun, risikonya juga sebanding dengan keuntungan.

Secara jelas, saham syariah cocok bagi para investor yang ingin berinvestasi dengan cara syar’i. Menyimpan dana untuk masa depan memang sangat penting. Investasi saham syariah merupakan hal terbaik dalam konsep menabung.

Daftar Reksa Dana Syariah

Nah, buat kamu yang ingin tahu daftar saham syariah terbaik 2019 dengan keuntungan terbaik, saatnya simak di bawah ini yuk!

1. HPAM Syariah Ekuitas

Saham syariah terbaik adalah HPAM Syariah Ekuitas. Per bulannya, reksa dana ini memberikan imbal hasil hingga 16,64 persen dan keuntungan year to date mencapai 10,38 persen. Reksa dana ini dikelola oleh PT Henan Putihrai Asset Management yang diluncurkan sejak 28 Agustus 2014 lalu.

Adapun, jumlah investasi awal untuk reksa dana ini mencapai Rp500.000. Sedangkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) untuk reksa dana ini Rp972,50.

2. Mandiri Investa Atraktif Syariah

Dikelola oleh PT Mandiri Manajemen Investasi sejak 25 Januari 2008, dana yang dikelola hingga saat ini mencapai Rp82,58 miliar. Untuk membeli produk reksa dana ini, kamu cukup mengeluarkan kocek Rp50.000. Saat ini NAB dari reksa dana Mandiri Investa Atraktif Syariah mencapai Rp1.306,01.

Dana yang kamu investasikan di Mandiri Investa Atraktif Syariah akan dialokasikan untuk pasar uang syariah di beberapa sektor antara lain infrastruktur, konsumer, industri dasar, dan lain-lain.

3. TRIM Syariah Saham

Imbal hasil reksa dana ini mencapai 5,58 persen per bulannya dan 8,33 persen secara year to date dengan NAB mencapai Rp1.830,43. Reksa dana ini dikelola oleh PT Trimegah Asset Management. Kamu bisa berinvestasi reksa dana ini mulai dari Rp100.000.

Dana akan dialokasikan untuk saham sebesar 93,86 persen dan lainnya mencapai 6,14 persen di beberapa perusahaan antara lain Astra Internasional, Indofood CBP Sukses Makmur, SBSN Seri PBS012, Telkom, dan Unilever.

4. Manulife Syariah Sektoral Amanah

Produk reksa dana ini termasuk salah satu dengan NAB yang cukup besar yakni mencapai Rp3.860,17 per unitnya. Keuntungan per bulannya bisa mencapai 6,17 persen dan secara year to date mencapai 8,20 persen. Dikelola oleh PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Jika kamu berminat berinvestasi di reksa dana ini, kamu cukup mengeluarkan dana awal sebesar Rp100.000.

Dananya akan dialokasikan untuk beberapa sektor di beberapa perusahaan. Mulai dari Astra Internasional, Indofood CBP Sukses Makmur, Telkom, Unilever, dan United Tractors.

5. BNP Paribas Pesona Syariah

Sejak diluncurkan pada 7 Mei 2007, reksa dana ini sudah mengelola dana hingga Rp720,20 miliar. kamu bisa berinvestasi di reksa dana ini mulai dari Rp50.000. Dengan nilai NAB Rp2.631,20 per unit, keuntungan per bulan hingga 6 Februari 2019 sudah mencapai 5,91 persen dan 7,99 persen untuk year to date.

6. Sucorinvest Sharia Equity Fund

Reksa dana ini bertujuan untuk mengoptimalkan tingkat keuntungan dalam jangka panjang pada saham syariah dengan melakukan investasi minimum 25 persen dari net asset value (NAV) diinvestasikan pada saham berkapitalisasi kecil hingga menengah yang memiliki pertumbuhan bisnis yang baik. Kebijakan Investasi ini minimal 80 persen dan maksimal 100 persen pada efek ekuitas syariah, minimum 0 persen dan maksimum 20 persen pada instrumen pasar uang.

Reksa dana ini memiliki beberapa portfolio seperti saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), dan PT Samindo Resources Tbk (MYOH).

7. Bahana Mes Syariah Fund

Reksa dana ini bertujuan untuk menggalang dukungan finansial dari masyarakat untuk berpartisipasi dalam program usaha percepatan pengembangan dan penerapan sistem ekonomi dan etika bisnis yang sesuai dengan syariah Islam Indonesia yang dijalankan oleh Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Kebijakan investasi pada reksa dana ini minimal 80 persen dan maksimum 100 persen pada efek syariah berpendapatan tetap, minimum 0 persen dan maksimum 20 persen pada setara kas dan/atau instrumen pasar uang syariah.

8. Majoris Sukuk Negara Indonesia

Reksad ana pendapatan tetap ini bertujuan meningkatkan tingkat pertumbuhan nilai Investasi yang optimal dan stabil melalui penempatan utamanya pada efek syariah pendapatan tetap, termasuk Sukuk. Di mana, investasi ini bisa dilakukan dalam jangka menengah dan panjang serta dengan risiko yang terukur, berdasarkan prinsip syariah pada pasar modal.

Kebijakan untuk memulai investasi di sini minimum 80 persen dan maksimum 100 persen pada efek syariah berpendapatan tetap, minimum 0 persen dan maksimum 20 persen pada instrumen pasar uang.

Investasi jenis ini telah mengantongi beberapa portofolio seperti Surat Berharga Syariah Negara Seri PBS011, Seri PBS012, Seri PBS019, dan Seri PBS022. Dengan dana yang dikelola mencapai Rp363,3 miliar.

Gimana, sudah tertarik untuk menjalankan investasi saham syariah di tahun 2019? Selain memupuk anggaran untuk masa depan, saham syariah merupakan lahan bisnis juga loh! Jangan sampai kamu nggak menikmati masa tua. Jadi, sebelum memilih reksa dana yang ingin kamu pilih, pastikan kamu telah mengetahui seluk beluk perusahaan yang ingin kamu danai dan pilih manajer investasi terbaik. Karena, manajer investasi itulah yang akan menentukan kemana dana yang kamu punya akan digunakan oleh perusahaan.

Fakta Penting Mengenai Reksa Dana Syariah

Nah sebelum memilih dari kelima jenis reksa dana pilihan di atas, di bawah ini Ajaib juga ingin memberikan beberapa fakta mengenai reksa dana saham dengan prinsip syariah. Apa saja fakta-fakta yang harus kamu ketahui? Simak selengkanya di sini.

1. Reksa Dana Syariah Dijamin 2 Lembaga Sekaligus

Ketika kamu ingin investasi di reksadana sayariah, kamu tidak perlu khawatir masalah keamanan transaksinya. Karena investasi ini telah diawasi dan dijamin kemanannya dengan 2 lembaga sekaligus, yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Di mana, DPS ini memiliki tugas untuk menjamin ketepatan penyelenggaraan investasi syariah. Kedua lembaga ini juga akan membantu kamu memastikan bahwa dana investor akan ditempatkan di dalam dana saham syariah resmi yang tercatat pada Daftar Efek Syariah (DES). Dan perlu kamu tau, seluruh saham di dalam DES telah diverifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan kehalalan dan keamanannya. Di mana, DPS ini diwajibkan untuk melaporkan hasil pengawasan syariah sekurang-kurangnya 6 bulan sekali kepada Direksi, Komisaris, DSN-MUI, dan Bank Indonesia.

2. Reksa dana punya banyak pilihan produk

Banyak orang yang menyangka akan sulit mendapatkan akses untuk membeli reksa dana syariah. Padahal, saat ini untuk mendapatkan instrumen investasi berbasis syariah sudah mudah. Kamu sebagai investor bisa memilih berbagai produk syariah dengan mudah dan dapat disesuaikan dengan tujuan kamu melakukan investasi. Kamu bisa mengeceknya langsung melalui aplikasi di Ajaib, di situ kamu bisa memilih beberapa produk reksa dana syariah dan membeli beberapa dari produk syariah. Ingat, jangan pernah untuk menyimpan uang kamu hanya di dalam satu produk, cobalah untuk sebar dana yang kamu miliki di beberapa produk investasi.

3. Reksa dana syariah berbasis efek syariah luar negeri

Saat ini, kamu juga bisa memilih produk reksa dana syariah berbasis efek syariah luar negeri. Di mana, jenis investasi ini hanya bisa dilakukan pada Efek Syariah Luar Negeri yang diterbitkan oleh penerbit yang negaranya telah menjadi anggota dari International Organization of Securities Commissions (IOSCO), juga telah menandatangani secara penuh Multilateral Memorandum of Understanding Concerning Consultation and Coorperation and the Exchange of Information (IOSCO MMOU). Namun, untuk memulai investasi di sini, kamu harus punya uang minimal US$10 ribu (sepuluh ribu dolar Amerika Serikat).

4. Mudah dibeli secara offline maupun online.

Sama halnya dengan reksa dana konvensional, bagi kamu calon investor reksa dana syariah, kamu bisa membeli reksa dana melalui offline maupun online. Kini sudah banyak ditemukan platform jual beli reksa dana syariah, salah satunya Ajaib. Ada banyak pilihan reksa dana syariah yang bia kamu pilih sesuai tingkat pendapatan, tujuan, maupun jenisnya. Untuk berinvestasi di Ajaib pun sangat mudah, kamu hanya perlu mendaftar dan memilih jenis investasi reksa dana yang kamu mau pilih, apakah instrumen pasar uang, pasar modal, pendapatan tetap, obligasi atau yang lainnya. Kamu juga bisa memilih jangka waktu yang kamu inginkan, mulai dari 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun, hingga 3 tahun.

Selain tiga fakta di atas, reksa dana syariah juga dikelola oleh unit khusus dan manajer investasi syariah, juga merupakan salah satu investasi dengan rata-rata pertumbuhan market cap paling tinggi.

Jenis Reksa Dana Syariah

Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 19/ POJK04/ 2015 Tentang Penerbitan dan Persyaratan Reksa Dana Syariah, setidaknya terdapat 10 jenis reksa dana syariah yang harus kamu ketahui. Jenis reksa dana ini bukan hanya reksa dana yang dibalut dengan prinsip syariah, namun juga bisa menjadi salah satu jenis investasi yang menarik. Di bawah ini adalah kesepuluh jenis reksa dana syariah yang harus kamu ketahui.

1. Pasar Uang

Hampir sama dengan Pasar Uang pada investasi konvensional. Jenis reksa dana ini hanya akan menanamkan modal padal instrumen pasar uang syariah, baik di dalam negeri ataupun efek syariah yang memberikan pendapatan tetap. Jika dana atau modal ditanamkan pada pendapatan tetap, maka waktu penerbitan efek tidak boleh lebih dari 1 tahun.

2. Pendapatan Tetap

Investasi ini, setidaknya akan memasukkan modal paling sedikit 80% dari Nilai Aktiva Bersih ke dalam bentuk efek syariah yang memberikan pendapatan tetap. Di mana, efek syariah pendapatan tetap yang dimaksud adalah obligasi. Sebagai imbalan dari pinjaman uang, investor obligasi akan mendapatkan bunga yang disebut kupon. 

3. Saham

Jenis reksa dana yang berikut ini merupakan jenis reksa dana yang melakukan investasi paling sedikit 80% dari Nilai Aktiva Bersih ke dalam bentuk efek syariah yang bersifat ekuitas. Reksa dana ini mengalokasikan mayoritas dana dari pemilik modal ke dalam pasar saham. 

4. Reksa Dana Syariah Campuran

Jenis reksa dana ini melakukan investasi pada efek syariah bersifat ekuitas, efek syariah berpendapatan tetap dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri. Di mana, manajer investasi dapat mengalokasikan dana maksimal 79% dari Nilai Aktiva Bersih ke dalam salah satu dari ketiga pilihan investasi yaitu pasar uang, pendapatan tetap, dan saham.

5. Terproteksi

Alokasi investasi pada reksa dana ini sebesar 70% dari Nilai Aktiva Bersih dalam bentuk efek syariah pendapatan tetap. Di mana, nilai NAB yang ditanamkan ke dalam bentuk efek ekuitas syariah dan/atau sukuk yang diperdagangkan di bursa efek luar negeri, maksimal 30%.

6. Reksa Dana Syariah Indeks

Untuk jenis ini, manajer investasi diharuskan mengalokasikan NAB ke dalam reksa dana syariah dengan minimal 80% dana diinvestasikan dalam efek syariah yang menjadi bagian dari indeks syariah. Di mana jenis ini menawarkan kesempatan bagi investor yang ingin berinvestasi dalam saham dengan komposisi dan bobot sesuai dengan indeks yang menjadi acuannya. 

7. Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek

Exchange Traded Fund atau ETF merupakan bentuk reksa dana yang inovatif dengan unit penyertaan yang diperdagangkan secara bebas di lantai bursa. Biasanya jenis reksa dana ini mengacu kepada indeks saham. Di mana, reksa dana ini lebih efisien dibandingkan reksa dana konvensional, karena unit penyertaannya dapat diperjualbelikan secara langsung di lantai bursa tanpa melalui manajer investasi.

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa reksa dana jenis ini bersifat syariah dan mengalokasikan Nilai Aktiva Bersih ke dalam portofolio saham yang terdiri dari efek ekuitas yang sesuai dengan syarat dan ketentuan syariah.

8. Berbentuk KIK Penyertaan Terbatas

Reksa dana ini ditawarkan secara terbatas kepada para investor professional dan dilarang untuk ditawarkan melalui penawaran umum. Di mana, jenis reksa dana ini tidak boleh dimiliki oleh lebih dari 50 pihak. Pemodal professional di sini adalah investor yang memiliki kemampuan untuk membeli unit penyertaan dan melakukan analisa terhadap risiko yang ada didalamnya.

9. Berbasis Efek Syariah Luar Negeri

Jenis ini baru diatur dalam Peraturan OJK tahun 2015. Di mana, jenis ini mengalokasikan Nilai Aktiva Bersih diberikan minimal sebesar 51% untuk efek syariah luar negeri. Di mana, Efek syariah luar negeri yang dibeli sendiri termuat dalam daftar efek syariah yang diterbitkan pihak penerbit daftar efek syariah. Selain itu, reksa dana ini juga hanya boleh mengalokasikan dana maksimal 49% dari Nilai Aktiva Bersih pada efek syariah yang berada di dalam negeri.

Perlu diketahui juga, tingkat risiko yang dimiliki reksa dana ini lebih rumit dibandingkan reksa dana lainnya. Di mana, basis dari efek yang diinvestasikan berada di luar negeri sehingga tentunya menumbulkan berbagai macam faktor risiko seperti resiko kurs hingga resiko politik. 

10. Reksa Dana Syariah Berbasis Sukuk

Manajer Investasi wajin mengalokasikan portofolio sebesar tidak kurang dari 85% yang ditempatkan dalam tiga bentuk investasi yaitu:

a. Sukuk yang ditawarkan di dalam negeri melalui penawaran umum;

b. Surat berharga syariah Negara dan/atau;

c. Surat berharga komersial syariah yang jatuh temponya 1 tahun atau lebih.

Itulah beberapa daftar investasi syariah beserta fakta dan jenis-jenisnya yang harus kamu ketahui. Dengan mengetahui segalanya tentang instrumen syariah ini, kamu bisa lebih mudah memulai investasi tanpa dikhawatirkan rasa kebingungan memilih investasi yang mana. Jadi, apapun pilihan investasimu, mulai investasi sekarang di Ajaib sekarang!

Kenapa harus Ajaib, karena Ajaib merupakan platform investasi reksa dana terbaik yang dapat membantu kamu mengelola dana investasi untuk mendapatkan return terbaik sesuai dengan tujuan yang kamu inginkan dam jenis reksa dana yang kamu pilih. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai nabung saham dan berinvestasi reksa dana sekarang juga untuk dapatkan return yang lebih cepat lagi!

Bacaan menarik lainnya:

Petajisto, Antti (2013). Active Share and Mutual Fund Performance. Financial Analyst JournalVolume 69. Number 4. CFA Institute.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.   

Artikel Terkait