3 Investasi Paling Populer di Kalangan Generasi Milenial

investasi-jangka-pendek

Literasi keuangan khususnya investasi di Indonesia terus meningkat di kalangan milenial. Bukan hanya sadar akan fungsinya namun para anak muda ini juga mulai aktif untuk memulai investasinya. Ada berbagai instrumen keuangan yang sebenarnya tersedia namun ada beberapa investasi paling populer yang kerap jadi favorit.

Kesadaran untuk berinvestasi tumbuh karena milenial sadar bahwa kehidupan semakin sulit. Dengan harga kebutuhan yang terus meroket maka tidak bisa hanya sekedat mengandalkan penghasilan saat ini saja. Belum lagi jika ada kebutuhan mendadak yang perlu dana besar seperti biaya pengobatan atau menikah.

Untuk memenuhi kebutuhan finansial inilah maka berinvestasi menjadi salah satu solusi. Menjadi pemodal dianggap sebagai salah satu cara terbaik mengembangkan uang dalam jangka waktu panjang. Potensi pengembaliannya dinilai cukup menguntungkan meskipun memang ada risiko yang harus ditanggung.

Namun sebenarnya menjadi investor relatif lebih mudah dibandingkan berwirausaha untuk meningkatkan penghasilan. Bisnis memang cara jitu untuk menumpuk kekayaan namun butuk persiapan yang matang. Selain itu, tidak semua orang mampu menjalankan usaha dengan segala naik dan turunnya.

Sedangkan jika berharap pada suku bunga tabunganmu maka jelas itu hanya lah mimpi di siang bolong. Suku bunga yang ditawarkan lembaga perbankan di Indonesia hanya berkisar 0,5% sampai 2% per tahun. Jelas bukan besaran yang menjanjikan apalagi jika dibandingkan dengan laju inflasi.

Karena itu, akan lebih baik jika kamu memilik salah satu jenis investasi terbaik dan menunggu hingga hasilnya bisa dinikmati. Mungkin kamu tak akan kaya seketika itu pula namun progresnya jelas dan terpercaya.

Rekomendasi Investasi Paling Populer Bagi Anak Muda

Dalam dunia finansial, investasi bukanlah sesuatu yang asing. Namun, bagi generasi milenial, kata investasi menjadi hal baru bahkan belum banyak dimengerti. Generasi ini masih begitu awal dengan istilah investasi jangka pendek, investasi berjangka, ataupun investasi jangka panjang.

Ada banyak sekali pilihan instrumen investasi seperti investasi properti, investasi emas, investasi saham atau banyak lainnya. Setiap jenisnya punya karakter masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kondisi keuanganmu. Hal yang perlu diperhatikan tentunya adalah kemampuanmu untuk mengurus dan memiliki investasi pilihanmu.

Misalnya saja bagi generasi sebelumnya properti dan lahan adalah bentuk investasi terbaik dengan potensi pengembalian dan keuntungannya. Namun di era sekarang, rasanya ini tidak sebanding karena paling tidak kamu harus mengeluarkan tenaga atau dana untuk membayar orang mengelolanya.

Beberapa orang mempertimbangkan untuk membeli emas sebagai investasi. Terlebih lagi kabar harga emas yang naik seketika beberapa waktu lalu. Hal yang harus dipertimbangkan adalah kamu butuh tempat aman untuk menyimpan logam mulia milikmu itu. Jika tidak punya paling tidak harus menyewa safe deposit box, belum lagi jika mempertimbangkan bahwa kenaikan harga emas sebenarnya relatif lambat.

Beda karakter memiliki pengaruh yang berbeda pula bagi investornya. Biasanya ini tergantung pada tujuan investasi yang ingin dicapainya. Biasanya, investasi kerap digunakan untuk memenuhi tujuan keuangan jangka panjang, tapi ada efeknya, yakni kerugian bila tidak tepat dalam memperhitungkan. Namun, ada pula investasi jangka pendek yang juga bisa dimiliki oleh generasi milenial.

Bahkan banyak yang mulai berinvestasi dalam instrumen jangka pendek ketika baru mulai belajar berinvestasi. Hal ini untuk melatih diri mengalokasikan dananya sekaligus merasakan nikmatnya hasil investasi. Selain itu, bagi generasi milenial yang ingin memutar uang dengan hasil menguntungkan dalam waktu singkat, pastinya investasi jangka pendek menjadi solusi.

Apa saja investasi yang populer untuk kamu yang merasa generasi milenial? Yuk, lihat di sini.

1.  Deposito

Deposito ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan menabung. Namun, dalam deposito, kamu tidak bisa setiap waktu mengambil uang yang sudah didepositokan. Selain itu, kamu sudah harus menyiapkan dana yang cukup besar di awal untuk didepositokan. Semakin besar uang yang kamu simpan maka semakin besar pula imbal hasil yang bisa dinikmati.

Bunga deposito biasanya ditawarkan lebih tinggi dari bunga tabungan. Ketika kamu menggunakan produk deposito maka akan mendapatkan keuntungan dari suku bunga tersebut. Intinya, semakin besar dana deposito yang dimiliki, makan semakin besar juga bunga yang bakal didapat.

Perlu diketahui juga kalau keuntungan bunga akan terkena pajak dengan jumlah tertentu. Pajak, dalam deposito, akan dikenakan bila nasabah mempunyai tabungan di atas Rp7,5 juta. Persentase pajaknya sebesar 20 persen. Sedangkan bila deposito masih di bawah Rp7,5 juta, tidak akan dikenakan pajak.

Dalam sebuah deposito, kamu bisa menentukan berapa lama durasi yang yang masuk deposito. Biasanya, durasi deposito ini bersifat jangka pendek. Deposito dianggap cocok untuk para pemula yang ingin memilih instrumen investasi karena minim risiko. Jika memiliki dana yang menganggur dan tidak tahu cara terbaik mengelolanya maka sebaiknya didepositokan saja. Apalagi jika kamu mudah tergoda rayuan sala atau penawaran liburan ke luar negeri.

2.  Saham

Saham merupakan salah satu instrumen investasi paling populer di dunia, termasuk Indonesia. Saham begitu menarik karena menjanjikan keuntungan yang besar, tapi risikonya juga. Hig risk, hig retur adalah prinsip dasar jika kamu bergabung dalam bursa saham.

Saham ini tidak seperti deposito. Kamu bisa menjual saham dalam beberapa hari setelah membeli saham tersebut. Bahkan, tidak hanya hari, dalam hitungan jam pun bisa kamu jual jika dinilai sudah menguntungkan. Aktivitas ini yang dinamakan trading saham yang memberikanmu peluang mendapatkan untung.

Alat investasi ini sebenarnya cocok untuk investasi jangka panjang dan jangkap pendek. Itu semua tergantung orientasi kamu dalam perencanaan keuangan dan target investasi. Sebagai investasi jangka pendek bisa rajin melakukan trading saham sedangkan untuk jangka panjang bisa memilih menjadi pemegang saham dengan pembagian deviden tahuanannya.

Bila kamu membutuhkan dana yang relatif cepat, saham bisa menjadi pilihan. Namun, kamu harus rajin-rajin mencari informasi soal kegiatan ekonomi di Indonesia karena sangat mempengaruhi nilai saham.

3.  Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Peer to peer lending sangat asing di telinga generasi milenial dan masih terbilang jauh lebih muda dibandingkan dengan dua instrumen investasi sebelumnya. Namun keberadaanya mulai populer seiring dengan banyaknya masyarakat yang kesulitan akses pinjaman dan pihak masyarakat lain yang ingin menjadi pemodal.

Dengan peer to peer lending, kamu berkesempatan untuk berinvestasi pada kebutuhan peminjam, kepada peminjam manapun yang kamu pilih.Ada beragam platform yang tersedia di Indonesia. Nominal investasi dan keuntungan yang ditawarkan pun berbeda-beda. Ada yang Rp1.000.000, ada yang Rp5.000.000, bahkan ada juga yang Rp100.000.

Untuk setiap pinjaman yang diberikan, kamu selaku investor akan mendapatkan keuntungan dari suku bunga yang ditetapkan. Namun biasanya akan ada sejumlah biaya atau potongan yang dikenakan tergantung dari platform yang kamu gunakan.

Investasi peer to peer lending pun memungkinkan kamu untuk memiliki jenis investasi jangka pendek yang bisa dicoba mulai dari sekarang. Namun, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda apabila menerapkan efek compounding, di mana bunga dari imbalan hasil investasi yang kamu dapatkan terus-menerus diinvestasikan kembali.

Tiga jenis investasi di atas adalah investasi paling populer yang kini berkembang di kalangan milenial. Namun di kalangan investor sendiri saat ini juga investasi reksa dana semakin dikenal dan dianggap sebagai jalan baru mendapatkan kekayaan. Terlebih lagi investasi ini memiliki keunggulan dengan adanya manajer investasi yang mengelola uangmu.

Apapun jenis investasi yang kamu pilih segera lah mulai melakukannya untuk hasil yang lebih baik pula. Kamu bisa berinvestasi lewat aplikasi Ajaib jika ingin terjun dalam dunia saham maupun reksa dana di Indonesia.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait