Milenial, Perencanaan Keuangan

5 Tips Perencanaan Pernikahan yang Harus Diketahui

Ajaib.co.id – Pernikahan merupakan salah satu momen terindah dalam kehidupan setiap orang. Momen bahagia ini tentu menjadi tanda bahwa orang yang menjalaninya memasuki tingkatan baru dalam kehidupan.

Namun, pernikahan tentunya akan membutuhkan biaya. Besar kecilnya biaya pernikahan yang harus dipersiapkan tergantung seperti apa konsep pernikahan yang akan kamu jalani dan juga tergantung seberapa besar gengsimu.

Seperti apapun wedding dream kamu, biaya pernikahan tentu harus dipersiapkan jauh-jauh hari terutama jika kamu akan mengadakan pesta pernikahan tanpa dibantu oleh orang tua. Hal ini perlu dilakukan agar tidak menimbulkan konflik dengan calon pasangan dan keluarganya.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan dengan calon pasanganmu dalam mempersiapkan biaya pernikahan

1. Berkomunikasi Secara Terbuka Tentang Kondisi Keuanganmu

Saat mempersiapkan pernikahan, mulailah bercerita secara terbuka tentang kondisi keuanganmu saat ini. Berapa besar penghasilanmu saat ini, apakah kamu mempunyai utang yang cukup besar atau apakah kamu masih harus menanggung kebutuhan salah satu anggota keluarga atau orang tuamu? Lalu beri tahu juga berapa besar tabungan yang saat ini sudah kamu miliki untuk keperluan menikah.

Dengan keterbukaan, maka kamu dan calon pasanganmu dapat berdiskusi dan mencari jalan tengah agar rencana pernikahan dapat terlaksana dengan baik.

2. Tetapkan Tujuan Bersama

Setelah membahas tentang kondisi keuangan masing-masing selanjutnya ajaklah calon pasanganmu untuk membuat anggaran pernikahan, dan berdiskusi untuk menentukan tunjuan bersama selanjutnya setelah menikah. Kapan kamu akan membeli rumah, kapan akan punya anak dan berapa banyak alokasi dana liburan yang bisa kamu sisihkan.

Dengan memiliki rencana keuangan bersama, maka kamu bisa mulai memperhitungkan apakah dana yang dianggarkan untuk menikah harus dipakai semua atau harus disisihkan untuk bisa membayar DP rumah dan liburan bersama.

3. Menggabungkan Keuangan

Setelah semua rencana tersusun dengan baik, mulailah untuk membuat rekening bersama dengan pasanganmu untuk menggabungkan dana yang akan dialokasikan untuk pernikahan dan keperluan setelah pernikahan. Bahkan setelah menikah pun tabungan bersama ini harus tetap berlanjut dijalankan.

4. Tentukan Siapa yang Mengelola Anggaran

Saat merencanakan menikah, semua keperluan dari mulai gedung, catering, baju pernikahan, dekorasi dan lain-lain tentu dapat dibayar dengan cara mencicil dan ada jangka waktu yang tetapkan dari setiap vendor acara. Tentukanlah siapa yang akan memegang dana pernikahan tersebut dan bertugas untuk melakukan pembayaran serta menyimpan bukti pembayaran dan mencatatnya. Kebiasaan ini juga harus dilanjutkan setelah menikah agar keuangan keluarga bisa terlacak dengan baik.

5. Jangan Nekat Berutang Buat Modal Nikah

Jika kamu memang ingin menikah sebaiknya menyesuaikan dengan anggaran yang sudah terkumpul. Namun jika modal untuk mengadakan acara pernikahan yang kamu inginkan belum terpenuhi akan lebih baik jika menundanya terlebih dahulu dan jangan pernah mengambil utang untuk membiayai acara pernikahanmu.

Besaran pinjaman yang kamu butuhkan untuk menikah tentunya akan mempengaruhi keuangan kamu dan pasangan. Semakin besar pinjaman yang diambil berarti pinjaman yang akan dibayarkan akan sangat besar. Bisa juga jangka waktu pelunasan yang lama.

Lalu, jika mengambil utang untuk menikah artinya kamu juga sudah menunda untuk membeli rumah setelah menikah dan menunda keinginan lainnya seperti memiliki anak yang harus dipersiapkan juga biaya persalinan dan keperluan anak.

Apakah kamu sudah siap memperketat anggaran demi melunasi utang yang kamu ambil untuk biaya pernikahan? Coba pikirkan kembali sebelum mengambil keputusan ini.

Bacaan menarik lainnya:

Baridwan, Zaki. (2004). Intermediate Accounting.Yogyakarta: BPFE

Yeske, D .(2010).Finding the planning in financial planning. Journal of Financial Planning, vol.23, no.9, pp40-51.

Artikel Terkait